Setiap kali pemerintah merilis informasi publik, ada profesi ASN yang bekerja di baliknya. Profesi itu adalah Pranata Humas.
Jika Anda sedang mengincar formasi ini di seleksi CPNS, memahami tugas pranata hubungan masyarakat secara menyeluruh adalah langkah pertama yang tidak boleh Anda lewatkan. Oleh karena itu, mari simak artikel ini sampai akhir untuk penjelasan lengkapnya!
Apa Itu Pranata Hubungan Masyarakat?


Pranata hubungan masyarakat adalah jabatan fungsional dalam lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara khusus menangani pelayanan dan pengelolaan informasi serta kehumasan di instansi pemerintah.
Sederhananya, merekalah yang bertanggung jawab memastikan komunikasi antara pemerintah dan publik berjalan dengan baik, terorganisir, dan tepat sasaran.
Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2025, jabatan ini masuk dalam klasifikasi rumpun penerangan dan seni budaya. Artinya, fokus utamanya memang pada penyampaian informasi publik, bukan pada pekerjaan administratif umum.
Formasi ini sendiri memiliki jenjang yang bisa ditempuh secara bertahap, yakni dari pemula hingga ahli utama.
Untuk naik ke jenjang berikutnya, ada tiga hal yang harus dipenuhi secara bersamaan: angka kredit kumulatif sudah tercapai, predikat kinerja minimal bernilai baik, dan lulus uji kompetensi.
Khusus untuk jenjang ahli madya dan ahli utama, ijazah magister (S2) adalah syarat tambahan yang wajib dipenuhi.
Tugas Pranata Hubungan Masyarakat


Secara garis besar, tugas pranata hubungan masyarakat adalah melaksanakan pelayanan dan pengelolaan informasi serta kehumasan. Namun dalam praktiknya, tugas ini terbagi berdasarkan jenjang jabatan yang diduduki.
Jabatan ini terbagi menjadi dua kategori besar: kategori keterampilan dan kategori keahlian. Masing-masing punya jalur masuk, persyaratan pendidikan, dan cakupan tugas yang berbeda.
1. Kategori Keterampilan
Kategori keterampilan diperuntukkan bagi Anda yang memiliki latar belakang pendidikan setingkat SMA/SMK hingga Diploma Tiga (D3). Ada empat jenjang dalam kategori ini, di antaranya yaitu:
Pranata Humas Pemula
Jenjang paling awal. Fokus kerjanya adalah melaksanakan layanan stasioner informasi dan kehumasan.
Dengan kata lain, mereka akan berada di garis depan pelayanan langsung kepada publik, seperti loket informasi, helpdesk, atau layanan via media sosial dan email instansi.
Pranata Humas Terampil
Pranata hubungan masyarakat terampil adalah jenjang yang mengemban tugas pengumpulan data pelayanan informasi dan kehumasan.
Pada tahap ini, mereka tidak hanya melayani, tetapi juga mulai mendokumentasikan dan mengumpulkan data dari setiap interaksi dengan publik.
Jadi, tugas pranata hubungan masyarakat terampil mencakup produksi konten media online, laporan pelaksanaan kegiatan kehumasan, hingga desain produk media promosi.
Pranata Humas Mahir
Satu tingkat di atas terampil, jenjang mahir bertugas mengolah data layanan informasi dan kehumasan.
Mereka sudah tidak sekadar mengumpulkan data, tapi juga sekaligus menganalisis, menyusun, dan mengolahnya menjadi laporan yang bermakna bagi organisasi.
Pranata Humas Penyelia
Ini adalah puncak jabatan dari kategori keterampilan. Tugas pranata hubungan masyarakat di jenjang penyelia adalah menyajikan dan memutakhirkan data layanan informasi dan kehumasan.
Mereka memastikan data yang sudah dikumpulkan dan diolah oleh jenjang di bawahnya tersaji secara akurat dan terkini.
2. Kategori Keahlian
Kategori keahlian diperuntukkan bagi lulusan Sarjana (S1) ke atas. Untuk jalur pengangkatan pertama, kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan adalah bidang ilmu komunikasi atau desain.
