Angin segar berhembus bagi puluhan ribu tenaga inti di garda terdepan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) akan melaksanakan pelantikan PPPK BGN bagi 32.000 pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 1 Februari 2026 mendatang.
Sebelumnya, BGN telah mengangkat 2.080 pegawai pada 1 Juli 2025. Kini giliran 32.000 pegawai yang siap dilantik awal Februari.
Kabar yang lebih menggembirakan lagi, Badan Gizi Nasional (BGN) kabarkan akan segera membuka pendaftaran Tahap 3 dan 4 dengan total formasi mencapai 64.920 posisi.
32 Ribu Pelantikan Seleksi PPPK BGN Tahap 2 Per 1 Februari 2026

Kepala BGN Dadan Hindayana mengumumkan dengan tegas bahwa 32.000 pegawai SPPG diangkat PPPK per 1 Februari 2026. Mereka yang lolos memang sudah melewati serangkaian tes yang objektif.
“Pada tahap 2 kami sudah melakukan seleksi sebanyak 32 ribu dan mereka sudah melakukan pendaftaran, kemudian tes dengan komputer,” jelas Dadan pada Senin, 19/1/2026.
Dari 32.000 formasi PPPK BGN Tahap 2 tersebut, komposisinya terbagi menjadi dua. Sebanyak 31.250 formasi dialokasikan untuk jabatan kepala SPPG, sementara 750 formasi sisanya diperuntukkan bagi tenaga ahli gizi dan akuntan.
Perlu dipahami dengan jelas bahwa tidak semua pekerja di SPPG mendapat status PPPK. Relawan yang turut membantu operasional dapur tidak termasuk dalam skema pengangkatan ini.
Dadan menjelaskan bahwa relawan merupakan komponen dari mitra SPPG, bukan pegawai inti BGN.
Jadi, hanya tiga posisi inti di setiap SPPG yang dipastikan mendapat status PPPK, yaitu kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan.
“Hampir seluruh kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang sudah lama beroperasi nanti akan jadi ASN PPPK per tanggal 1 Februari,” kata Dadan.
Ketiga posisi tersebut yang akan bertanggung jawab dalam memastikan standar nutrisi, pengelolaan keuangan, dan operasional dapur MBG berjalan sesuai aturan.
“Sementara yang baru-baru, nanti akan dibuka tes lebih lanjut,” tambah Dadan mempertegas.





