Jika Anda lulusan Sosiologi dan sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi CPNS mendatang, kabar baik menanti. Formasi CPNS Sosiologi ternyata memiliki cakupan penempatan yang cukup beragam di berbagai instansi pemerintah.
Berdasarkan data pembukaan formasi CPNS Sosiologi pada pengadaan 2024, kita bisa melihat pola dan kecenderungan instansi mana saja yang secara konsisten membutuhkan tenaga dari latar belakang keilmuan ini.
Oleh karena itu, mari simak penjelasan berikut ini sebagai bahan referensi Anda dalam mempersiapkan diri untuk melamar di CPNS periode mendatang.
Apakah Formasi CPNS Sosiologi Termasuk Jurusan yang Banyak Dibutuhkan?

Formasi Sosiologi CPNS 2024 memang tidak termasuk dalam kategori jurusan dengan kuota terbanyak.
Namun, bukan berarti peluang Anda tipis. Yang perlu Anda pahami adalah bahwa lulusan Sosiologi memiliki keunggulan tersendiri karena keilmuannya yang fleksibel dan bisa diterapkan di berbagai sektor pemerintahan.
Berbeda dengan jurusan yang sangat spesifik lainnya yang memang dibutuhkan untuk jabatan teknis tertentu, Sosiologi justru dibutuhkan oleh berbagai formasi yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, kebijakan publik, analisis sosial, dan pengembangan sumber daya manusia.
Biasanya, formasi CPNS S1 Sosiologi dibuka untuk posisi-posisi yang berhubungan dengan bidang ketenagakerjaan hingga bidang linkgungan hidup.
Jadi, meskipun dari sisi jumlah kuota tidak sebanyak jurusan lain, cakupan bidang yang bisa Anda masuki justru sangat luas dan variatif.
Formasi CPNS untuk Lulusan Sosiologi

Berdasarkan pembukaan formasi CPNS Sosiologi di tahun 2024, berikut adalah daftar lengkap posisi jabatan yang bisa Anda daftari:
1. Analis Pengusahaan Jasa Kelautan Ahli Pertama
Posisi ini bertanggung jawab menganalisis potensi dan pemanfaatan jasa kelautan, termasuk aspek sosial ekonomi masyarakat pesisir dan pelaku usaha maritim.
Tugas utamanya meliputi pengumpulan data kondisi sosial masyarakat maritim, menganalisis dampak kebijakan kelautan terhadap kehidupan nelayan dan pelaku usaha, serta menyusun rekomendasi pengembangan usaha jasa kelautan yang berkelanjutan.
Formasi ini dibuka oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
2. Arsiparis Ahli Pertama
Sebagai Arsiparis, Anda akan mengelola sistem kearsipan instansi, mulai dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip.
Meski terdengar teknis, latar belakang Sosiologi sangat membantu Anda dalam memahami alur kerja organisasi dan kebutuhan informasi berbagai pemangku kepentingan.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) membuka formasi ini untuk mengelola arsip yang berkaitan dengan data pekerja migran.
Kementerian Komunikasi dan Digital juga membutuhkan arsiparis untuk menata dokumentasi kebijakan digital.
Selain itu, formasi ini juga tersedia di Biro Kepegawaian Kejaksaan yang memerlukan pengelolaan arsip kepegawaian yang rapi dan sistematis.
3. Analis Kebijakan Ahli Pertama
Tugas utama analis kebijakan adalah mengkaji isu-isu publik, menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat, menyusun opsi kebijakan alternatif, dan mengevaluasi implementasi kebijakan yang sudah berjalan.
Beberapa instansi yang membuka formasi ini adalah BP2MI, Kementerian Komunikasi dan Digital, Bawaslu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
4. Pengantar Kerja Ahli Pertama
Fokus posisi ini adalah pada pelayanan penempatan tenaga kerja, meliputi analisis pasar kerja, pencocokan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan, dan fasilitasi proses rekrutmen.
BP2MI membuka formasi ini untuk menangani penempatan pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga konsisten membuka posisi ini untuk melayani pencari kerja dalam negeri.
5. Penyuluh Sosial Ahli Pertama
Sebagai Penyuluh Sosial, tugas Anda adalah memberikan bimbingan, pendampingan, dan pemberdayaan kepada masyarakat yang mengalami masalah sosial.
Ini termasuk pendampingan keluarga tidak mampu, korban bencana, penyandang disabilitas, anak terlantar, dan kelompok rentan lainnya. Anda juga akan menyusun program pemberdayaan dan menggerakkan partisipasi masyarakat.
Instansi yang membuka formasi ini adalah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Kementerian Sosial.
Selain itu, IKN juga membutuhkan penyuluh sosial untuk memastikan proses pemindahan ibu kota tidak menimbulkan masalah sosial baru dan memberdayakan masyarakat lokal.
6. Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama
Posisi ini bertugas mengidentifikasi potensi masyarakat, memfasilitasi organisasi komunitas, dan menggerakkan partisipasi aktif warga dalam pembangunan.
Anda akan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, memastikan program pembangunan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Kementerian Komunikasi dan Digital membuka formasi ini untuk menggerakkan literasi digital di masyarakat dan membangun ekosistem digital yang inklusif di berbagai daerah.
7. Pranata Siaran Ahli Pertama
Tugas Pranata Siaran meliputi perencanaan, produksi, dan evaluasi konten siaran pemerintah.
Anda akan menganalisis kebutuhan informasi publik dan memastikan konten siaran menjangkau target audiens dengan tepat.
Kementerian Komunikasi dan Digital membuka formasi ini untuk mengelola konten di berbagai platform media pemerintah dan memastikan informasi publik tersampaikan dengan jelas dan mudah dipahami masyarakat.
8. Penilai Pemerintah Ahli Pertama
Posisi ini bertanggung jawab menilai aset dan properti milik pemerintah untuk berbagai keperluan seperti jual beli, sewa, asuransi, atau pelaporan keuangan.
Meskipun ada aspek teknisnya, kemampuan analisis dan pemahaman konteks sosial ekonomi wilayah sangat membantu dalam menentukan nilai yang fair. Instansi yang membuka formasi ini adalah Biro Kepegawaian Kejaksaan.
9. Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum Ahli Pertama
Tugas utama Penata Kelola Pemilu adalah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sistem pengawasan pemilu.
Anda akan menganalisis potensi pelanggaran, merancang strategi pengawasan yang efektif, dan memastikan proses demokrasi berjalan jujur dan adil.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) secara konsisten membuka formasi ini untuk memperkuat kapasitas pengawasan pemilu di seluruh Indonesia, terutama menjelang tahun-tahun politik.
10. Pamong Budaya Ahli Pertama
Sebagai Pamong Budaya, Anda akan mengelola pelestarian dan pengembangan budaya lokal, meliputi inventarisasi kekayaan budaya, fasilitasi komunitas budaya, dan pengembangan program pelestarian.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral membuka formasi ini untuk mengelola aspek budaya di wilayah pertambangan dan memastikan aktivitas tambang tidak merusak warisan budaya.
IKN juga memerlukan pamong budaya untuk membangun identitas budaya ibu kota baru yang inklusif dan menghargai kearifan lokal.
11. Penata Kelola Pertambangan
Posisi ini bertugas mengelola administrasi dan perizinan pertambangan, termasuk aspek sosial kemasyarakatan.
Anda akan menganalisis dampak sosial aktivitas tambang, memfasilitasi dialog antara perusahaan dan masyarakat, dan memastikan kegiatan pertambangan memberikan manfaat bagi komunitas lokal.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral membuka formasi ini untuk mengelola tata kelola pertambangan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
12. Analis Pengembangan Kompetensi ASN Ahli Pertama
Tugas utamanya adalah menganalisis kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai, merancang program pelatihan, dan mengevaluasi efektivitas pengembangan SDM.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuka formasi ini untuk mengembangkan kompetensi pegawai di bidang meteorologi dan pelayanan publik yang semakin kompleks.
13. Analis Ketahanan Pangan Ahli Pertama
Posisi ini bertanggung jawab menganalisis ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan di masyarakat.
Anda akan mengidentifikasi daerah rawan pangan, menganalisis pola konsumsi masyarakat, dan merumuskan strategi penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Badan Pangan Nasional membuka formasi ini untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi.
14. Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Pertama
Sebagai Penyuluh Lingkungan Hidup, Anda akan mengedukasi dan menggerakkan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.
Tugas Anda mencakup penyuluhan pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, dan pembentukan perilaku ramah lingkungan.
KLHK membuka formasi ini untuk menyebarkan kesadaran lingkungan di berbagai komunitas dan membangun gerakan masyarakat peduli lingkungan yang berkelanjutan.
15. Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama
Posisi ini bertugas mengelola keseimbangan ekosistem hutan, termasuk aspek sosial masyarakat sekitar hutan.
Anda akan memfasilitasi perhutanan sosial, menganalisis konflik lahan, dan mengembangkan model pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang lestari.
KLHK secara rutin membuka formasi ini untuk menjaga kelestarian hutan Indonesia. IKN juga memerlukan pengendali ekosistem untuk memastikan pembangunan ibu kota tidak merusak ekosistem hutan tropis yang ada di wilayah tersebut.
16. Analis Kebencanaan Ahli Pertama
Tugas utamanya analis kebencanaan adalah menganalisis risiko dan dampak bencana, termasuk aspek kerentanan sosial masyarakat.
Anda akan memetakan wilayah rawan, menganalisis kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, dan merumuskan strategi pengurangan risiko yang sesuai dengan kondisi lokal.
IKN membuka formasi ini untuk membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh sejak awal pembangunan ibu kota.
17. Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama
Posisi ini fokus pada perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, hingga pemulihan.
Anda akan mengkoordinasikan berbagai pemangku kepentingan dan memastikan masyarakat siap menghadapi ancaman bencana.
IKN memerlukan tenaga ini untuk merancang sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi di ibu kota baru yang resilien.
18. Perencana Ahli Pertama
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membuka formasi ini. Sebagai Perencana, Anda akan menyusun rencana pembangunan nasional dan daerah, menganalisis data sosial ekonomi, dan merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran.
Nah, melihat beragamnya formasi CPNS Sosiologi yang tersedia, jelas bahwa lulusan Sosiologi memiliki peluang yang cukup luas untuk berkarier di instansi pemerintah.
Meskipun persaingan tetap ketat mengingat jumlah pelamar yang tidak sedikit, persiapan yang matang akan meningkatkan peluang Anda untuk lolos seleksi.
Untuk membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi tes CPNS secara maksimal, ASN Institute hadir dengan program bimbel CPNS.
ASN Institute menyediakan program pembelajaran yang disesuaikan dengan pola soal terkini, materi yang up-to-date, dan strategi mengerjakan soal yang efektif.
Dengan tenaga pengajar yang berpengalaman dan track record lulusan yang berhasil lolos CPNS, ASN Institute siap membantu Anda menguasai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan lebih percaya diri.
Jadi, ayo persiapkan diri Anda menghadapi tes CPNS sejak sekarang bersama ASN Institute!
Penutup
Demikian penjelasan mengenai formasi CPNS jurusan Sosiologi. Dari beragam peluang yang ada, apakah Anda sudah menemukan posisi yang paling sesuai dengan minat dan bidang yang ingin Anda tekuni ke depan?
Sambil menentukan pilihan, pastikan seluruh dokumen dan syarat administrasi Anda sudah lengkap agar proses pendaftaran nanti berjalan lancar.
Selain itu, jaga juga kondisi fisik dan mental Anda selama proses seleksi. Tetap fokus pada tujuan, pahami setiap tahapan yang akan dihadapi, dan yakini setiap usaha yang sedang Anda tempuh.
Semoga informasi ini bermanfaat! Semangat terus dan semoga Anda meraih hasil terbaik!
Sumber referensi berdasarkan publikasi data formasi CPNS 2024.





