Nominal biaya pendaftaran sekdin berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing instansi, dan beberapa sekolah memiliki komponen biaya tambahan yang perlu diantisipasi sejak awal.
Agar Anda tidak kaget di tengah proses seleksi, artikel ini membahas biaya pendaftaran sekdin dari setiap sekolah kedinasan terpopuler, lengkap dengan gambaran nyata tentang masing-masing sekolahnya.
Secara umum, pendaftaran sekolah kedinasan diselenggarakan serentak melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), biasanya dibuka sekitar bulan Juni hingga Juli setiap tahunnya.
Biaya seleksi sekolah kedinasan tidak seluruhnya dibayar di depan, melainkan bertahap sesuai tahapan seleksi yang berhasil Anda lewati. Artinya, jika Anda gugur di tahap awal, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tahap selanjutnya.
Biaya Pendaftaran Sekdin per Instansi
Berikut detail dan penjelasan lengkap terkait biaya seleksi sekolah kedinasan di Indonesia, mulai dari PKN STAN hingga sekolah-sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Kemenhub:
1. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)

Setiap tahun, jumlah peminat STAN bisa mencapai ratusan ribu orang dari seluruh Indonesia, sementara kuota yang tersedia jauh lebih sedikit. Popularitas ini bukan tanpa alasan.
PKN STAN berada di bawah Kementerian Keuangan dan mendidik calon ASN di bidang akuntansi, perpajakan, kebendaharaan negara, dan penilai aset.
Bidang-bidang tersebut adalah jantung dari pengelolaan keuangan negara, dan lulusannya langsung ditempatkan di lingkungan Kementerian Keuangan beserta seluruh unit vertikal di bawahnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
Nah, untuk biaya masuk sekolah kedinasan STAN yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut:
- Pendaftaran: Gratis
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Rp400.000
- Ujian TPA dan TBI: Gratis
- Tes kesehatan dan kebugaran: Gratis
- Wawancara: Gratis
- Biaya kuliah: Gratis
Biaya SKD sebesar Rp400.000 memang yang tertinggi di antara semua sekolah kedinasan, tapi ini adalah satu-satunya biaya yang perlu Anda keluarkan di awal seleksi.
Jika tidak lolos SKD, tidak ada biaya lanjutan. Jika lolos semua tahapan dan akhirnya diterima, Anda kuliah gratis hingga selesai.
2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

IPDN adalah pilihan bagi Anda yang bercita-cita menjadi abdi negara di tingkat pemerintahan daerah.
Berada di bawah Kementerian Dalam Negeri, IPDN mendidik calon pamong praja yang nantinya akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi di seluruh pelosok Indonesia.
Ini berarti Anda harus siap mental untuk ditempatkan di mana saja, tidak selalu di kota besar atau dekat dengan kampung halaman.
Sistem pendidikan di IPDN bersifat semi-militer dengan asrama penuh. Mahasiswa tinggal di dalam kampus, menjalani rutinitas harian yang terstruktur dan disiplin ketat.
Bagi sebagian orang, ini justru menjadi daya tarik karena karakter dan kepemimpinan yang terbentuk selama pendidikan dianggap sebagai nilai lebih saat terjun ke dunia birokrasi pemerintahan.
Kampus utamanya ada di Jatinangor, Jawa Barat, dengan kampus daerah di berbagai provinsi. Biaya masuk sekolah kedinasan IPDN yang perlu disiapkan adalah:
- Pendaftaran: Gratis
- SKD: Rp100.000
- Tes kesehatan: Gratis
- Tes kesamaptaan: Gratis
- Tes psikologi: Gratis
- Biaya kuliah: Gratis
Biaya daftar kedinasan IPDN adalah salah satu yang paling ringan. Anda hanya perlu mengeluarkan Rp100.000 untuk seluruh rangkaian seleksinya.
Tantangan terberatnya bukan di biaya, melainkan di proses seleksi yang panjang dan ketat, termasuk tes fisik dan kesehatan yang cukup mendetail.
3. Politeknik Statistika STIS

Di era di mana data adalah sumber daya paling berharga, STIS menjadi sekolah kedinasan yang relevansinya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Berada di bawah Badan Pusat Statistik (BPS), STIS mendidik mahasiswa di bidang statistika dan komputasi data melalui tiga program studi: D3 Statistika, D4 Statistika, dan D4 Komputasi Statistik.
Program D4 Komputasi Statistik bahkan menyentuh area data science, pemrograman, dan kecerdasan buatan yang sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Yang membedakan STIS dari sekolah kedinasan lain adalah sistem pendidikannya yang tidak semi-militer. Suasana belajarnya lebih mirip kampus vokasi pada umumnya, dengan porsi praktik yang besar.
Setelah lulus, mahasiswa langsung diangkat sebagai CPNS dan ditempatkan di kantor BPS yang tersebar di seluruh Indonesia. Nah, biaya masuk sekolah kedinasan STIS yang perlu disiapkan adalah:
- Pendaftaran: Gratis
- Biaya seleksi (tes matematika, psikotes, dan wawancara): Rp300.000
- Tes kesehatan dan kebugaran di klinik yang ditentukan panitia: Rp800.000 hingga Rp1.200.000
- Biaya kuliah: Gratis
Perlu diperhatikan bahwa biaya tes kesehatan STIS jauh lebih besar dibanding sekolah kedinasan lain karena dilakukan di klinik rekanan yang ditentukan panitia pusat, bukan di fasilitas pemerintah.
Namun biaya ini baru dikeluarkan jika Anda berhasil lolos ke tahap tersebut, jadi tidak perlu langsung menyiapkan semua anggaran di awal.
4. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)

STMKG adalah sekolah kedinasan yang cocok bagi Anda yang memiliki ketertarikan pada ilmu alam, cuaca, dan fenomena bumi.
Berada di bawah BMKG, sekolah ini mendidik calon ASN yang akan bertugas di stasiun-stasiun pemantau cuaca, iklim, dan aktivitas geofisika di seluruh penjuru Indonesia.
Artinya, Anda harus siap ditempatkan di lokasi mana pun, termasuk daerah terpencil yang justru membutuhkan pemantauan cuaca intensif.
Proses seleksi STMKG tergolong unik karena memiliki komponen SKB yang menguji kemampuan Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris secara spesifik.
Ini artinya latar belakang IPA adalah nilai tambah yang signifikan. Ada satu hal lagi yang perlu Anda perhatikan: jika berkacamata dan dinyatakan lolos seleksi, Anda diwajibkan menjalani operasi lasik dengan biaya ditanggung sendiri. Biaya masuk sekolah kedinasan STMKG yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut:
- Pendaftaran: Rp75.000
- SKD: Rp100.000
- SKB (Fisika, Matematika, Bahasa Inggris): Rp100.000
- Tes kesehatan dan kebugaran: Gratis
- Biaya kuliah: Gratis
Total biaya daftar sekolah kedinasan STMKG maksimal Rp275.000 jika Anda berhasil lolos hingga SKB.
5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Berada di bawah Badan Intelijen Negara (BIN), sekolah kedinasan ini mendidik calon perwira intelijen yang akan bertugas di garis terdepan keamanan dan kedaulatan negara.
Proses seleksinya dikenal sebagai salah satu yang paling ketat dan menyeluruh, mencakup penelusuran latar belakang peserta dan keluarganya secara mendalam.
Bukan hanya soal kemampuan akademik atau fisik, tapi juga soal rekam jejak sosial, digital, dan lingkungan pergaulan Anda. Biaya masuk sekolah kedinasan STIN yang perlu disiapkan adalah:
- Pendaftaran: Gratis
- SKD: Rp100.000
- SKB (psikologi, kesehatan fisik, kesamaptaan, mental ideologi, pantukir): Gratis
- Biaya kuliah: Gratis
Dari sisi biaya, STIN adalah yang paling ringan. Hanya Rp100.000 untuk SKD, dan seluruh tahapan lainnya tidak dipungut biaya. Hambatannya murni ada di seleksi yang sangat selektif.
6. Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN)
PSSN berada di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan menjadi sekolah kedinasan yang relevansinya terus meningkat seiring dengan eskalasi ancaman siber di era digital.
Sekolah ini mendidik calon ASN yang akan bertugas menjaga keamanan sistem informasi dan komunikasi negara, mulai dari enkripsi data hingga penanganan serangan siber.
Jika Anda memiliki minat di bidang teknologi informasi, keamanan jaringan, atau kriptografi, PSSN bisa menjadi pilihan yang sangat menarik.
Proses seleksinya cukup berbeda dari sekolah kedinasan lain karena mencakup jalur UTBK-SNBT sebelum masuk ke tahapan SKD. Ini artinya Anda perlu mengikuti dua jalur tes yang terpisah sebelum bisa melanjutkan ke tahapan seleksi internal.
Biaya yang perlu disiapkan:
- Pendaftaran: Gratis
- UTBK-SNBT: Rp200.000
- SKD: Rp100.000
- Seleksi akademik dan psikologi: Gratis
- Tes kesehatan dan kebugaran: Gratis
- Biaya kuliah: Gratis
7. Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Kemenhub memiliki jumlah sekolah kedinasan terbanyak di antara semua kementerian. Sekolah-sekolah ini tersebar di seluruh Indonesia dan terbagi ke dalam empat bidang besar: transportasi darat, perkeretaapian, pelayaran atau maritim, dan penerbangan.
Lulusannya ditempatkan sebagai ASN di unit-unit kerja Kemenhub di seluruh nusantara. Bagi Anda yang tertarik berkarier di sektor transportasi nasional, jalur Kemenhub menawarkan banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan minat dan latar belakang Anda.
Semua sekolah kedinasan Kemenhub mengenakan biaya meterai dokumen pernyataan integritas sebesar Rp10.000, di luar biaya pendaftaran masing-masing.
Transportasi Darat
Kelompok ini mendidik calon ASN yang akan bertugas di bidang manajemen lalu lintas jalan, keselamatan transportasi darat, dan pengelolaan angkutan sungai serta penyeberangan. Lulusannya bisa ditempatkan di Dinas Perhubungan daerah maupun unit pusat Kemenhub.
Biaya masuk sekolah kedinasan STTD dan sekolah transportasi darat lainnya adalah sebagai berikut:
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD (PTDI-STTD): Rp300.000
- Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal: Rp300.000
- Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali: Rp150.000
- Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang: Rp150.000
PTDI-STTD di Bekasi adalah yang paling dikenal di kategori ini. Sekolah ini berfokus pada manajemen lalu lintas dan transportasi darat, dan lulusannya banyak yang berperan dalam perencanaan dan pengawasan sistem transportasi di kota-kota besar maupun daerah.
Perkeretaapian
Bidang perkeretaapian hanya diwakili oleh satu sekolah, namun dengan spesialisasi yang sangat spesifik dan dibutuhkan seiring berkembangnya jaringan kereta api di Indonesia.
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun: Rp300.000
PPI Madiun mendidik calon teknisi dan operator perkeretaapian yang akan bertugas di PT KAI dan unit-unit Kemenhub terkait.
Dengan terus berkembangnya proyek kereta cepat dan LRT di berbagai kota, kebutuhan tenaga ahli di bidang ini semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Pelayaran dan Maritim
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, dan kebutuhan akan tenaga ahli di bidang pelayaran dan maritim tidak pernah surut.
Sekolah-sekolah pelayaran Kemenhub mendidik calon perwira kapal, ahli nautika, dan tenaga teknis maritim yang akan bertugas di berbagai pelabuhan dan unit pelayaran nasional.
Biaya pendaftaran sekolah pelayaran Kemenhub:
- Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta: Rp150.000
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang: Rp135.000
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar: Rp135.000
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya: Rp150.000
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten: Rp150.000
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong: Rp150.000
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong: Rp150.000
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat: Rp150.000
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara: Rp150.000
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh: Rp125.000
Penerbangan
Bidang penerbangan adalah yang paling teknis dan memiliki standar seleksi fisik serta kesehatan yang paling ketat di antara semua kategori Kemenhub.
Sekolah-sekolah penerbangan mendidik calon penerbang, teknisi pesawat, dan petugas navigasi udara yang akan bertugas di bandara dan unit penerbangan sipil di seluruh Indonesia.
Biaya pendaftaran sekolah penerbangan Kemenhub:
- Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug: Rp150.000
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya: Rp200.000
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang: Rp150.000
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan: Rp100.000
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar: Rp100.000
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura: Rp100.000
- Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi: Rp150.000
Penutup
Nah, sekarang Anda sudah tahu kan biaya masuk sekolah kedinasan yang Anda incar?
Namun, selain mempersiapkan biaya pendaftarannya, hal yang paling penting untuk Anda siapkan adalah kesiapan dalam menghadapi berbagai tahapan seleksinya. Karena kalau Anda tidak lulus, biaya yang sudah Anda keluarkan akan hangus begitu saja.
Tapi kalau berhasil lulus? Anda akan langsung menikmati hasilnya: kuliah gratis dan lulus langsung jadi PNS.
Oleh karena itu, untuk membantu Anda mempersiapkan diri secara maksimal, ASN Institute hadir dengan Bimbel Kedinasan untuk persiapan tes masuk STAN, IPDN, STIS, STIN, POLTEKIP, POLTEKIM, dan sekolah kedinasan lainnya.
Dengan puluhan kelas live streaming, ratusan video belajar, tryout uji kemampuan, hingga mentor profesional berpengalaman, ASN Institute siap menemani perjalanan Anda dari persiapan hingga lulus.
Referensi
- detik.com/edu, “Biaya Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan 2025 Per Instansi”
- Pengumuman resmi masing-masing instansi sekolah kedinasan
- Portal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN)






