8 Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Apa Saja? Ini Daftar Lengkapnya!

tes kesehatan sekolah kedinasan apa saja
DAFTAR ISI

Bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri masuk sekolah kedinasan, Anda mungkin bertanya-tanya tes kesehatan sekolah kedinasan apa saja yang harus dilewati dan apa standar kelulusannya? 

Banyak calon peserta yang sudah lolos seleksi administrasi dan SKD justru gugur di tahap ini karena tidak tahu apa yang diperiksa, apalagi batas nilai yang diterima. 

Nah, artikel ini akan membahas tuntas mengenai rincian setiap jenis pemeriksaan tes kesehatan kampus kedinasan, standar umumnya, hingga cara mempersiapkan diri.

Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Apa Saja?

tes kesehatan sekolah kedinasan apa saja
Sumber: seva.id

Sebelum membahas terkait jenis tesnya, Anda mungkin sempat bertanya-tanya mengenai mengapa sebetulnya sekolah kedinasan mewajibkan tes kesehatan.

Jadi, ada tiga alasan utama mengapa tes kesehatan ini diwajibkan. Pertama, untuk menyaring calon yang memiliki penyakit serius yang bisa mengganggu tugas di lapangan. 

Kedua, untuk memastikan calon peserta tidak memiliki kebiasaan hidup yang merusak, seperti penggunaan narkoba yang terdeteksi lewat tes urine dan darah. 

Ketiga, untuk memastikan bahwa mereka yang nantinya mengabdi kepada negara benar-benar dalam kondisi prima, baik fisik maupun mental.

Lantas, tes kesehatan sekolah kedinasan meliputi apa saja? Jadi, terdapat dua tahap besar, yaitu pemeriksaan bagian luar tubuh dan pemeriksaan bagian dalam tubuh. 

Tahap pertama mencakup kondisi fisik yang bisa diamati langsung, sedangkan tahap kedua melibatkan pemeriksaan laboratorium dan medis yang lebih mendalam. Berikut rincian lengkapnya, termasuk standar umum dan cara persiapannya.

1. Pemeriksaan Fisik Umum (Antropometri)

Pemeriksaan ini mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, dan kalkulasi Indeks Massa Tubuh (IMT). 

Selain itu, postur tubuh juga diperiksa secara menyeluruh, termasuk ada tidaknya kelainan seperti skoliosis, bentuk kaki O atau X, varises, dan kondisi telapak kaki.

IMT ideal yang diterima umumnya berada di rentang 18,5 hingga 25,0. Beberapa sekolah kedinasan, terutama yang berorientasi militer atau fisik seperti IPDN dan Poltekip, juga memiliki batas minimum tinggi badan. 

Untuk pria umumnya minimal 160 cm, untuk perempuan minimal 155 cm, meski ini bisa berbeda antar instansi. Varises berat dan skoliosis tergolong sebagai kondisi yang bisa menggugurkan.

Agar memenuhi syarat pada tes ini, Anda bisa mulai menjaga pola makan dan olahraga secara konsisten setidaknya tiga bulan sebelum seleksi. 

Jangan coba menurunkan berat badan secara drastis mendekati hari tes karena justru bisa mempengaruhi hasil pemeriksaan lain seperti tes darah.

2. Pemeriksaan Mata: Visus dan Buta Warna

image 3
8 Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Apa Saja? Ini Daftar Lengkapnya! 5

Ada dua hal yang diperiksa secara terpisah, yaitu ketajaman penglihatan (visus) dan tes buta warna.

Ketajaman penglihatan diukur untuk jarak jauh maupun dekat. Jika Anda memiliki mata minus, petugas akan mencatat angkanya dan mengevaluasi apakah masih dalam batas toleransi.

Untuk visus, toleransi minus umumnya berbeda antar instansi. STAN dan STIS cenderung lebih longgar, sementara sekolah kedinasan berbasis kemiliteran atau transportasi bisa lebih ketat, bahkan mensyaratkan visus normal tanpa koreksi. 

Untuk buta warna, baik total maupun parsial, hampir seluruh sekolah kedinasan menjadikannya sebagai alasan gugur otomatis.

Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, cek kondisi mata Anda terlebih dahulu ke dokter spesialis mata. 

Pastikan Anda mengetahui angka minus Anda dan bandingkan dengan syarat instansi yang dituju. Untuk buta warna, sayangnya tidak ada cara medis untuk mengubahnya.

