Berapa Gaji Guru Honorer di Indonesia? Ini Rincian dan Aturan Terbarunya

gaji guru honorer
DAFTAR ISI

Profesi guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Namun di balik mulianya peran itu, gaji guru honorer di Indonesia masih menjadi persoalan yang belum tuntas hingga hari ini. 

Bagi Anda yang sedang berstatus honorer atau sedang mempertimbangkan karier di bidang pendidikan, penting untuk memahami berapa gaji guru honorer yang sebenarnya diterima, tunjangan apa saja yang bisa didapat, dan mengapa angkanya masih jauh dari layak. 

Artikel ini akan membahas semuanya secara lengkap, mulai dari besaran gaji guru honorer per jenjang pendidikan, perhitungan per jam, hingga alasan mengapa gaji guru honorer sulit naik secara signifikan.

Berapa Gaji Guru Honorer di Indonesia?


gaji guru honorer
Sumber: wartaanambas.com

Di banyak daerah di Indonesia, penghasilan guru honorer masih jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR). 

Survei yang dilakukan pada 2024 oleh Dompet Dhuafa dan Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menunjukkan bahwa 74,3% guru honorer masih menerima gaji di bawah Rp2.000.000 per bulan. Bahkan, 20,5% di antaranya hanya menerima upah di bawah Rp500.000 per bulan.

Kondisi ini terjadi bukan tanpa sebab. Gaji pokok guru honorer bukan ditetapkan oleh pemerintah pusat secara seragam, melainkan menjadi kewenangan masing-masing daerah atau satuan pendidikan. 

Artinya, besarannya sangat bergantung pada kemampuan anggaran daerah, kebijakan sekolah atau yayasan, serta sumber pendanaan seperti dana BOS atau bantuan daerah.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, dana BOS memang dapat digunakan untuk membayar gaji guru honorer, tetapi maksimal hanya 50% dari total dana yang diterima sekolah. 

Kenaikan gaji guru honorer terakhir terjadi pada 2025, ketika Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru honorer non-ASN yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) naik sebesar Rp500.000, dari Rp1.500.000 menjadi Rp2.000.000 per bulan. 

Kenaikan ini diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2024.

Adapun jika dihitung berdasarkan jam kerja, angkanya terlihat semakin tidak sebanding. Gaji guru honorer per jam bisa sangat kecil tergantung berapa total jam kerja dalam sebulan dibandingkan honorarium yang diterima.

Sebagai gambaran, jika seorang guru bekerja sekitar 100 hingga 120 jam per bulan dan menerima gaji Rp500.000, maka upah per jamnya hanya sekitar Rp4.000 hingga Rp5.000. 

Padahal, UMR di berbagai daerah Indonesia pada 2025 berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp5.000.000 per bulan, atau setara Rp15.000 hingga Rp30.000 per jam. 

Selisihnya sangat jauh dan menggambarkan betapa rendahnya penghargaan finansial terhadap profesi ini dalam status honorer.

Untuk lebih detailnya, berikut rentang gaji guru honorer di Indonesia berdasarkan jenjang pendidikan yang diajar:

1. Gaji Guru Honorer TK

Guru honorer di jenjang TK (Taman Kanak-Kanak) umumnya menerima gaji paling rendah di antara semua jenjang. 

Penghasilan mereka sangat bergantung pada kemampuan yayasan atau lembaga penyelenggara, karena sebagian besar TK berstatus swasta. 

Rata-rata, gaji guru honorer TK berkisar antara Rp200.000 hingga Rp800.000 per bulan. Di daerah terpencil atau TK dengan jumlah murid sedikit, angkanya bisa lebih rendah lagi.

2. Gaji Guru Honorer SD

Gaji guru honorer SD rata-rata berkisar antara Rp300.000 hingga Rp1.500.000 per bulan, tergantung lokasi dan kemampuan finansial sekolah. 

Guru SD negeri umumnya digaji menggunakan dana BOS, sementara guru SD swasta mengandalkan dana yayasan. Di daerah terpencil atau sekolah kecil, gaji bisa berada di kisaran paling bawah dari rentang tersebut.

3. Gaji Guru Honorer SMP, MTs, dan Madrasah

Di jenjang SMP dan sederajat termasuk MTs dan madrasah, gaji guru honorer sedikit lebih tinggi dibanding SD, yaitu berkisar antara Rp500.000 hingga Rp2.000.000 per bulan. Besarannya bergantung pada sumber dana APBD atau kebijakan masing-masing sekolah. 

Guru honorer di madrasah, baik swasta maupun negeri, umumnya mendapat gaji dari dana BOS atau yayasan, dengan beberapa daerah memberikan tambahan insentif meski nominalnya tidak seragam.

4. Gaji Guru Honorer SMA dan SMK

Gaji guru honorer SMA dan SMK berada di kisaran tertinggi di antara semua jenjang, yaitu antara Rp800.000 hingga Rp2.500.000 per bulan. 

Namun angka ini tetap sangat bervariasi tergantung status sekolah, apakah negeri atau swasta, serta kemampuan finansial masing-masing institusi. 

Sekolah swasta yang memiliki jumlah murid banyak dan biaya pendidikan tinggi cenderung mampu memberikan honorarium yang lebih baik.

Kenapa Gaji Guru Honorer Kecil?

gaji guru honorer sd
Sumber: kompas.id

Ada faktor-faktor struktural yang membuat kondisi ini terus berulang dari tahun ke tahun, di antaranya yaitu:

1. Bergantung pada Dana Operasional Sekolah

Penghasilan guru honorer umumnya berasal dari dana BOS untuk sekolah negeri atau dana yayasan untuk sekolah swasta. 

Karena keterbatasan anggaran, sekolah kerap membayar guru honorer dengan upah jauh di bawah UMR. 

Bahkan dengan aturan maksimal 50% dana BOS yang boleh digunakan untuk honorarium guru, jumlah itu tetap sering tidak mencukupi jika jumlah guru honorernya banyak.

2. Tidak Berstatus ASN

Guru honorer tidak diakui sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga tidak berhak atas gaji pokok, tunjangan tetap, maupun perlindungan kerja sebagaimana yang didapat guru PNS. 

Status mereka hanya berdasarkan kontrak atau kesepakatan dengan sekolah, tanpa jaminan hukum yang kuat.

3. Anggaran Pendidikan Belum Menyentuh Kesejahteraan Guru Honorer

Meski anggaran pendidikan nasional tergolong besar, sebagian besar alokasinya terserap untuk pembangunan infrastruktur dan biaya operasional. 

Kesejahteraan guru honorer belum menjadi prioritas utama dalam penyusunan kebijakan anggaran, baik di tingkat pusat maupun daerah.

4. Kesenjangan Antarwilayah yang Besar

Guru honorer di kota besar atau sekolah unggulan cenderung mendapat gaji lebih tinggi dibanding mereka yang mengajar di daerah terpencil karena kemampuan finansial sekolah sangat dipengaruhi oleh jumlah murid dan dukungan anggaran lokal. 

Akibatnya, gaji guru honorer di Indonesia sangat tidak merata dan tidak mencerminkan standar nasional yang setara.

5. Jumlah Guru Honorer yang Sangat Banyak

Besarnya jumlah guru honorer membuat dana yang tersedia harus dibagi ke lebih banyak orang, sehingga masing-masing hanya mendapat upah seadanya. 

Meski ke depannya jumlah ini diperkirakan akan berkurang seiring kebijakan penghapusan tenaga honorer di instansi pemerintah berdasarkan UU ASN, kondisi saat ini tetap menjadi beban sistem.

6. Belum Memiliki Sertifikasi PPG

Sertifikasi guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan syarat untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG). 

Guru honorer yang belum bersertifikasi tidak berhak atas tunjangan tersebut, sehingga penghasilan mereka hanya mengandalkan gaji pokok yang minim dari sekolah.

Penutup

Jika Anda melihat gambaran di atas secara jujur, karier sebagai guru honorer memang penuh ketidakpastian. 

Tidak ada jaminan pensiun, tidak ada kepastian kontrak, gaji di bawah UMR, dan kondisi kerja yang bisa berubah sewaktu-waktu. 

Ini bukan soal kurang bersyukur, tetapi soal fakta bahwa tanpa status kepegawaian yang jelas, kesejahteraan Anda sebagai guru akan terus bergantung pada belas kasihan anggaran sekolah.

Jalan yang paling nyata untuk keluar dari situasi ini adalah menjadi PNS melalui jalur seleksi CPNS. 

Sebagai guru PNS, Anda akan mendapat gaji pokok yang pasti, tunjangan kinerja, jaminan kesehatan, hingga pensiun yang terjamin. 

Untuk itu, persiapan yang serius dan terarah sangat dibutuhkan. ASN Institute hadir dengan bimbingan belajar CPNS untuk membantu Anda memeprsiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi tes seleksi.

Anda akan mendapatkan akses ke tryout simulasi CAT yang mendekati kondisi ujian sebenarnya, video pembelajaran yang disusun secara sistematis, serta materi bacaan yang ringkas dan mudah dipahami sehingga lebih efisien untuk dipelajari.

Selain itu, tersedia juga latihan soal lengkap dengan pembahasan yang mendalam agar Anda tidak hanya menghafal jawaban, tetapi benar-benar memahami pola soalnya. 

Anda juga bisa mengikuti kelas live streaming bersama mentor berpengalaman yang akan membantu menjelaskan strategi pengerjaan soal secara lebih efektif.

Dengan persiapan yang lebih matang dan latihan yang konsisten, peluang Anda untuk lolos seleksi CPNS formasi Sandiman Ahli Pertama tentu dapat dimaksimalkan.

Jangan biarkan karier Anda terus stagnan tanpa kepastian. Mulai persiapan CPNS Anda sekarang bersama ASN Institute, karena menjadi PNS bukan sekadar impian, melainkan pilihan karier yang bisa Anda wujudkan dengan persiapan yang tepat.


Referensi

  • Tirto.id, Rincian Gaji Guru Honorer Berdasarkan Jenjang Pendidikan
  • Kemdikbud.go.id, Pernyataan Mendikdasmen Abdul Mu’ti terkait Percepatan Pembayaran TPG
  • Dompet Dhuafa dan IDEAS, Survei Gaji Guru Honorer 2024
  • Hai Kalteng, Data Kenaikan Gaji Guru Honorer Kabupaten Barito Selatan
  • Kumparan dan Mysch, Fasilitas dan Tunjangan Guru Honorer
  • Good Stats, Data Survei Penghasilan Guru Honorer Indonesia
Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru