22 Pangkat Akpol Lengkap Dari Tamtama hingga Perwira

pangkat akpol
DAFTAR ISI

Akademi Kepolisian (AKPOL) merupakan lembaga pendidikan formal yang bertujuan untuk mencetak calon pemimpin Polri di masa depan.

Para taruna dan taruni yang menjalani pendidikan di AKPOL tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang kepolisian, tetapi juga dengan nilai-nilai kepemimpinan dan integritas.

Sejalan dengan proses pendidikan tersebut, para taruna dan taruni juga melewati serangkaian kenaikan pangkat akpol yang merupakan bagian penting dari struktur organisasi dan hierarki di kepolisian.

Pangkat Akpol Dari Terendah Sampai Tertinggi

Dalam hierarki kepolisian, pangkat akpol atau Akademi Kepolisian memiliki sejumlah tingkatan yang mencerminkan jenjang karir dari yang terendah hingga tertinggi.

Dimulai dari pangkat terendah, Tamtama, para calon perwira polisi melalui proses pendidikan di Akpol dan dapat mencapai pangkat tertinggi, yakni perwira tinggi.

Berikut adalah urutan pangkat Akpol dari terendah hingga tertinggi.

Pangkat Tamtama Akpol

Tamtama merupakan pangkat akpol paling dasar dalam kepolisian. Seorang anggota Polisi dengan pangkat Tamtama bertanggung jawab sebagai prajurit kepolisian yang melaksanakan tugas khusus sesuai arahan dari kepolisian.

Anggota kepolisian pada pangkat ini dituntut untuk memiliki tingkat loyalitas yang tinggi dan kesiapan untuk melaksanakan perintah dari atasan.

Secara internasional, anggota kepolisian pada tingkat ini umumnya disebut sebagai perwira pribadi. 

a. Tamtama

Tamtama sebagai golongan pangkat akpol atau kepolisian yang paling rendah, memiliki jenjang sebagai berikut.

Bhayangkara Dua (Bharada)

Pada masa lalu memiliki nama yang serupa dengan pangkat Prajurit Dua di TNI. Namun, seiring berjalannya waktu, untuk membedakan dan mempertegas identitas, nama pangkat ini diubah menjadi Bhayangkara Dua (Bharada).

pangkat akpol
Source image: Channel Youtube Daftar Populer

Peranannya melibatkan fungsi sebagai penengah dalam penyelesaian konflik agama dan berbagai konflik antarsuku yang terjadi di tengah masyarakat.

Bhayangkara Satu (Bharatu)

Merupakan pangkat yang berada satu tingkat diatas Bharada. Sebelum tahun 2001, pangkat ini dikenal dengan nama Prajurit Satu.

Nama ini memiliki kesamaan dengan tingkat kemiliteran Indonesia yang termasuk dalam militer paling kuat di Asia Tenggara.

Bhayangkara Kepala (Bharaka)

Awalnya dikenal dengan sebutan Praka (Prajurit Kepala) hingga tahun 2001, yang mirip dengan pangkat di bidang militer.

Namun, kemudian, nama pangkat ini diubah menjadi Bharaka. Tanda kepangkatan untuk jabatan ini ditandai dengan tiga garis miring berwarna merah.

b. Tamtama Kepala

Kepala Tamtama merupakan golongan pangkat akpol atau kepolisian setelah Tamtama. Berikut jenjangnya dari yang terendah hingga yang tertinggi

Ajun Brigadir Dua (Abripda)

Ajun Brigadir Dua, yang juga dikenal dengan sebutan Abripda, telah mengalami dua kali perubahan nama, sejalan dengan perubahan yang terjadi pada pangkat-pangkat di atasnya dalam hierarki kepolisian.

Pangkat ini ditandai dengan lambang berupa tanda V terbalik berwarna merah.

Ajun Brigadir Satu (Abriptu)

Ajun Brigadir Satu pada awalnya dikenal sebagai Kopral Satu dan saat ini menempati posisi di bawah Abripol dalam struktur pangkat kepolisian.

Ajun Brigadir Polisi (Abripol)

Nama Abripol sebenarnya telah mengalami dua kali perubahan. Awalnya, disebut sebagai Kopral Kepala, kemudian diubah menjadi Bhayangkara Utama I.

Saat ini, pangkat tertinggi dalam kategori Tamtama adalah Ajun Brigadir Polisi, tetapi tetap berada di bawah tingkat pangkat Bintara.

Pangkat Bintara Akpol

a. Brigadir

Jika pernah mengurus SIM atau melaporkan suatu perkara, maka Anda tengah berinteraksi dengan polisi yang berada pada tingkat Bintara.

Polisi di tingkatan ini dianggap sebagai tulang punggung dalam kesatuan militer kepolisian.

Peran mereka sangat penting dalam menghubungkan antara polisi Tamtama dan Perwira, terutama dalam aspek operasional.

Umumnya, pelatih dalam instansi Polri berasal dari golongan Bintara untuk merekrut aparat yang memiliki profesionalisme tinggi.

Pada tingkatan ini, urutan pangkat polisi brigadir dari yang terendah hingga tertinggi adalah sebagai berikut.

Brigadir Polisi Dua (BRIPDA) 

Memiliki posisi setara dengan Sersan Dua dalam struktur kepolisian, mencerminkan tingkatannya dalam hierarki pangkat.

Brigadir Polisi Satu (BRIPTU) 

Menempati posisi di bawah Brigadir Polisi (BRIGPOL) dan di atas Brigadir Polisi Dua (BRIPDA) dalam hierarki kepolisian.

Brigadir Polisi (BRIGPOL) 

Memiliki tugas untuk memastikan bahwa polisi yang berada di bawah tingkatannya menjalankan tugas dengan tertib dan konsisten.

Brigadir Polisi Kepala (BRIPKA) 

pangkat akpol dari terendah sampai tertinggi
Source image: Channel Youtube Daftar Populer

Merupakan pangkat tertinggi dalam pangkat Brigadir. Pada tingkat ini, perannya melibatkan pengawasan dan kontrol terhadap semua anggota brigadir yang berada di bawah kepemimpinannya.

b. Bintara Tinggi

Dalam struktur Kepolisian Republik Indonesia, tingkatan Bintara Tinggi berada di bawah Perwira Pratama dan berada pada posisi setingkat di atas Bintara.

Jenjang ini terdiri dari dua pangkat akpol atau polisi, yaitu Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) dan Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda).

Bintara Tinggi memiliki peran sebagai perpanjangan tangan perwira untuk melaksanakan perintah langsung dari atasan.

Para anggota Bintara Tinggi diharapkan memiliki kemampuan pengembangan diri yang baik, pengalaman lapangan yang memadai, pengetahuan yang tinggi untuk mencapai misi yang diemban, serta kesiapan moral dan mental yang kuat.

Berikut ini jenjangnya:

Ajun Inspektur Polisi Dua (AIPDA) 

Memiliki tugas membantu kepentingan Letnan Satu. Lambang pangkat ini adalah huruf V terbalik.

Sebagai seorang Bintara Tinggi, AIPDA dianggap sebagai senior di antara anggota Bintara, sehingga diharapkan mampu memberikan bantuan kepada Bintara dalam mengatasi konflik baik yang bersumber dari internal maupun eksternal.

Ajun Inspektur Satu (AIPTU) 

Memiliki tugas untuk memberikan bantuan kepada Letnan Satu. Lambang dari pangkat akpol ini terdiri dari huruf V terbalik yang saling terhubung, menciptakan tampilan yang mirip ombak di lautan.

Warna yang mewakili pangkat ini adalah perak. Sebagai seorang polisi dengan pangkat AIPTU, diperlukan kemampuan untuk merealisasikan perintah menjadi tindakan dengan efektif, fokus, efisien, dan tepat sasaran.

Pangkat Perwira Akpol

a. Perwira Pertama

Pangkat akpol Perwira merupakan jajaran tertinggi dalam hierarki Kepolisian Republik Indonesia. Pada jenjang Perwira Pertama terdapat tiga pangkat, yaitu sebagai berikut.

Inspektur Polisi Dua (IPDA) 

Pangkat ini dapat bekerjasama dengan Aipda dalam menjalankan tugasnya. Dalam konteks kemiliteran, pangkat IPDA setara dengan Letnan Dua. Lambang IPDA adalah satu balok berwarna emas.

Inspektur Polisi Satu (IPTU) 

Memiliki lambang berupa dua balok emas. Dalam konteks kemiliteran, pangkat IPTU setara dengan Letnan Satu.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) 

Merupakan pangkat akpol yang menduduki posisi paling tinggi dalam jenjang Perwira Pertama. Tugas utamanya melibatkan pengendalian kinerja dari bawahannya, dan sebagai seorang senior bagi dua Komisaris lainnya.

Jika Komisaris bisa dibandingkan dengan Letnan dalam TNI, maka AKP setara dengan pangkat Kapten. Lambang dari pangkat ini terdiri dari tiga balok berwarna emas.

b. Perwira Menengah

Perwira menengah terdiri dari pangkat yati Komisaris Polisi, Ajun Komisaris Besar Polisi dan Komisi Besar Polisi.

Komisaris Polisi (KOMPOL) 

Memiliki lambang berupa satu diamond berwarna emas.

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)

Sering juga disebut sebagai superintendent, memiliki tugas yang biasanya didukung oleh Komisaris Polisi atau Kompol. Lambang pangkat ini ditandai dengan dua diamond berwarna emas.

Komisaris Besar Polisi (KOMBESPOL)

Merupakan pangkat yang paling tinggi pada jenjang Perwira Menengah. Pangkat ini memiliki senioritas di atas superintendent.

c. Perwira Tinggi

Posisi tertinggi dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah Perwira Tinggi.

Pangkat-pangkat akpol yang termasuk dalam tingkatan ini meliputi Brigadir Jenderal Polisi, Inspektur Polisi, Komisaris Jenderal Polisi lalu Jenderal Polisi.

Brigadir Jenderal Polisi (BRIGJEN) 

Menempati posisi paling awal dalam golongan perwira tinggi. Polisi yang memiliki pangkat Brigjen dapat menjabat sebagai Kapolda atau pemimpin tertinggi kepolisian daerah. Brigjen memiliki pangkat yang ditandai dengan simbol bintang satu.

Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) 

pangkat akpol tertinggi
Source image: Channel Youtube Daftar Populer

Menduduki posisi yang lebih tinggi dari Brigadir Jenderal Polisi. Polisi yang memegang pangkat Irjen dapat menjabat dalam posisi penting, seperti menjadi pemimpin tertinggi kepolisian daerah (Kapolda). Lambang pangkat Irjen adalah dua bintang berwarna emas.

Komisaris Jenderal Polisi (KOMJEN)

Polisi yang memiliki pangkat Komjen, menjabat dalam posisi yang sangat penting dalam hierarki kepolisian. Secara umum, Komjen dapat menduduki jabatan-jabatan seperti Kepala BNN, Wakapolri, hingga Kabaintelkam. Lambang yang dikenakan oleh polisi berpangkat Komjen adalah tiga bintang berwarna emas.

Jenderal Polisi

Jenderal Polisi menempati posisi puncak dalam struktur kepolisian, dan lambang yang dikenakan oleh mereka adalah empat bintang berwarna emas.

Simbol ini tidak hanya mencerminkan tingkatan pangkat, tetapi juga merupakan tanda kehormatan yang menunjukkan bahwa seorang Jenderal memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting dan berat.

Ebook Gratis!!

download ebook contoh soal CPNS 2021

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan terbaru  langsung di Email-mu

ASN Institute Admin
ASN Institute Admin
Admin ASN Institute khusus untuk website. Jika ada kendala atau pertanyaan terkait bimbel Kami, jangan malu bertanya ya :)
Subscribe
Notify of
guest

1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Sayangnya di tahun 2024 ini peraturannya tetap sama, lulusan SMK masih belum dapat mendaftar sebagai taruna di Akpol dan menjadi perwira polisi. […]