Kabar baik datang dari pemerintah! Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali dibuka tahun ini, dan kabar gembiranya, formasi yang tersedia mencakup banyak jurusan.
Pertanyaan besarnya adalah: Adakah tips memilih formasi CPNS agar lulus dengan mudah? Tentu saja ada! Setelah Anda memahami tips lulus CPNS dengan nilai tertinggi, saatnya kita mendalami strategi krusial dalam menentukan formasi terbaik yang akan membawa Anda menuju gerbang kelulusan.
Jika kalian telah membaca tips lulus CPNS dengan nilai tertinggi, saatnya kalian memahami strategi memilih formasi CPNS berikut
Seleksi CPNS yang Ketat

Setiap tahun, Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil selalu disambut dengan antusiasme yang luar biasa tinggi dari masyarakat. Hal ini tidak mengherankan, karena bagi banyak orang, menjadi abdi negara atau PNS adalah impian.
Pekerjaan sebagai PNS selalu dipandang menjanjikan untuk masa depan, terutama karena memberikan jaminan yang lebih baik di masa tua berkat dana pensiun yang stabil.
Namun, harus diakui, seleksi CPNS ini terkenal sangat ketat. Formasi yang tersedia selalu terbatas, sementara jumlah pendaftar meledak tinggi.
PNS dinilai memberikan jaminan yang lebih baik di kehidupan masa tua karena mendapatkan dana pensiun yang stabil.
Tapi dikarenakan seleksi CPNS ini yang sangat ketat, tidak semua orang yang mengikuti CPNS bisa berkarir sebagai PNS. Formasi yang selalu terbatas, sedangkan jumlah pendaftar yang meledak.
Oleh karena itu, setiap pendaftar harus mengetahui cara memilih formasi CPNS yang tepat. Agar bisa menghitung seberapa besar peluang lulus CPNS.
Karena tidak hanya tes administrasi saja yang ada, melainkan SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) juga telah menjadi penentu lulus atau tidaknya seorang CPNS nantinya.
Seringlah melatih kemampuan kalian dengan try out CPNS dari ASN Institute agar mudah lulus SKD
Memilih Jenis Formasi CPNS
Sebelum kita membahas inti dari tips memilih formasi CPNS, sebaiknya kita pahami dulu jenis-jenis formasi prioritas yang biasanya tersedia.
Memilih jenis formasi yang tepat berdasarkan latar belakang Anda bisa menjadi shortcut menuju kelulusan.
Jenis-jenis formasi seleksi merujuk kepada 4 formasi prioritas di setiap seleksinya. Seperti berikut ini:
- Bagi para pelamar diaspora, yang menetap di luar negeri sebagai WNI dan sedang melakukan pekerjaan ataupun menempuh pendidikannya.
- Bagi lulusan yang memiliki nilai IPK lebih dari 3,5. Atau biasa dibilang lulusan terbaik dengan predikat cumclaude. Tidak hanya itu bagi formasi ini, lulusannya harus berasal dari universitas yang telah terakreditasi A, dan juga program studinya terakreditasi A.
- Di formasi ini hanya diberikan sebanyak 2 persen kuota saja di instansi. Penyandang disabilitas juga harus melampirkan surat keterangan resmi dari rumah sakit pemerintah. Tidak hanya itu saja penyandang disabilitas, memiliki soal SKD dan SKB yang berbeda dari pelamar di formasi lainnya.
- Dan yang terakhir formasi untuk Putra dan Putri Papua dan Papua barat. Dibuktikan dengan akta kelahiran dan surat keterangan asli, bahwa mereka merupakan Putra dan Putri Papua dan Papua Barat.
Selain itu juga peserta CPNS memiliki beberapa tahapan seleksi menjadi seorang PNS. Sebagai berikut ini:
- Seleksi Administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar
- Seleksi Kompetensi Bidang
CPNS tidak hanya untuk lulusan sarjana saja, untuk lulusan SMA atau SLTA sederajat juga ada.
Tips dan Strategi Memilih Formasi CPNS
Karena persaingan yang begitu ketat, Anda wajib menerapkan strategi memilih formasi CPNS yang cerdas saat pendaftaran.
Sebelum mendaftar di https://sscasn.bkn.go.id/, pahami tips memilih formasi CPNS 2023 agar mudah lulus berikut:
1. Pelajari informasi mengenai formasi CPNS yang tersedia.
Cari tahu informasi mengenai jenis formasi yang tersedia, bidang pekerjaan atau jurusan yang terdapat dalam formasi tersebut, serta persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti formasi tersebut.
2. Jangan lakukan pendaftaran cepat, daftar di H-3 sebelum penutupan
Menyelesaikan pendaftaran tidak terlalu cepat akan menguntungkanmu untuk melihat jumlah total dari pelamar formasi tersebut.
Ini merupakan strategi memilih formasi CPNS yang dapat dipilih formasi, dengan memantau terlebih dahulu pesaing.
Kamu dapat memantau pesaing melalui situs yang sudah disediakan oleh instansi yang dituju.
Hal ini dapat menjadi pertimbangan kembali untuk memilih formasi. Semakin sedikit pelamarnya, maka semakin besar peluang lolos.
3. Hitung rasio formasi dengan jumlah pelamar/ pendaftar
Setelah memantau jumlah pelamar, hitung rasio formasi dengan jumlah pelamar. Rasio ini penting untuk mengukur seberapa besar peluang Anda secara matematis.
Cara menghitungnya cukup sederhana yaitu: kuota formasi / jumlah pelamar.
Misalnya jika kuota formasi 1000 sedangkan jumlah pendaftar 50.000, maka 1000/50.000 = 0,002
Inilah yang ASN Institute sebut sebagai “rasio peluang”
4. Pilih formasi dengan “rasio peluang” yang tinggi
Semakin tinggi angka dari rasio itu, berarti semakin tinggi peluang Kamu lolos.
Lebih baik memilih formasi yang kuotanya 100, tapi pendaftarnya cuma 400. Ketimbang kuota 1000 namun pendaftarnya mencapai 50.000.

