Secara umum, lama pendidikan PPG berbeda tergantung jenis programnya, apakah Anda calon guru yang belum mengajar atau guru yang sudah aktif di kelas.
Artikel ini membahas secara lengkap lama pendidikan PPG untuk kedua jalur beserta tahapan dan faktor yang memengaruhinya.
Dengan mengetahui lama pendidikan PPG sejak awal, Anda bisa mempersiapkan waktu, kondisi keluarga, dan komitmen dengan lebih matang.
Berapa Lama Pendidikan PPG?
Ada dua jenis program PPG yang berlaku saat ini, yaitu PPG Prajabatan untuk calon guru dan PPG Dalam Jabatan untuk guru yang sudah aktif mengajar.
PPG Prajabatan berlangsung selama dua semester atau sekitar satu tahun. Selama periode ini, peserta menjalani berbagai kegiatan pembelajaran yang mencakup teori, praktik, dan pengalaman lapangan.
Sementara itu, untuk PPG Dalam Jabatan, durasinya lebih singkat. Masa studi PPG Daljab relatif singkat dibandingkan Prajabatan, biasanya sekitar 3 hingga 6 bulan, tergantung kebijakan LPTK. Program menggunakan kombinasi daring dan luring agar lebih fleksibel bagi guru aktif.
Perlu dicatat bahwa durasi ini bisa berubah mengikuti kebijakan pemerintah. Sebagai contoh, untuk PPG Dalam Jabatan yang diselenggarakan Kementerian Agama, durasi program kini lebih fleksibel, hanya berlangsung selama 49 hari, lebih singkat dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 3 hingga 4 bulan.
Perubahan seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah terus menyesuaikan skema pelaksanaan PPG dari waktu ke waktu.
Apa Saja Tahapan dalam Pendidikan PPG?
Setiap tahap memiliki tujuan yang berbeda dan saling berkaitan hingga peserta dinyatakan lulus dan berhak menerima sertifikat pendidik.
Pendalaman Materi
Tahap ini adalah titik awal dalam proses pendidikan PPG. Kegiatan pendalaman materi dilakukan dalam bentuk pembelajaran modul yang mencakup aspek pedagogik dan profesional, serta diakhiri dengan tes akhir modul.
Tujuan tahap ini adalah memastikan peserta memiliki landasan teori yang kuat sebelum terjun langsung ke sekolah. Bagi peserta PPG Dalam Jabatan, tahap ini juga mencakup rekognisi pengalaman mengajar yang sudah dimiliki sebelumnya.
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Setelah pendalaman materi, peserta memasuki tahap praktik mengajar secara langsung. Pada tahap ini, peserta ditempatkan di sekolah mitra untuk praktik mengajar di bawah supervisi guru pamong, disertai lokakarya untuk microteaching dan penyusunan perangkat pembelajaran.

