Apakah Anda memiliki ketertarikan yang mendalam pada matematika dan jago dalam hitung-hitungan? Atau mungkin Anda mendambakan kepastian karier setelah lulus kuliah? Jika ya, maka memilih Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) bisa menjadi keputusan yang sangat tepat untuk masa depan Anda.
Apalagi dengan status ikatan dinas, peluang untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan jauh lebih tinggi. Dan di artikel yang menarik ini, Anda akan menemukan semua informasi penting mengenai syarat masuk STIS serta cara pendaftaran STIS yang perlu Anda persiapkan dengan matang.
Mengenal STIS

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa dulunya, institusi pendidikan bergengsi ini bernama Akademi Ilmu Statistik (AIS). Politeknik Statistika STIS adalah sebuah perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan langsung dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Statusnya sebagai sekolah tinggi kedinasan inilah yang menjadi daya tarik utama, sebab Anda akan memiliki jaminan yang jauh lebih tinggi untuk langsung bekerja setelah diwisuda. Anda tidak perlu pusing memikirkan mencari pekerjaan, karena BPS sudah menanti.
Website resmi dari STIS bisa diakses disini https://stis.ac.id/
STIS memiliki 3 (tiga) pilihan program studi atau prodi, yaitu:
- Prodi Diploma III Statistika
- Prodi Diploma IV Statistika
- Prodi Diploma IV Komputasi Statistik
Syarat Masuk STIS
Mengingat STIS adalah sekolah kedinasan, standar yang diterapkan memang cukup tinggi.
Syarat masuk STIS ini terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu syarat umum yang berlaku untuk semua calon mahasiswa, dan syarat khusus untuk program afirmasi.
Memahami persyaratan ini adalah langkah awal yang krusial dalam proses pendaftaran masuk STIS.
Syarat Umum Masuk STIS
Untuk lebih jelasnya, simak dulu apa saja syarat umum untuk bisa mendaftar dan masuk STIS berikut ini.
- Sehat secara jasmani dan rohani (bisa atau layak beraktivitas dan bekerja indoor maupun di lapangan), serta bebas narkoba.
- Tidak buta warna total ataupun parsial. Bagi pengguna kacamata atau lensa kontak minus dan/atau plus, toleransi maksimal ukuran 6 dioptri.
- Merupakan lulusan atau siswa kelas XII SMA/MA bidang peminatan IPA/IPS, ataupun SMK/MAK bidang peminatan Teknik Komputer dan Informatika.
- Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80 (skala 1-100), atau 3,20 (skala 1,00-4,00) di ijazah atau rapor semester gasal kelas XII.
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun pada tanggal yang telah ditetapkan.
- Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama menempuh pendidikan di STIS hingga pengangkatan PNS.
- Tidak sedang mengikuti ikatan dinas dengan instansi lainnya.
- Bersedia mengikuti seluruh peraturan STIS.
- Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) apabila dinyatakan lulus seleksi dan menempuh pendidikan di STIS.
- Bersedia ditempatkan di BPS sesuai formasi provinsi yang dipilih saat pendaftaran di seluruh wilayah Indonesia, hingga tingkat Kota/Kabupaten setelah lulus pendidikan STIS.
- Tidak akan mengajukan pindah antar unit kerja Eselon II dalam lingkungan BPS, ataupun pindah instansi sekurang-kurangnya 7 (tujuh) tahun terhitung sejak mulai tanggal PNS dengan alasan apapun, kecuali jika ada kebutuhan organisasi.
Syarat Khusus Masuk STIS (Program Afirmasi)
Orang Asli Papua (OAP): Yaitu mereka yang berasal dari rumpun Ras Melanesia (suku asli di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat), atau yang diterima dan diakui oleh masyarakat adat Papua sebagai orang asli Papua. Status ini harus dibuktikan melalui Surat Keterangan Orang Asli Papua dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
Cara Daftar STIS
Setelah Anda berhasil memastikan bahwa Anda memenuhi semua syarat masuk STIS, kini saatnya fokus pada proses pendaftaran. Memahami setiap langkah dalam cara pendaftaran STIS dengan cermat akan sangat membantu Anda menghindari kesalahan yang tidak perlu.
