Kalau Anda sedang mencari informasi soal tugas sandiman ahli pertama, Anda akan menemukan informasinya di artikel ini .
Formasi sandiman ini memang belum sepopuler formasi lain di seleksi CPNS, tapi peluangnya cukup menarik bagi Anda yang berlatar belakang pendidikan komputer, teknik, atau bidang terkait keamanan siber.
Supaya Anda tidak salah langkah saat mendaftar, penting untuk benar-benar memahami tugasnya sebelum memutuskan melamar.
Mari baca sampai akhir untuk mengetahui secara lengkap tugas sandiman ahli pertama berdasarkan Peraturan BKN Nomor 24 Tahun 2020.
Apa itu Sandiman Ahli Pertama?

Sandiman ahli pertama adalah jenjang paling awal dalam jalur karier Jabatan Fungsional Sandiman kategori keahlian.
Sandiman sendiri adalah jabatan PNS yang fokus pada tiga hal utama, yaitu pengamanan informasi, pengamanan siber, dan persandian di instansi pemerintah.
Dari sisi pangkat, sandiman ahli pertama berada di golongan ruang III/a (Penata Muda) dan III/b (Penata Muda Tingkat I). Jabatan ini bisa dimasuki lewat tiga cara, yaitu pengangkatan pertama untuk CPNS baru, perpindahan dari jabatan lain, atau jalur promosi.
Tugas Sandiman Ahli Pertama

Pekerjaan sandiman ahli pertama mencakup tiga bidang utama yang sekaligus menjadi unsur penilaian angka kredit, yaitu pengamanan informasi, pengamanan siber, dan persandian.
Di setiap bidang, ada dua jenis kegiatan yang dinilai, yaitu tata kelola dan layanan. Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Pengamanan Informasi
Di bidang ini, Sandiman Ahli Pertama bertugas menjaga informasi milik pemerintah agar tidak bocor atau disalahgunakan.
Contoh kegiatannya adalah melakukan monitoring pelaksanaan kebijakan pengamanan informasi di unit kerja, lalu membuat laporan hasilnya. Laporan inilah yang nantinya menjadi bukti fisik untuk penilaian angka kredit.
2. Pengamanan Siber
Di bidang pengamanan siber, tugasnya berkaitan dengan perlindungan sistem informasi pemerintah dari ancaman serangan siber.
Pada jenjang Ahli Pertama, kegiatannya lebih ke arah pelaksanaan dan analisis awal, seperti mengidentifikasi risiko, mendokumentasikan insiden siber, dan menerapkan prosedur penanganan awal sesuai standar yang berlaku.
3. Persandian
Bidang persandian berhubungan dengan teknik pengamanan komunikasi, termasuk pengelolaan kunci kriptografi.
Sandiman Ahli Pertama terlibat dalam kegiatan seperti distribusi kunci kriptografi, aktivasi kunci, serta pemusnahan perangkat persandian yang sudah tidak digunakan. Setiap kegiatan menghasilkan dokumen atau laporan sebagai output yang dinilai oleh Tim Penilai.
4. Tugas Lintas Jenjang
Ada kondisi tertentu di mana Sandiman Ahli Pertama bisa ditugaskan mengerjakan tugas milik Sandiman Ahli Muda, yaitu satu tingkat di atasnya.
Ini terjadi jika di unit kerja tersebut tidak ada Sandiman Ahli Muda yang bisa melaksanakan tugasnya.
Namun perlu diingat, angka kredit yang diperoleh hanya 80 persen dari nilai normal. Penugasan ini juga harus disertai surat tertulis dari pimpinan unit kerja.
Setiap tahun, Sandiman Ahli Pertama wajib mengumpulkan minimal 12,5 angka kredit. Angka ini menjadi patokan dalam penyusunan SKP tahunan.
Kalau kinerja sangat baik, capaian angka kredit bisa mencapai maksimal 150 persen dari target, artinya sekitar 18,75 angka kredit dalam setahun.
Untuk naik ke jenjang Sandiman Ahli Muda, Anda perlu mengumpulkan total minimal 100 angka kredit.
Selain itu, ada syarat lain yang harus dipenuhi, yaitu sudah menjabat paling singkat satu tahun, nilai kinerja minimal baik dalam satu tahun terakhir, dan lulus Uji Kompetensi yang ditetapkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) selaku instansi pembina.
Setelah resmi diangkat ke jabatan ini, Anda wajib mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan fungsional Sandiman dalam waktu paling lama tiga tahun. Jika belum lulus, kenaikan jenjang jabatan tidak akan bisa diproses.
Masuk CPNS memang bukan proses yang mudah. Persaingannya ketat, dan setiap tahapan seleksi benar-benar menuntut kesiapan yang matang.
Bahkan setelah menjadi PNS pun, tanggung jawab yang diemban tidak kecil dan membutuhkan konsistensi serta profesionalisme dalam bekerja.
Namun di sisi lain, hal tersebut sebanding dengan fasilitas, stabilitas, dan jenjang karier yang bisa didapatkan setelah resmi menjabat.
Jadi, jika Anda semakin tertarik untuk lolos CPNS pada formasi Sandiman Ahli Pertama, Anda perlu mempersiapkan diri dengan serius sejak awal.
Karena pada kenyataannya, banyak peserta yang gugur bukan karena tidak mampu, tetapi karena persiapannya belum cukup terarah untuk menghadapi ketatnya persaingan.
Oleh karena itu, ASN Institute hadir dengan bimbel CPNS untuk membantu persiapan Anda lebih terstruktur dan efektif.
Anda akan mendapatkan akses ke tryout simulasi CAT yang mendekati kondisi ujian sebenarnya, video pembelajaran yang disusun secara sistematis, serta materi bacaan yang ringkas dan mudah dipahami sehingga lebih efisien untuk dipelajari.
Selain itu, tersedia juga latihan soal lengkap dengan pembahasan yang mendalam agar Anda tidak hanya menghafal jawaban, tetapi benar-benar memahami pola soalnya.
Anda juga bisa mengikuti kelas live streaming bersama mentor berpengalaman yang akan membantu menjelaskan strategi pengerjaan soal secara lebih efektif.
Dengan persiapan yang lebih matang dan latihan yang konsisten, peluang Anda untuk lolos seleksi CPNS formasi Sandiman Ahli Pertama tentu dapat dimaksimalkan.
Penutup
Nah, sekarang Anda sudah punya gambaran yang lebih jelas soal tugas sandiman ahli pertama.
Jabatan ini mencakup tiga bidang kerja utama yaitu pengamanan informasi, pengamanan siber, dan persandian, dengan kegiatan yang terbagi antara tata kelola dan layanan.
Terbuka untuk lulusan S1 atau D4 yang relevan, jabatan ini bisa menjadi pilihan karier yang menjanjikan jika Anda memang tertarik di bidang keamanan siber pemerintah. Semoga informasi ini membantu Anda dalam mempersiapkan langkah selanjutnya.
Referensi: Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembinaan Kepegawaian Jabatan Fungsional Sandiman.






