Formasi CPNS Sastra Indonesia selalu dibuka setiap tahunnya oleh berbagai instansi pemerintah meskipun tidak sebanyak formasi untuk jurusan teknik atau ekonomi.
Pengadaan CPNS mendatang diprediksi akan kembali membuka kesempatan serupa, mengingat kebutuhan instansi pemerintah terhadap tenaga profesional di bidang kebahasaan, kearsipan, dan komunikasi publik terus meningkat.
Jadi, Anda yang memiliki latar belakang pendidikan ini tidak perlu khawatir karena pemerintah masih membutuhkan keahlian Anda dalam pengelolaan arsip, penyusunan kebijakan, hubungan masyarakat, hingga penyuluhan bahasa.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai peluang dan formasi yang tersedia untuk lulusan Sastra Indonesia di pengadaan CPNS mendatang.
Seberapa Besar Peluang Jurusan Sastra Indonesia di CPNS?

Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah peluang untuk formasi CPNS jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia itu banyak atau terbatas?
Jawabannya berada di tengah-tengah. Dibandingkan dengan jurusan seperti Akuntansi, Manajemen, atau Teknik Informatika yang memang mendominasi hampir setiap pengadaan CPNS, formasi untuk Sastra Indonesia memang tidak sebanyak itu.
Namun, jika dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain di rumpun ilmu sosial dan humaniora, peluang Sastra Indonesia sebenarnya cukup kompetitif.
Yang perlu Anda pahami adalah bahwa formasi untuk lulusan Sastra Indonesia cenderung spesifik dan tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Tidak semua instansi membuka formasi ini, tetapi yang membuka biasanya benar-benar membutuhkan kompetensi khusus dari lulusan jurusan ini.
Meski jumlahnya tidak ratusan, kualitas posisi yang ditawarkan sangat strategis dan menjanjikan jenjang karier yang jelas.
Tingkat persaingan untuk formasi ini juga perlu Anda pertimbangkan. Karena formasi tidak terlalu banyak, otomatis pendaftar dari jurusan Sastra Indonesia pun lebih sedikit dibandingkan jurusan populer lainnya.
Itu artinya, meskipun kuota terbatas, peluang Anda untuk lolos sebenarnya lebih besar jika persiapan matang. Kuncinya ada pada nilai Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) yang harus Anda raih.
Jadi, apakah peluang jurusan Sastra Indonesia banyak? Tidak sebanyak jurusan lain. Namun, apakah peluangnya realistis dan bisa diraih? Sangat bisa, asalkan Anda tahu strategi dan mempersiapkan diri dengan maksimal.
Formasi CPNS untuk Jurusan Sastra Indonesia

Anda bisa menggunakan data formasi CPNS S1 Sastra Indonesia tahun lalu sebagai acuan untuk memperkirakan posisi apa yang akan dibuka kembali di pengadaan mendatang. Berikut adalah rincian formasi CPNS Sastra Indonesia 2024 yang pernah dibuka beserta instansi yang membutuhkannya.
1. Arsiparis Ahli Pertama
Posisi Arsiparis Ahli Pertama adalah salah satu formasi yang cukup relevan dengan formasi CPNS Sastra Indonesia.
Tugas utama seorang arsiparis adalah mengelola, menyimpan, dan merawat arsip negara agar tetap terdokumentasi dengan baik dan dapat diakses untuk kepentingan administrasi maupun penelitian.
Keahlian dalam mengolah dokumen, memahami struktur bahasa, serta kemampuan analisis yang dimiliki lulusan Sastra Indonesia sangat dibutuhkan dalam posisi ini.
Pada pengadaan sebelumnya, formasi Arsiparis Ahli Pertama dibuka oleh beberapa instansi.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang dulu dikenal sebagai BNP2TKI, membuka formasi ini untuk mengelola arsip terkait data pekerja migran.
Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) juga membutuhkan arsiparis untuk mendokumentasikan kebijakan dan regulasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Selain itu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas membuka lowongan arsiparis guna mendukung pengelolaan dokumen perencanaan pembangunan nasional yang sangat kompleks.
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) turut membuka formasi ini dalam rangka membangun sistem kearsipan yang modern dan terstruktur sejak awal pembangunan ibu kota baru.
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai lembaga utama pengelola arsip nasional tentu saja membuka formasi ini secara konsisten setiap tahunnya untuk memperkuat kapasitas kelembagaan mereka.
2. Analis Kebijakan Ahli Pertama
Analis Kebijakan Ahli Pertama bertanggung jawab dalam melakukan kajian, penelitian, dan analisis terhadap berbagai kebijakan publik.
Lulusan Sastra Indonesia dengan kemampuan berpikir kritis, menganalisis teks, dan menyusun argumentasi terstruktur sangat cocok untuk posisi ini.
Kemampuan menulis yang baik juga menjadi nilai tambah karena output dari pekerjaan ini biasanya berupa laporan analisis, policy brief, dan rekomendasi kebijakan.
BP2MI membuka formasi Analis Kebijakan Ahli Pertama untuk menganalisis kebijakan terkait perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri.
3. Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama
Pranata Hubungan Masyarakat atau yang sering disebut humas bertugas mengelola komunikasi antara instansi dengan publik.