Langkah-langkah pendaftaran masuk STIS

- Siapkan dokumen-dokumen pendaftaran sesuai yang tercantum di dalam pengumuman penerimaan mahasiswa baru STIS, seperti:
- Pas foto
- Kartu Keluarga (KK)
- Kartu identitas (KTP atau KIA)
- Akta Kelahiran
- Ijazah dan transkrip nilai atau rapor kelas XII semester ganjil bagi siswa kelas XII
- Surat Keterangan Orang Asli Papua (untuk program afirmasi)
- Buka portal DIKDIN SSCASN di dikdin.bkn.go.id kemudian buat akun baru dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor KK.
- Login kembali dengan NIK dan password yang sudah kamu daftarkan.
- Pilih opsi “Sekolah Kedinasan Politeknik Statistika STIS”, kemudian lengkapi seluruh data dan dokumen yang diminta.
- Cek “Resume” lalu cetak Bukti Pendaftaran untuk mengakhiri pendaftaran.
- Buka portal SPMB STIS di spmb.stis.ac.id, kemudian login dengan NIK dan password yang sama dengan yang kamu pakai di portal SSCASN tadi.
- Verifikasi email-mu, kemudian lengkapi semua data/dokumen untuk pendaftaran.
- Tunggu sampai hasil seleksi administrasi keluar. Kalau kamu dinyatakan lulus, kamu akan mendapatkan kode billing untuk membayar biaya seleksi.
- Lakukan pembayaran biaya seleksi dengan kode billing yang sudah kamu terima, sebelum batas waktu pembayaran berakhir dan sesuai dengan panduan pembayaran yang sudah dicantumkan.
- Login kembali ke portal SPMB STIS dan upload bukti pembayaran.
- Setelah pembayaran terverifikasi, kamu bisa print Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM).
- Pastikan bahwa kamu membawa KTPUM dan semua dokumen yang dibutuhkan pada saat mengikuti seleksi masuk STIS sesuai waktu dan lokasi yang ditentukan. Pengumuman waktu dan lokasi tesnya akan dilakukan lewat portal SPMB STIS.
Lantas, berapa ya biaya seleksi untuk masuk STIS? Mengacu pada pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru STIS terakhir pada tahun 2022, biayanya sendiri adalah sebesar Rp 300.000, yang sudah tercantum di dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 Tahun 2015.
Sebagai tambahan informasi, biaya seleksi tersebut sudah termasuk biaya Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) sesuai PP No. 63 Tahun 2016. Sedangkan pembayarannya sendiri bisa dilakukan lewat Bank BCA, BNI, BRI, dan Mandiri.
Tahapan Seleksi Masuk STIS
Setelah pendaftaran rampung, Anda akan memasuki tahapan seleksi STIS yang cukup ketat. Secara garis besar, terdapat 5 (lima) tahapan utama yang harus Anda lalui untuk lolos sebagai calon mahasiswa STIS.
Kelima tahapan tersebut adalah sebagai berikut:
- Pendaftaran, sesuai dengan langkah-langkah yang sudah dijelaskan di atas.
- Seleksi Administrasi, yang prosesnya langsung dilakukan setelah pendaftaran seperti yang telah dijelaskan di atas.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tahapan seleksi ini diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan berkoordinasi dengan STIS.
- Seleksi tahap lanjutan yang meliputi:
- Seleksi akademik (Matematika)
- Psikotes
- Seleksi Kesehatan dan Kebugaran
- Pengumuman hasil seleksi.
Seperti itu syarat masuk STIS hingga tahapan cara daftar di STIS dan seleksinya. Semoga informasinya bermanfaat, ya!
Jika Kamu serius masuk STIS, latih kemampuanmu untuk mengerjakan tryout SKD kedinasan dari sekarang di ASN Institute yang sudah disesuaikan untuk test SKD di STIS