Namun bagi yang masuk melalui jalur perpindahan dari jabatan lain, kualifikasi pendidikan lain yang dinilai relevan dengan tugas kehumasan juga masih bisa dipertimbangkan. Adapun jenjang jabatan untuk kategori ahli adalah sebagai berikut:
Pranata Humas Ahli Pertama
Pranata hubungan masyarakat ahli pertama adalah jenjang yang bertanggung jawab mengelola naskah, konten, dan data di bidang informasi dan kehumasan.
Uraian tugas pranata hubungan masyarakat ahli pertama berfokus pada pengelolaan naskah, konten, dan data di bidang informasi dan kehumasan.
Bersama jenjang keahlian lainnya, Ahli Pertama juga berkontribusi pada hasil kerja seperti produksi konten media online, laporan kegiatan kehumasan, dan produksi program audio visual.
Jika Anda lolos seleksi CPNS di formasi Pranata Humas, kemungkinan besar Anda akan memulai dari jenjang ini.
Pranata Humas Ahli Muda
Di jenjang ini, tanggung jawab mereka sudah bergeser ke pengelolaan program di bidang informasi dan kehumasan.
Mereka tidak hanya membuat konten, tetapi merancang dan mengelola program komunikasi secara lebih terstruktur.
Pranata Humas Ahli Madya
Jenjang ahli madya mengemban tugas yang lebih strategis: evaluasi, penyusunan rekomendasi, dan strategi di bidang informasi dan kehumasan.
Di sini, mereka sudah bekerja pada level kebijakan: menyusun dokumen strategi komunikasi publik instansi, melakukan audit komunikasi, dan merekomendasikan arah komunikasi organisasi ke depan. Untuk menduduki jenjang ini, Anda diwajibkan memiliki ijazah magister.
Pranata Humas Ahli Utama
Ini adalah puncak tertinggi dalam jabatan ahli. Tugasnya adalah menyusun dan mengembangkan strategi, desain, serta inovasi kerangka kerja sistem komunikasi publik nasional.
Seorang ahli utama tidak lagi bekerja untuk satu instansi saja, bahkan dampak kerjanya diharapkan berskala nasional. Pengangkatan ke jenjang ini dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Itulah penjelasan lengkap tentang tugas, jenjang, dan formasi Pranata Hubungan Masyarakat.
Jika formasi ini sangat relevan dengan Anda dan formasi ini membuka peluang untuk latar belakang pendidikan Anda, maka jangan tunda lagi untuk mempersiapkan diri menghadapi tes seleksi CPNS dari sekarang.
Persaingan CPNS memang sangat ketat. Namun perlu Anda ketahui, yang lolos tidak selalu yang paling pintar, tapi yang paling siap.
Oleh karena itu, ASN Institute hadir dengan bimbel CPNS untuk membantu Anda mempersiapkan diri dengan maksimal menghadapi tes CPNS yang terdiri dari tes SKD dan SKB.
Dengan program live class, tryout CAT yang akurat, bank soal yang terus diperbarui sesuai kisi-kisi resmi BKN, serta mentor berpengalaman di bidangnya, ASN Institute siap membantu Anda lulus seleksi CPNS seperti ribuan alumni lainnya. Jadi, persiapkan diri Anda mulai sekarang bersama ASN Insitute!
Penutup
Demikian penjelasan mengenai apa tugas pranata hubungan masyarakat yang perlu Anda pahami sebelum mendaftar pada formasi ini.
Selain mempelajari materi tes CPNS, pastikan juga seluruh dokumen persyaratan sudah mulai Anda siapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk berkas yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama sebaiknya diurus lebih awal agar Anda tidak terburu-buru ketika masa pendaftaran dibuka.
Terakhir, jaga kesehatan dan kelola stres dengan baik selama masa persiapan. Penguasaan materi yang cukup, administrasi yang tertata, dan kondisi diri yang stabil akan membuat Anda jauh lebih siap menghadapi seleksi CPNS.
Sumber referensi:
Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat, ditetapkan pada 19 Mei 2025 dan diundangkan pada 23 Mei 2025 dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 353.








