Bagi Anda yang berencana mengikuti seleksi CPNS, memahami tugas dari setiap formasi yang tersedia merupakan langkah penting sebelum menentukan pilihan.
Jika Anda sedang mengincar formasi Penyuluh Agama Ahli Pertama, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja tanggung jawab yang akan dijalankan dalam jabatan tersebut.
Oleh karena itu, artikel ini akan membahas berbagai tugas Penyuluh Agama Ahli Pertama yang perlu Anda pahami sebelum mendaftar pada formasi ini.
Apa Itu Penyuluh Agama Ahli Pertama?

Penyuluh agama ahli pertama adalah jenjang paling awal dalam kelompok Jabatan Fungsional Penyuluh Agama kategori keahlian. Aturannya tercantum resmi dalam PerMenPAN-RB Nomor 9 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama.
Mereka adalah PNS yang diberi kewenangan resmi untuk melakukan bimbingan dan penyuluhan agama kepada masyarakat, sekaligus mengembangkan cara-cara penyuluhan agar hasilnya lebih tepat sasaran.
Dalam jenjang karier, kategori keahlian Jabatan Fungsional Penyuluh Agama terdiri dari empat tingkatan: Ahli Pertama, Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama.
Penyuluh agama ahli pertama ada di posisi yang akan Anda duduki apabila Anda lulus pada formasi ini di pengadaan CPNS.
Tugas Penyuluh Agama Ahli Pertama

Tugas penyuluh agama ahli pertama secara garis besar adalah melakukan bimbingan atau penyuluhan agama kepada kelompok sasaran masyarakat umum dan atau khusus Tingkat I.
Untuk lebih detailnya, berikut uraian tugas penyuluh agama ahli pertama berdasarkan Lampiran II PerMenPAN-RB No. 9 Tahun 2021.
1. Persiapan Bimbingan atau Penyuluhan
Sebelum mulai bekerja di lapangan, penyuluh agama ahli pertama perlu melakukan persiapan dulu.
Persiapan tersebut berupa pendataan wilayah sasaran, menyusun instrumen untuk mengumpulkan data, hingga memaparkan hasil pendataan kepada pihak terkait.
Persiapan ini sangatlah penting karena program penyuluhan yang baik selalu dimulai dari pemahaman yang benar tentang kondisi masyarakat yang akan dibimbing.
2. Pelayanan Konseling atau Informasi
Selain menyuluh di depan banyak orang, penyuluh agama juga bertugas melayani konseling secara lebih personal.
Pada jenjang ahli pertama, layanan yang diberikan masuk dalam Kategori I, yang mencakup penyusunan materi konseling dan pelaksanaan konseling langsung kepada masyarakat.
Setiap sesi konseling perlu dicatat dan dilaporkan karena ini menjadi bagian dari penilaian kinerja tahunan.
3. Penyusunan Rencana Kerja
Tugas penyuluh agama ahli pertama selanjutnya adalah membuat rencana kerja. Ada dua jenis yang wajib disusun: rencana kerja bulanan dan rencana kerja tahunan untuk program bimbingan atau penyuluhan kepada kelompok sasaran Tingkat I.
Nah, rencana kerja tersebutlah yang akan menjadi acuan resmi saat Tim Penilai mengevaluasi kinerja Anda.
4. Penyusunan Materi Bimbingan atau Penyuluhan
Materi bimbingan yang perlu disiapkan tidak hanya berbentuk naskah atau teks biasa, tapi juga bisa berupa slide presentasi, flyer, infografis, poster, booklet, rekaman audio, hingga video.
Artinya, penyuluh agama di era sekarang tidak cukup hanya pandai bicara di depan umum. Kemampuan mengemas pesan keagamaan dalam berbagai format media juga sangat penting dan bisa sangat menunjang.
5. Pelaksanaan Bimbingan atau Penyuluhan
Tugas selanjutnya adalah membentuk kelompok sasaran, melakukan penyuluhan tatap muka langsung, serta melakukan penyuluhan melalui media digital seperti media sosial, radio, dan televisi.
6. Pendampingan dan Mediasi
Ada kalanya masyarakat tidak hanya butuh ceramah atau informasi, tapi juga pendampingan langsung atau bantuan penyelesaian konflik.
Nah, tugas penyuluh agama ahli pertama di sini adalah mendampingi masyarakat sasaran yang menghadapi masalah keagamaan dan pembangunan, serta menjadi mediator jika ada perselisihan yang perlu diselesaikan.
7. Monitoring dan Evaluasi
Penyuluh agama ahli pertama bertugas menyusun instrumen evaluasi dan melaksanakan pemantauan terhadap hasil program yang sudah berjalan.
8. Kerjasama Lintas Sektoral
Untuk jenjang ahli pertama, kerjasama dijalin di tingkat kecamatan, mulai dari memetakan kebutuhan kerjasama dengan lembaga pemerintah atau swasta, menyusun strategi kerjasama, menjalankannya, sampai mengevaluasi hasilnya.
9. Pengembangan Model atau Metode Penyuluhan
Cara berpenyuluhan perlu terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, penyuluh agama ahli pertama juga bertugas merancang dan mengembangkan model atau metode penyuluhan baru yang lebih relevan untuk kelompok sasaran Tingkat I.
10. Penyusunan Pedoman Bimbingan atau Penyuluhan
Tugas terakhir adalah menyusun pedoman bimbingan atau penyuluhan untuk kelompok sasaran Tingkat I. Pedoman ini akan menjadi dokumen rujukan yang bisa digunakan secara terus-menerus, bahkan oleh penyuluh lain di wilayah yang sama.
Jika Anda tertarik mendaftar pada formasi Penyuluh Agama Ahli Pertama dalam seleksi CPNS, maka persiapan sejak sekarang menjadi langkah yang penting.
Persaingan seleksi CPNS setiap tahunnya semakin ketat. Tanpa persiapan yang matang, peluang Anda untuk lolos tentu tidak akan maksimal.
Oleh karena itu, untuk membantu proses belajar Anda menjadi lebih terarah, ASN Institute hadir dengan bimbingan belajar CPNS.
Melalui program ini, Anda akan mendapatkan akses ke tryout simulasi CAT, video pembelajaran, materi bacaan yang mudah dipahami, serta kelas live streaming bersama mentor berpengalaman.
Selain itu, tersedia juga latihan soal lengkap dengan pembahasan serta grup belajar yang memungkinkan Anda berdiskusi dan berbagi strategi belajar dengan peserta lainnya.
Dengan persiapan yang matang dan latihan soal yang konsisten, peluang Anda untuk lolos seleksi CPNS akan bisa dimaksimalkan.
Penutup
Selain memperdalam pemahaman terhadap materi ujian, pastikan juga seluruh dokumen persyaratan telah Anda siapkan sejak awal.
Beberapa dokumen administrasi biasanya membutuhkan waktu dalam proses pengurusannya. Oleh karena itu, menyiapkannya lebih awal dapat membantu Anda menghindari kendala ketika masa pendaftaran CPNS dibuka.
Dengan persiapan materi yang matang, kelengkapan administrasi yang tertata dengan baik, serta kondisi fisik dan mental yang tetap terjaga, Anda akan lebih siap menghadapi seluruh tahapan seleksi CPNS pada formasi Penyuluh Agama Ahli Pertama.
Referensi: Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama, Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 208.