5. Tentukan formasi yang sesuai dengan minat dan jurusan Kamu
Pilih formasi yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu agar lebih mudah dan nyaman dalam menjalani pekerjaan saat lulus nanti.
Pastikan Anda memilih instansi yang memberikan formasi jabatan yang linear dengan pendidikan terakhir yang ditempuh. Kesesuaian ini juga akan membantu Anda melewati tahap SKB.
6. Baca dan pahami persyaratan formasi yang dipilih.
Pastikan AKamu memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh instansi pemerintah sebelum mendaftar formasi tersebut.
Lihat syarat umum dan khusus dari formasi tersebut.
Kebanyakan orang tidak melihat syarat khusus di formasi tersebut, akhirnya gugur. Syarat khusus misalnya:
- Toefl minimal 500 dengan tanggal test maksimal 1 tahun sebelum pendaftaran
- Akreditasi Kampus dan Prodi A
- Memiliki STR aktif (untuk tenaga kesehatan)
7. Persiapkan berkas-berkas yang diperlukan sesuai dengan persyaratan formasi yang dipilih.
Pastikan berkas-berkas yang dibutuhkan lengkap, sesuai dengan persyaratan, dan semua berkas tersebut ada dalam genggaman Anda saat ini.
Jangan sampai Anda mengira berkas tersebut tersedia, namun ternyata berkas aslinya hilang saat hendak dilegalisir.
Saat lulus nanti, Anda wajib memperlihatkan berkas asli kepada panitia seleksi CPNS.
8. Lihat Lokasi Penempatan Formasi Tersebut
Sebaiknya pilih formasi yang ada penempatannya di wilayahmu. Walaupun tidak ada, sebaiknya pilih yang dekat dengan wilayahmu.
Kamu tentu tidak ingin jauh dari keluarga, bukan?
Namun jika tidak ada di wilayahmu, jangan selalu tertuju kepada instansi yang ada di daerahmu saja.
Tanyakan ke dirimu, bersediakah ditempatkan di luar daerah?
Cari peluang formasi yang sepi peminat dan juga kebutuhan formasinya banyak, ini dilakukan agar dapat mengurangi pesaing.
9. Hindari formasi “Semua Jurusan”
Pertimbangkan untuk menghindari formasi yang secara eksplisit bisa menerima semua jurusan. Formasi jenis ini pasti akan diserbu banyak pendaftar.
Pengecualian hanya berlaku jika jurusan kuliah Anda memang sangat spesifik atau tidak ada formasi yang linear.
10. Pilih Formasi dengan Kualifikasi yang sulit
Jika ada formasi yang meminta syarat seperti:
- Sertifikat toefl minimal 450
- Minimal lulusan program studi akreditasi A
Pasti pendaftarnya lebih sedikit daripada formasi yang tidak mensyaratkan seperti itu.
Dengan memilih formasi yang membutuhkan kualifikasi khusus/ sulit, Kamu sudah dapat menyaring pesaing lain agar menjadi lebih sedikit.
Itulah strategi dan tips memilih formasi CPNS yang dapat Kamu terapkan ketika akan memilih formasi. Semoga bisa bermanfaat dan membantu buat Kalian semua yang ingin mengikuti CPNS nanti.
Semoga dengan mengetahui strategi dan trik memilih formasi CPNS diatas, Kalian bisa lulus CPNS tahu ini. Biar lebih mudah lulus jangan lupa ikut bimbingan belajar CPNS di ASN Institute ya! Mari bergabung dengan puluhan ribu member lainnya







Thank you for sharing sir.. god blessed.