Bagi kalian yang menunggu pendaftaran CPNS 2023, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia (RI) memberikan gambaran formasi CPNS 2023 yang akan dibuka pada tahun ini.
Namun walaupun ada gambarannya, kalian perlu memahami tips memilih formasi CPNS agar mudah lulus persaingan ya.
Daftar Jabatan Fungsional yang Rutin Dibuka di Kementerian, Lembaga & Pemerintah Daerah
Meskipun kuota total seleksi CASN berfluktuasi setiap tahun, terdapat sejumlah rumpun jabatan fungsional yang hampir selalu dibuka karena perannya yang vital dalam mendukung operasional pemerintahan:
- Analis Kebijakan & Perencana: Dibutuhkan di Bappeda, Sekretariat Jenderal, dan biro perencanaan seluruh kementerian untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan.
- Pranata Komputer & Manggala Informatika: Formasi prioritas nasional guna mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan keamanan siber instansi.
- Auditor & Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD): Ditempatkan di Inspektorat Jenderal, BPKP, dan Inspektorat Daerah untuk pengawasan akuntabilitas keuangan negara.
- Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (PBJ): Jabatan tersertifikasi yang bertugas mengawal transparansi tender dan e-katalog pemerintah.
Tingkatkan peluang lolos formasi impian Anda dengan persiapan terstruktur bersama Bimbel CPNS ASN Institute serta asah kecepatan mengerjakan soal di Tryout Online ASN Institute.
Strategi Urutan Pengerjaan Soal dan Manajemen Energi Mental Ujian
Menghadapi 110 butir soal dalam durasi 100 menit membutuhkan strategi psikologis yang terencana matang. Mayoritas peserta yang gagal bukan karena tidak mampu menjawab, melainkan kehabisan waktu pada soal hitungan rumit di awal sesi.
Metode terbaik yang terbukti efektif adalah mengerjakan subtes TKP terlebih dahulu pada 30 menit pertama. Soal TKP tidak memiliki jawaban salah bernilai 0 (skor berkisar 1 sampai 5 poin), sehingga seluruh 45 butir wajib terjawab penuh saat fokus pikiran masih dalam kondisi prima.
Langkah selanjutnya adalah menyelesaikan 30 soal TWK dalam waktu 25 menit. Sisa waktu 45 menit didedikasikan sepenuhnya untuk 35 soal TIU yang memerlukan perhitungan numerik dan analisa silogisme. Jika menemukan soal hitungan yang membutuhkan waktu lebih dari 60 detik, segera lewati (skip) dan beri tanda untuk dikerjakan di akhir sesi.