Mereka menyusun strategi komunikasi, mengelola informasi publik, hingga menangani krisis komunikasi. Kemampuan menulis siaran pers, menyusun narasi publik, dan memahami dinamika bahasa sangat penting dalam posisi ini.
KOMDIGI membuka formasi Pranata Hubungan Masyarakat untuk mengelola komunikasi publik terkait kebijakan digital dan teknologi informasi.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga membuka lowongan serupa untuk mendukung penyebaran informasi kebijakan perdagangan domestik dan internasional kepada masyarakat luas.
4. Pranata Siaran Ahli Pertama
Pranata Siaran Ahli Pertama adalah posisi yang berkaitan dengan produksi dan pengelolaan konten siaran, baik radio maupun televisi milik pemerintah.
Tugas utamanya meliputi perencanaan program siaran, penyusunan naskah siaran, hingga evaluasi konten yang disiarkan.
Lulusan Sastra Indonesia dengan kemampuan menulis naskah dan memahami struktur narasi memiliki keunggulan di bidang ini.
Kementerian Komunikasi dan Digital membuka formasi Pranata Siaran untuk mengelola konten siaran yang edukatif dan informatif, terutama yang berkaitan dengan literasi digital dan kebijakan komunikasi pemerintah.
5. Perencana Ahli Pertama
Perencana Ahli Pertama bekerja dalam penyusunan rencana pembangunan, baik di tingkat nasional maupun sektoral.
Mereka melakukan analisis data, menyusun dokumen perencanaan, dan merumuskan program pembangunan yang strategis.
Kemampuan analisis dan penyusunan dokumen yang dimiliki lulusan Sastra Indonesia menjadi modal penting dalam posisi ini.
Bappenas secara konsisten membuka formasi Perencana Ahli Pertama untuk mendukung penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan dokumen perencanaan lainnya.
6. Penyuluh Bahasa
Penyuluh Bahasa bertugas melakukan pembinaan dan penyuluhan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar kepada masyarakat.
Mereka juga terlibat dalam program literasi dan pelestarian bahasa daerah. Posisi ini sangat spesifik dan hanya terbuka untuk lulusan yang memiliki latar belakang bahasa dan sastra.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) membuka formasi Penyuluh Bahasa untuk mendukung pembinaan bahasa di lingkungan internal TNI dan masyarakat sekitar wilayah pertahanan.
7. Guru Ahli Pertama (Guru Bahasa Indonesia)
Guru Ahli Pertama dengan spesialisasi Bahasa Indonesia adalah formasi yang dibuka khusus untuk mengajar di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.
Tugas utamanya adalah mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Kemenag rutin membuka formasi Guru Bahasa Indonesia dalam jumlah yang cukup signifikan setiap tahunnya, mengingat banyaknya sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia dan kebutuhan guru yang terus meningkat.
Melihat berbagai formasi yang tersedia, persaingan untuk lulusan Sastra Indonesia memang tidak bisa dianggap remeh. Meski kuota formasi tidak sebanyak jurusan lain, standar kelulusan tetap tinggi dan kompetisi tetap ketat.
Untuk itu, Anda harus mempersiapkan diri dengan maksimal, terutama dalam menghadapi Tes Kompetensi Dasar dan Tes Kompetensi Bidang yang menjadi penentu kelulusan.
ASN Institute hadir dengan program bimbel CPNS untuk membantu Anda yang ingin mempersiapkan diri secara optimal menghadapi seleksi CPNS.
Dengan metode pembelajaran yang terstruktur, materi yang selalu update sesuai kisi-kisi terbaru, serta bimbingan dari pengajar berpengalaman, ASN Institute membantu ribuan peserta CPNS meraih impian mereka menjadi Aparatur Sipil Negara.
Jadi, jangan biarkan peluang emas ini terlewat begitu saja. Persiapkan diri Anda bersama ASN Institute dan raih peluang menjadi CPNS di instansi impian Anda!
Penutup
Demikian penjelasan mengenai formasi CPNS Sastra Indonesia, mulai dari peluang dan sebaran instansinya. Sudah tahu formasi incaran sekarang?
Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah bahwa pola pembukaan formasi CPNS umumnya konsisten setiap tahunnya dengan beberapa penyesuaian kebijakan.
Formasi-formasi yang tersedia pada tahun 2024 sangat mungkin akan dibuka kembali di pengadaan selanjutnya, khususnya untuk instansi yang secara kelembagaan memang memerlukan tenaga profesional di bidang kebahasaan, kearsipan, dan komunikasi.
Oleh karena itu, mulai persiapkan diri Anda sedini mungkin. Pahami sistem ujian CAT dengan baik, pelajari pola soal yang sering keluar, latih kemampuan manajemen waktu, dan biasakan diri untuk tetap fokus selama durasi ujian berlangsung.
Pastikan juga semua dokumen administrasi Anda sudah lengkap dan sesuai persyaratan. Tidak kalah penting, jaga kondisi fisik dan mental Anda tetap prima.
Dengan persiapan yang matang, disiplin, dan konsistensi dalam belajar, Anda akan lebih siap meraih kesempatan ketika pengumuman CPNS kembali dibuka. Semoga sukses!
Sumber referensi berdasarkan data formasi CPNS 2024.





