Badan Gizi Nasional (BGN) kembali membuka rekrutmen tahun 2025 dengan total 33.378 formasi.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Dapur Umum Makan Siang Gratis, yang bertujuan untuk menekan angka gizi buruk di Indonesia.
Program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat.
Kesempatan ini terbuka bagi lulusan D4, S1, dan S2 yang ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Peserta yang lolos seleksi akan ditempatkan di dapur umum berbagai daerah sesuai domisili.
Berikut informasi lengkap mengenai lowongan Badan Gizi Nasional tahun 2025, termasuk syarat dan cara pendaftarannya.
Peluang Karir dan Alokasi Formasi SPPI Badan Gizi Nasional

Pembukaan lowongan oleh Badan Gizi Nasional di tahun 2025 menjadi peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program ini tidak hanya memberikan kesempatan bekerja, tetapi juga menjadi bagian dari inisiatif nasional dalam memperbaiki status gizi masyarakat Indonesia.
Formasi yang tersedia mencakup berbagai bidang, termasuk tenaga ahli gizi, pengelola dapur umum, dan tenaga pendukung lainnya.
Setiap pelamar harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Selain itu, peserta yang diterima akan mengikuti pelatihan intensif sebelum ditempatkan di lokasi kerja masing-masing.
Pelatihan ini mencakup manajemen dapur, penyusunan menu sehat, dan praktik higienis dalam pengolahan bahan makanan. Dengan adanya program ini, BGN berharap dapat menciptakan generasi sehat dan bebas gizi buruk.
BGN juga menargetkan program ini dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, sehingga formasi yang tersedia tersebar di berbagai daerah.
Para pelamar memiliki peluang besar untuk bekerja di lingkungan yang berfokus pada pengabdian masyarakat sambil mendapatkan pengalaman berharga di bidang kesehatan dan gizi.
Persyaratan Badan Gizi Nasional

Untuk mendaftar sebagai Badan Gizi Nasional tahun 2025, berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia maksimal 30 tahun pada saat pendaftaran.
- Memiliki ijazah D4, S1, atau S2 dari perguruan tinggi terakreditasi.