3. Pemeriksaan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan)

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi kondisi seperti polip hidung, infeksi kronis pada telinga bagian tengah, gangguan pendengaran, atau kelainan pada tenggorokan.

Kondisi yang umumnya menjadi alasan gugur antara lain polip hidung yang cukup besar, infeksi kronis pada telinga tengah (otitis media kronis), dan gangguan pendengaran signifikan. 

Kondisi ringan yang masih bisa diobati biasanya tidak langsung menggugurkan, tergantung kebijakan instansi.

Jika Anda memiliki riwayat infeksi telinga berulang atau sering mengalami sinusitis, segera konsultasikan ke dokter THT jauh sebelum seleksi. Jangan biarkan kondisi yang sebenarnya bisa ditangani justru menghambat Anda.

4. Pemeriksaan Gigi dan Mulut

biaya tes kesehatan sekolah kedinasan
Sumber: antaranews.com

Pemeriksaan gigi dalam rikkes kedinasan biasanya bersifat menyeluruh meski tidak invasif. Yang dicek meliputi gigi berlubang, gigi keropos, kondisi tambalan, kebersihan gigi, dan kesehatan gusi.

Gigi berlubang yang belum ditangani, hiperplasia gigi berat, atau kondisi gusi yang parah bisa menjadi catatan negatif. Tambalan yang sudah ada dan dalam kondisi baik umumnya tidak menjadi masalah.

Idealnya Anda melakukan perawatan gigi rutin setidaknya dua hingga tiga bulan sebelum seleksi. Jika ada gigi berlubang, segera tambal. Jangan biarkan masalah gigi yang sebenarnya mudah ditangani menjadi hambatan.

5. Tes Laboratorium: Darah dan Urine

Tes kesehatan sekdin pada bagian ini mencakup dua jenis pemeriksaan yang berbeda tujuannya.

Tes darah (hematologi) dilakukan secara menyeluruh untuk mendeteksi berbagai kondisi, mulai dari kadar hemoglobin, leukosit, kolesterol, asam urat, hingga gula darah. Kondisi serius seperti leukemia, HIV/AIDS, atau penyakit ginjal akan terdeteksi di sini.

Tes urine dilakukan untuk mendiagnosis penyakit seperti diabetes, infeksi saluran kemih, kelainan ginjal, dan yang paling krusial, deteksi narkoba. 

Jika hasil tes urine menunjukkan adanya zat terlarang, Anda akan langsung gugur tanpa pengecualian dan tanpa toleransi.

Kadar hemoglobin normal untuk pria umumnya 13,5 hingga 17,5 g/dL, untuk perempuan 12 hingga 15,5 g/dL. Gula darah puasa idealnya di bawah 100 mg/dL. Tekanan darah dan kadar kolesterol juga akan dievaluasi dalam konteks keseluruhan hasil pemeriksaan.

Jadi, perbanyak konsumsi air putih, buah, dan sayuran setidaknya beberapa minggu sebelum tes. Hindari makanan tinggi lemak, gula berlebih, dan tentu saja semua jenis zat terlarang. 

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, informasikan kepada dokter pemeriksa karena beberapa obat bisa memengaruhi hasil laboratorium.

6. Pemeriksaan Jantung dan Paru-paru

Dua organ vital ini diperiksa melalui dua metode berbeda. Rontgen thorax digunakan untuk melihat kondisi paru-paru secara keseluruhan, sedangkan EKG (Elektrokardiogram) digunakan untuk memantau aktivitas listrik jantung.

Penyakit yang umumnya menjadi alasan gugur antara lain kelainan jantung bawaan, asma berat, tuberkulosis aktif, dan kondisi paru-paru kronis lainnya. 

Riwayat asma ringan yang sudah terkontrol tidak selalu menggugurkan, tergantung kebijakan instansi dan penilaian dokter.

Tipsnya, jaga pola hidup sehat dan hindari paparan asap rokok secara aktif maupun pasif. Jika Anda memiliki riwayat masalah jantung atau paru-paru, konsultasikan dulu ke dokter spesialis untuk mendapatkan gambaran kondisi terkini sebelum mendaftar.

7. Pemeriksaan Tekanan Darah dan Nadi

tes kesehatan sekolah kedinasan apa saja
Sumber: onemedstore.id

Tekanan darah diukur untuk memastikan Anda tidak mengalami hipertensi maupun hipotensi.

