Bukan Sekadar Menyusun Program, Ini 7 Tugas Perencana Ahli Pertama

tugas perencana ahli pertama
DAFTAR ISI

Perencana Ahli Pertama adalah salah satu formasi CPNS yang masuk dalam kategori Jabatan Fungsional Keahlian di level awal.

Sejak diterbitkannya Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Perencana, aturan soal jabatan ini menjadi lebih jelas dan resmi. 

Oleh karena itu, kalau Anda sedang mengincar bidang perencanaan pada pendaftaran CPNS, ketahui lebih dulu seperti apa tugas perencana ahli pertama di artikel ini.

Apa itu Perencana Ahli Pertama?

Perencana ahli pertama adalah seorang PNS yang bertugas menjalankan fungsi teknis perencanaan pembangunan di instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Tugasnya memang belum menyentuh pengambilan keputusan besar, tetapi tanpa pekerjaan yang dilakukan di jenjang ini, proses perencanaan di atasnya tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Jabatan perencana ahli pertama masuk dalam kelompok jabatan manajemen, yang artinya membutuhkan kemampuan berpikir terstruktur dan analitis. 

Jenjang di atasnya adalah Perencana Ahli Muda, Perencana Ahli Madya, dan Perencana Ahli Utama.

Untuk bisa masuk ke jabatan ini lewat jalur pengangkatan pertama, Anda minimal harus memiliki gelar sarjana atau diploma empat dari berbagai rumpun ilmu, mulai dari humaniora, sosial, sains, hingga teknik terapan. 

Selain itu, nilai kinerja Anda dalam satu tahun terakhir harus masuk kategori “baik”.

Tugas Perencana Ahli Pertama

tugas perencana ahli pertama
Sumber: setneg.go.id

Tugas perencana ahli pertama lebih terfokus pada penyiapan data, pengolahan informasi, dan penyusunan laporan yang dibutuhkan dalam perencanaan tahunan. Untuk lebih lengkapnya, berikut uraian tugas perencana ahli pertama:

Baca:   Update Tabel Gaji Badan Gizi Nasional 2025: Simak Detail Lengkapnya!

1. Menemukan dan Merumuskan Masalah Pembangunan

Pertama, dalam tahap awal perencanaan, Perencana Ahli Pertama terlibat dalam identifikasi dan perumusan masalah pembangunan. 

Artinya, Anda perlu memahami kondisi yang sedang terjadi di lingkungan kerja, baik di tingkat kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah. 

Misalnya, apakah target program belum tercapai, apakah ada ketidaksesuaian antara anggaran dan kebutuhan, atau apakah terdapat isu sosial-ekonomi yang perlu ditangani. 

Masalah tersebut tidak hanya dicatat, tetapi dianalisis secara logis berdasarkan data yang tersedia sehingga dapat dirumuskan secara jelas dan terukur.

2. Mengumpulkan dan Mengolah Data

Kedua, tugas yang paling dominan adalah pengumpulan dan pengolahan data. Data bisa bersumber dari survei lapangan, hasil monitoring program, laporan unit kerja, maupun dokumen statistik resmi. 

Setelah dikumpulkan, data tersebut tidak langsung digunakan, tetapi perlu diverifikasi, dikelompokkan, dan dianalisis agar menjadi informasi yang relevan. 

Pada tahap ini, kemampuan analisis kuantitatif maupun kualitatif sangat dibutuhkan, karena perencanaan yang baik harus berbasis fakta dan angka yang dapat dipertanggungjawabkan.

3. Menyajikan Data agar Mudah Dipahami

Ketiga, hasil pengolahan data tersebut harus disajikan dalam bentuk yang informatif dan mudah dipahami. 

Tidak semua pimpinan atau pengambil kebijakan membaca data mentah secara rinci. Oleh karena itu, Perencana Ahli Pertama menyusun tabel, grafik, ringkasan analisis, atau laporan singkat yang memudahkan proses pengambilan keputusan. 

Baca:   Cek Peluang CPNS 2026 Bagi Peserta Magang Nasional di Sini

4. Menyiapkan Dokumen untuk Proses Perencanaan

Keempat, Anda juga bertanggung jawab dalam menyiapkan dokumen pendukung proses perencanaan. 

Dalam sistem pemerintahan, setiap rencana pembangunan dituangkan dalam dokumen resmi, seperti rencana kerja tahunan atau dokumen perencanaan lainnya.

 Pada jenjang ahli pertama, perannya adalah menyiapkan bahan, data pendukung, serta draf teknis yang nantinya akan digunakan atau disempurnakan oleh pejabat yang lebih senior.

5. Mendukung Proses Pemantauan Rencana

tugas perencana ahli pertama
Sumber: uin-suska.ac.id

Kelima, setelah rencana ditetapkan dan program berjalan, Perencana Ahli Pertama turut mendukung proses pemantauan (monitoring). 

Anda membantu mengumpulkan data realisasi pelaksanaan program dan membandingkannya dengan target yang telah direncanakan. 

Dengan cara ini, instansi dapat mengetahui apakah pelaksanaan program sudah sesuai rencana atau perlu penyesuaian.

6. Membantu Proses Evaluasi

Keenam, pada akhir periode pelaksanaan, Anda juga terlibat dalam proses evaluasi. Tugasnya meliputi pengumpulan dan pengolahan data hasil pelaksanaan program untuk mengukur tingkat keberhasilan, efisiensi anggaran, serta dampak yang dihasilkan. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar perbaikan untuk perencanaan periode berikutnya.

7. Membuat Laporan Teknis

Semua pekerjaan di atas harus didokumentasikan dalam bentuk laporan teknis yang terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Laporan inilah yang menjadi bukti kinerja Anda sekaligus rujukan resmi bagi pengambilan keputusan di tingkat yang lebih tinggi.

Bagaimana? Semakin yakin untuk mendaftar formasi perencana ahli pertama pada pengadaan CPNS? 

Baca:   10 Kasus Penipuan CPNS: Waspada dan Ambil Pelajaran

Jika ya, mulai sekarang persiapkan diri Anda menghadapi seleksi CPNS dengan mengikuti bimbingan belajar CPNS di ASN Institute. 

Anda akan mempelajari pola soal TIU, TWK, dan TKP secara terstruktur, memahami strategi cepat dan tepat dalam menjawab soal, serta berlatih melalui simulasi CAT yang dirancang menyerupai ujian sebenarnya. 

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan pembahasan mendalam dan evaluasi hasil latihan agar tahu di mana letak kekuatan dan kelemahan Anda. 

Dengan persiapan yang lebih terarah, peluang untuk mencapai passing grade dan lolos seleksi CPNS tentu akan semakin besar.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai tugas Perencana Ahli Pertama dalam struktur jabatan fungsional perencanaan di instansi pemerintah. 

Jika formasi Perencana Ahli Pertama sangat sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat Anda, mulai persiapkan diri Anda sejak sekarang.

Tidak hanya dari sisi akademis, tetapi juga dari kelengkapan administrasi, kesiapan mental menghadapi persaingan, serta kondisi fisik. 

Dengan persiapan yang matang dan terarah, peluang Anda untuk meraih hasil terbaik tentu akan semakin terbuka. 

Jadi, tetap konsisten belajar, teliti dalam menyiapkan berkas, serta jaga kesehatan selama proses seleksi berlangsung. Semoga sukses!

Sumber referensi:

https://peraturan.bpk.go.id/Download/371873/permenpanrb-no-20-tahun-2024.pdf

Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru