Ini 5 Tugas Surveyor Pemetaan Ahli Pertama Menurut Permenpan RB
Oleh Ayu Dinar Pebrina
••
7 min baca
surveyor pemetaan ahli pertama adalah
Bagi Anda yang berencana mengikuti seleksi CPNS, memahami tugas dari setiap formasi yang tersedia merupakan langkah penting sebelum menentukan pilihan.
Jika Anda sedang mengincar formasi Surveyor Ahli Pertama, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja tanggung jawab yang akan dijalankan dalam jabatan tersebut.
Oleh karena itu, artikel ini akan membahas berbagai tugas Surveyor Pemetaan Ahli Pertama yang perlu Anda pahami sebelum mendaftar pada formasi ini.
Apa Itu Surveyor Pemetaan Ahli Pertama?
Sumber: cdn.grid.id
Sebelum masuk ke uraian tugas, penting untuk Anda pahami dulu apa itu surveyor pemetaan ahli pertama.
Surveyor pemetaan ahli pertama adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjalankan fungsi teknis dalam penyelenggaraan informasi geospasial (IG) dan pembinaan informasi geospasial, dengan jenjang keahlian yang berada di tingkat paling dasar dalam kategori keahlian. Di atas jenjang ini masih ada Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama.
Jabatan ini termasuk dalam klasifikasi rumpun arsitek, insinyur, dan yang berkaitan. Artinya, bidang kerjanya bersifat teknis dan membutuhkan latar belakang keilmuan yang relevan, seperti survei pemetaan, kebumian, rekayasa, atau informatika.
Berbeda dengan kategori keterampilan yang lebih banyak bergerak di tataran operasional dan teknis lapangan, jenjang surveyor pemetaan ahli pertama berperan dalam proses identifikasi dan analisis.
Tugas Surveyor Pemetaan Ahli Pertama
Sumber: jpnn.com
Berdasarkan Pasal 7 PermenPANRB Nomor 22 Tahun 2023, tugas surveyor pemetaan ahli pertama mencakup pelaksanaan identifikasi di berbagai bidang kegiatan penyelenggaraan informasi geospasial. Secara spesifik, ruang lingkup kegiatan jenjang ini meliputi lima area utama.
Berikut adalah penjelasan masing-masing tugas tersebut:
1. Identifikasi Perencanaan Penyelenggaraan Informasi Geospasial
Tugas pertama dalam uraian tugas surveyor pemetaan ahli pertama adalah melakukan identifikasi terhadap perencanaan penyelenggaraan IG.
Artinya, seorang Surveyor Pemetaan Ahli Pertama berperan dalam tahap awal proses kerja, yaitu mengenali dan memetakan kebutuhan serta kondisi yang relevan sebelum sebuah kegiatan penyelenggaraan IG dilaksanakan.
Identifikasi ini bukan pekerjaan sepele. Data yang dihasilkan dari tahap ini menjadi dasar bagi jenjang yang lebih tinggi, seperti Ahli Muda dan Ahli Madya, untuk melakukan analisis dan penyusunan rencana yang lebih matang.
Tanpa identifikasi yang tepat, seluruh proses perencanaan berisiko meleset dari kebutuhan nyata di lapangan.
2. Survei dan Akuisisi Data Geospasial
Tugas kedua adalah terlibat dalam kegiatan survei dan akuisisi Data Geospasial (DG). Data Geospasial sendiri didefinisikan dalam peraturan ini sebagai data tentang lokasi geografis, dimensi atau ukuran, serta karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi.
Pada tahap ini, seorang surveyor pemetaan ahli pertama ikut berperan dalam proses pengumpulan data dari berbagai sumber, baik melalui pengamatan lapangan maupun metode teknis lainnya.
Kualitas data yang dikumpulkan pada tahap ini sangat menentukan akurasi informasi geospasial yang dihasilkan kemudian.
3. Pemrosesan Data Geospasial dan Informasi Geospasial
Setelah data terkumpul, tahap berikutnya adalah pemrosesan. Dalam ruang lingkup tugas surveyor pemetaan ahli pertama, pemrosesan DG dan IG berarti ikut serta dalam kegiatan pengolahan data mentah menjadi informasi yang lebih terstruktur dan siap pakai.
Informasi Geospasial, sebagaimana didefinisikan dalam peraturan ini, adalah Data Geospasial yang sudah diolah sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian.
Peran Ahli Pertama di sini adalah memastikan proses pengolahan tersebut berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
4. Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial
Informasi geospasial yang sudah selesai diproses tidak langsung berguna kalau tidak dikelola dan disebarluaskan dengan baik.
Oleh karena itu, surveyor pemetaan ahli pertama terlibat dalam proses pengelolaan IG agar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang membutuhkan, baik di lingkungan pemerintah maupun publik.
Ini termasuk memastikan data tersimpan dengan benar, dapat ditemukan kembali dengan mudah, dan disebarluaskan melalui kanal yang tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengelolaan yang buruk pada tahap ini bisa menyebabkan informasi geospasial yang sudah susah payah dibuat menjadi tidak termanfaatkan secara optimal.
5. Dukungan Pembinaan Penyelenggaraan dan Pelaksana IG
Tugas kelima adalah memberikan dukungan terhadap pembinaan penyelenggaraan dan pelaksana IG.
Di jenjang Ahli Pertama, perannya dalam pembinaan masih bersifat dukungan, bukan memimpin atau mengevaluasi.
Dukungan yang dimaksud bisa berupa penyiapan bahan, pengumpulan data, atau membantu pelaksanaan kegiatan pembinaan yang dikoordinasikan oleh jenjang yang lebih tinggi.
Demikian penjelasan mengenai berbagai tugas Surveyor Ahli Pertama yang perlu Anda pahami sebelum mendaftar pada formasi ini.
Dari uraian di atas, terlihat bahwa jabatan ini tidak hanya berkaitan dengan kegiatan survei di lapangan, tetapi juga mencakup pengolahan data, analisis hasil pengukuran, hingga penyusunan laporan teknis yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan di instansi pemerintah.
Jika Anda tertarik mendaftar pada formasi Surveyor Ahli Pertama dalam seleksi CPNS, maka persiapan sejak sekarang menjadi langkah yang penting.
Persaingan seleksi CPNS setiap tahunnya semakin ketat, maka tanpa persiapan yang matang, peluang Anda untuk lolos tidak akan maksimal.
Oleh karena itu, untuk membantu proses belajar Anda menjadi lebih terarah, ASN Institute hadir dengan bimbingan belajar CPNS.
Anda akan mendapatkan akses ke tryout simulasi CAT, video pembelajaran, materi bacaan yang mudah dipahami, serta kelas live streaming bersama mentor berpengalaman.
Selain itu, tersedia juga latihan soal lengkap dengan pembahasan serta grup belajar yang memungkinkan Anda berdiskusi dan berbagi strategi belajar dengan peserta lainnya.
Dengan persiapan yang matang dan latihan soal yang konsisten, peluang Anda untuk lolos seleksi CPNS tentu akan semakin besar.
Penutup
Selain memperdalam pemahaman terhadap materi ujian, pastikan juga seluruh dokumen persyaratan telah Anda siapkan sejak awal.
Beberapa dokumen administrasi biasanya membutuhkan waktu dalam proses pengurusannya, sehingga menyiapkannya lebih awal dapat membantu Anda menghindari kendala saat masa pendaftaran dibuka.
Dengan persiapan materi yang matang, kelengkapan administrasi yang tertata dengan baik, serta kondisi fisik dan mental yang tetap terjaga, Anda akan lebih siap menghadapi seluruh tahapan seleksi CPNS pada formasi Surveyor Ahli Pertama.
Pertanyaan Seputar Ini 5 Tugas Surveyor Pemetaan Ahli Pertama Menurut Permenpan RB
Apa saja kualifikasi pendidikan untuk formasi Surveyor Pemetaan Ahli Pertama?+
Kualifikasi pendidikan yang umumnya dipersyaratkan adalah lulusan Sarjana (S-1) atau Diploma IV (D-IV) di bidang Teknik Geodesi, Teknik Geomatika, Geografi, Geografi Lingkungan, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Sains Informasi Geografi, atau bidang ilmu kebumian dan sains data spasial linier lainnya sesuai ketentuan formasi instansi.
Di instansi mana saja Surveyor Pemetaan Ahli Pertama ditempatkan?+
Jabatan fungsional ini dibuka secara luas di Badan Informasi Geospasial (BIG) selaku instansi pembina utama dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk tata ruang dan kadastral. Selain itu, formasi ini juga dibutuhkan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian ESDM, hingga dinas teknis pemerintah daerah (Bappeda dan Dinas Tata Ruang).
Apa perbedaan tugas Surveyor Pemetaan Ahli Pertama dengan jenjang Terampil?+
Surveyor Pemetaan Kategori Keterampilan (Terampil/Mahir) berfokus pada pekerjaan operasional lapangan seperti pengukuran terrestris langsung, operasional alat GPS/GNSS, dan plotting data dasar. Sedangkan Surveyor Pemetaan Ahli Pertama bertanggung jawab pada level manajerial data spasial, identifikasi kebutuhan survei, kontrol kualitas akuisisi data, integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG), hingga penyusunan telaah teknis geospasial.
Apa saja materi yang diujikan dalam SKB Surveyor Pemetaan Ahli Pertama?+
Materi SKB CAT mencakup kompetensi umum seputar Kebijakan Satu Peta (KSP), UU No. 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, dan PermenPAN-RB No. 22 Tahun 2023. Adapun kompetensi khusus menguji teori geodesi dasar, fotogrametri & UAV/drone mapping, penginderaan jauh (inderaja), kartografi digital, pengelolaan basis data geospasial, dan analisis geospasial tematik. Referensi: Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan, ditetapkan di Jakarta pada 27 Desember 2023 dan diundangkan pada 29 Desember 2023 dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1087.
Tim Ahli dan Pengembang Kurikulum ASN Institute yang berdedikasi menyusun materi, bank soal CAT terstandar, dan panduan komprehensif bagi calon aparatur sipil negara dan taruna kedinasan.
PERSIAPAN SELEKSI 2026/2027
Tingkatkan Peluang Kelulusan ASN & Kedinasan Anda
Ikuti bimbingan belajar komprehensif atau uji kemampuan melalui simulasi tryout CAT berbasis standar BKN di ASN Institute.