Tekanan darah ideal yang umumnya menjadi patokan adalah di kisaran 120/80 mmHg. Hipertensi (di atas 140/90 mmHg) atau hipotensi signifikan bisa menjadi alasan gugur atau setidaknya menjadi catatan serius dalam evaluasi medis.

Hindari begadang, stres berlebih, konsumsi kafein berlebihan, dan makanan tinggi garam setidaknya satu minggu sebelum pemeriksaan. Istirahat yang cukup di malam sebelum hari tes sangat berpengaruh pada hasil tekanan darah Anda.

8. Tes Kesehatan Jiwa (Psikiatri)

Ini komponen yang jarang dibahas tapi mulai diberlakukan di beberapa instansi kedinasan. Tes kesehatan jiwa berbeda dengan psikotes yang menilai kepribadian atau kemampuan kognitif. 

Pemeriksaan ini lebih spesifik ke arah klinis, untuk mendeteksi apakah calon peserta memiliki gangguan psikiatris yang bisa mengganggu kapasitasnya sebagai aparatur negara.

Kondisi seperti gangguan bipolar, psikosis, atau gangguan kepribadian berat umumnya menjadi alasan gugur. 

Riwayat depresi atau kecemasan ringan yang sudah tertangani tidak selalu otomatis menggugurkan, meski ini sangat bergantung pada kebijakan masing-masing instansi.

Tidak ada cara khusus untuk “mempersiapkan” tes ini selain menjaga kesehatan mental secara keseluruhan. 

Pastikan Anda datang dalam kondisi tidak kelelahan, tidak dalam tekanan berat, dan cukup tidur. Jika Anda memiliki riwayat konsultasi psikiatri, tidak perlu disembunyikan, tapi pahami dulu ketentuan instansi yang Anda tuju.

Terkait biaya tes kesehatan sekolah kedinasan, pemeriksaan ini umumnya diselenggarakan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk panitia. 

Biayanya bervariasi tergantung instansi dan kebijakan tahun berjalan, sebagian ditanggung panitia, sebagian dibebankan ke peserta. Selalu cek pengumuman resmi dari instansi yang Anda tuju untuk informasi yang akurat.

Nah, setelah memahami tes kesehatan sekolah kedinasan apa saja beserta standar dan cara persiapannya, jangan lupa kalau tes kesehatan hanyalah salah satu dari beberapa tahapan seleksi yang harus dilewati.

Artinya, mempersiapkan kondisi fisik saja tidak cukup. Kemampuan akademis dan pemahaman materi SKD Anda juga harus dipersiapkan secara bersamaan dan dengan keseriusan yang sama.

SKD berlaku hampir di seluruh sekolah kedinasan dan menjadi gerbang pertama sebelum Anda bahkan bisa sampai ke tahap tes kesehatan. 

Oleh karena itu, ASN Institute hadir dengan bimbel kedinasan yang mencakup puluhan sesi live class via Zoom dan Google Meet dengan mentor berpengalaman di bidangnya, ratusan video pembelajaran yang selalu diperbarui mengikuti pola soal terbaru, lebih dari tiga puluh paket tryout premium untuk mengukur kesiapan Anda secara berkala, ribuan bank soal latihan untuk TWK, TIU, dan TKP, serta simulasi ujian CAT yang menyerupai kondisi ujian sesungguhnya. 

Seluruh materi bisa diakses secara fleksibel kapan saja dan dari mana saja, baik melalui platform web maupun aplikasi Android sehingga persiapan Anda akan lebih maksimal!


Penutup

Demikian penjelasan mengenai tes kesehatan sekolah kedinasan apa saja beserta standar dan persiapannya. 

Jangan tunggu pengumuman seleksi baru mulai berbenah karena banyak kondisi yang membutuhkan waktu untuk diperbaiki, mulai dari berat badan, kondisi gigi, hingga kadar darah. 

Mulai persiapan fisik Anda dari sekarang, dan pastikan persiapan akademis Anda juga berjalan beriringan. Semangat selalu dan semoga sukses ya!

Referensi

SINDOnews Edukasi. Jenis Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan yang Perlu Calon Mahasiswa Ketahui.

Halodoc. Alasan Pemeriksaan Fisik untuk Sekolah Ikatan Dinas Itu Penting.

MauKuliah.id. Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan.

Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru