Catat! Ini 9 Syarat Fisik AKPOL untuk Masuk Akademi Polisi

syarat fisik akpol
DAFTAR ISI

Syarat fisik AKPOL yang ketat memang dirancang untuk menyaring calon yang benar-benar punya kapasitas tubuh untuk menjalankan tugas lapangan kepolisian yang menuntut stamina, ketahanan, dan kesehatan yang optimal.

Setiap tahun, ribuan pemuda Indonesia gugur di tahap awal seleksi AKPOL bukan karena nilai akademik rendah, melainkan karena tidak lolos pemeriksaan fisik. 

Bahkan, banyak calon yang sebenarnya bisa lolos tapi gagal karena tidak tahu persis apa yang diperiksa dan bagaimana standar penilaiannya. 

Mereka datang dengan persiapan seadanya, lalu shock saat dinyatakan tidak memenuhi syarat karena hal-hal yang sebenarnya bisa diperbaiki sejak awal.

Oleh karena itu, di artikel ini akan dibahas tuntas semua aspek syarat fisik AKPOL berdasarkan ketentuan resmi Kepolisian RI. 

Anda akan tahu persis apa saja yang diperiksa, standar apa yang harus dipenuhi, dan apa yang bisa menggugurkan Anda. 

Syarat Fisik AKPOL

syarat fisik akpol
Sumber: cdn.antaranews.com

Syarat fisik AKPOL mencakup berbagai aspek mulai dari postur tubuh, kesehatan mata, kondisi gigi, hingga pemeriksaan organ internal melalui tes laboratorium.

Berdasarkan ketentuan resmi dari Kepolisian RI, syarat fisik AKPOL dibagi menjadi beberapa kategori pemeriksaan yang akan menentukan status Anda: Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS). 

Sistem penilaian menggunakan kategori Stakes 1 hingga Stakes 4, di mana Stakes 1-3 dinyatakan memenuhi syarat, sementara Stakes 4 otomatis menggugurkan.

1. Tinggi dan Berat Badan

Tinggi badan adalah aspek paling mendasar dalam syarat fisik masuk AKPOL pria dan wanita. 

Tinggi badan minimal AKPOL untuk pria adalah 165 cm, sedangkan untuk wanita 163 cm. 

Angka tersebut bukan semata-mata standar arbitrer, tetapi berkaitan dengan proporsi tubuh ideal yang dibutuhkan dalam tugas lapangan.

Selain itu, berat badan juga harus seimbang dengan tinggi badan. Oleh karena itu, akan dilakukan juga penilaian menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk memastikan Anda tidak kelebihan atau kekurangan berat badan. 

Sebagai catatan, syarat berat badan ini ada pengecualian untuk calon dari wilayah tertentu seperti perbatasan, pulau-pulau terluar, atau daerah pegunungan dengan ras Melanesia. 

Namun, untuk mayoritas pendaftar, standar tinggi dan berat badan tersebut berlaku mutlak.

2. Kondisi Mata

Kesehatan mata menjadi salah satu syarat utama dalam syarat fisik masuk AKPOL wanita maupun pria. 

Anda mungkin bertanya apakah mata silinder bisa masuk polisi? Jawabannya tergantung tingkat keparahannya.

Standar ideal adalah visus 6/6 pada kedua mata tanpa bantuan kacamata atau lensa kontak (Stakes 1). 

Namun, masih ada toleransi jika visus awal Anda minimal 6/12 dan dapat dikoreksi menjadi 6/6 dengan lensa maksimal 1 Dioptri (Stakes 2). 

Artinya, mata minus atau silinder ringan masih bisa diterima selama bisa dikoreksi dengan kacamata tipis.

Yang perlu Anda waspadai:

  • Visus awal lebih buruk dari 6/12 akan dinilai Stakes 4 (gugur)
  • Buta warna, baik parsial maupun total, langsung gugur
  • Strabismus (mata juling) tidak diperbolehkan
  • Pterigium (selaput yang tumbuh ke kornea) lebih dari 1 mm dari limbus kornea akan langsung gugur 

Untuk calon yang pernah menjalani operasi LASIK, ada ketentuan khusus, yaitu operasi harus dilakukan minimal 2 bulan sebelum tes, visus pasca-LASIK minimal 6/9 dan bisa dikoreksi jadi 6/6, serta miopia sebelum LASIK tidak lebih dari 3 dioptri. Di luar ketentuan tersebut, Anda akan dinilai Stakes 4.

3. Kondisi Gigi dan Mulut

Syarat gigi masuk AKPOL juga bisa jadi penggugur. Penilaiannya sendiri mencakup kebersihan mulut, kondisi gigi, dan susunan gigi secara keseluruhan. Beberapa kondisi yang akan menggugurkan Anda adalah sebagai berikut:

  • Karies media (lubang sedang) pada lebih dari 2 gigi belakang
  • Karies profunda (lubang dalam) pada lebih dari 1 gigi belakang
  • Kehilangan 1 gigi depan dengan celah (diastema) 2 mm atau lebih
  • Kehilangan 3 gigi belakang atau lebih yang berurutan
  • Susunan gigi yang sangat berantakan hingga mengganggu estetika
  • Gigi bungsu impaksi yang berisiko mengganggu gigi sebelahnya

Solusinya, tambal semua gigi berlubang Anda dan pasang gigi palsu jika ada yang hilang, minimal beberapa bulan sebelum pendaftaran. 

Kebersihan mulut yang buruk akan dinilai Stakes 3, jadi rajinlah menjaga kebersihan gigi sejak jauh hari.

4. Kondisi Kulit dan Tato

punya bekas luka apa bisa masuk polisi
Sumber: umsu.ac.id

Pertanyaan lain yang sering muncul adalah apakah punya bekas luka apa bisa masuk polisi? Jawabannya adalah tergantung pada lokasi, ukuran, dan jenisnya (apakah membentuk keloid atau tidak).

Bekas luka kecil akibat kecelakaan di area yang tertutup pakaian biasanya masih bisa ditoleransi (Stakes 2-3). 

Namun, bekas luka besar yang mencolok, terutama di wajah atau area yang terlihat, bisa menjadi pertimbangan serius. Adapun kondisi yang pasti menggugurkan:

  • Tato di bagian tubuh mana pun, terutama yang tidak bisa tertutup pakaian dinas
  • Tindik di telinga untuk pria
  • Bekas tindik yang masih terlihat jelas
  • Pengecualian hanya untuk tato atau tindik yang diharuskan oleh agama atau adat tertentu

Jerawat aktif yang berjumlah lebih dari 10 di wajah juga akan dinilai Stakes 4. Jadi, pastikan kondisi kulit wajah Anda bersih dan terawat sebelum mengikuti seleksi.

5. Pemeriksaan Anggota Gerak

Kaki dan tangan Anda juga akan diperiksa secara detail untuk memastikan tidak ada kelainan struktural:

  • Kaki O atau X: Jarak antar lutut atau mata kaki lebih dari 5 cm akan menggugurkan
  • Telapak kaki: Pes planus (telapak kaki datar/rata) dan pes cavus (telapak kaki terlalu melengkung) tidak diperbolehkan
  • Varises: Varises berat yang menonjol dan berkelok-kelok di kaki akan dinilai Stakes 4
  • Varikokel: Varikokel yang sudah teraba atau terlihat saat berdiri tanpa perlu mengejan akan menggugurkan, kecuali sudah dioperasi minimal 3 bulan sebelumnya dan sembuh sempurna

6. Pemeriksaan Tulang Belakang dan Postur

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi skoliosis (tulang belakang melengkung ke samping), kifosis (tulang belakang bungkuk ke depan), dan lordosis (tulang belakang melengkung berlebihan ke dalam).

Kelainan postur yang berat akan dinilai Stakes 4 karena dapat menghambat aktivitas fisik dan kesehatan jangka panjang.

7. Pemeriksaan THT

Kesehatan pendengaran, hidung, dan tenggorokan juga termasuk dalam syarat fisik AKPOL. Berikut detailnya:

  • Ambang dengar lebih dari 61 dB (tuli berat) akan menggugurkan
  • Perforasi gendang telinga tidak diperbolehkan
  • Deviasi septum hidung yang berat akan dinilai Stakes 4
  • Tonsil membesar hingga derajat 3 (T3) tidak diperbolehkan

8. Pemeriksaan Laboratorium dan Penunjang

Tahap ini termasuk yang paling menyeluruh karena memeriksa organ internal Anda Adapun detailnya adalah sebagai berikut:

  • Tes Narkoba: Hasil positif untuk jenis narkoba apapun (morfin, amfetamin, THC, dll.) langsung gugur tanpa ampun.
  • Tes Penyakit Menular: Reaktif pada HBsAg (Hepatitis B), Anti HCV (Hepatitis C), Anti HIV, atau VDRL/TPHA (Sifilis) akan menggugurkan.
  • Gula Darah: Gula darah puasa 126 mg/dL atau lebih menandakan diabetes dan tidak diperbolehkan.
  • Rontgen Dada: Mendeteksi TBC aktif, bekas TBC, atau pembesaran jantung (CTR lebih dari 50%).
  • EKG: Kelainan irama jantung seperti fibrilasi atrial, LBBB/RBBB komplit, atau riwayat infark akan dinilai Stakes 4.

9. Pemeriksaan Kesehatan Jiwa

Tidak kalah penting adalah kesehatan mental Anda. Gangguan seperti Skizofrenia, Gangguan Waham Menetap, Gangguan Afektif Bipolar, atau riwayat gangguan jiwa kronis lainnya akan menggugurkan Anda.

Nah, itulah beberapa syarat fisik akpol yang menjadi penentu lolos atau gugur di tahap awal.Namun, lolos tahap fisik itu baru permulaan ya. 

Yang lebih menentukan kelulusan final adalah performa Anda dalam mengerjakan tes akademik, psikologi, dan kesamaptaan jasmani.

Banyak calon yang lolos tahap fisik dengan sempurna tapi kemudian terhenti di tes akademik atau psikologi karena kurang persiapan. Jadi, jangan sampai Anda menjadi salah satunya.

Untuk memaksimalkan peluang Anda, ambil program try out POLRI di ASN Institute sejak sekarang. 

ASN Institute menyediakan paket try out yang komprehensif mencakup semua aspek tes AKPOL, mulai dari akademik, psikologi, hingga tips menghadapi wawancara. 

Dengan berlatih secara konsisten melalui try out, Anda akan lebih siap menghadapi tekanan ujian dan mampu mengelola waktu dengan baik.

Ingat, fisik yang lolos hanya membuka pintu. Yang membawa Anda melewati pintu itu adalah performa maksimal dalam setiap tahap seleksi!

Penutup

Itulah penjelasan mengenai syarat fisik AKPOL yang harus Anda lalui jika ingin menjadi perwira Polri. 

Dari tinggi badan, kondisi mata, gigi, kulit, hingga pemeriksaan laboratorium menyeluruh, semuanya bertujuan untuk memastikan Anda memiliki kondisi kesehatan yang kuat.

Jadi, persiapkan diri Anda sejak sekarang. Perbaiki semua aspek fisik yang masih bisa diperbaiki, jaga kesehatan, dan yang terpenting persiapkan juga kemampuan akademik dan mental Anda dengan serius. 

Selain itu, jangan lupa jaga gaya hidup sehat dengan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta hindari kebiasaan buruk yang dapat menurunkan kebugaran. 

Pastikan juga untuk menghindari aktivitas berisiko tinggi yang bisa menyebabkan cedera atau luka permanen pada tubuh Anda. Selamat berjuang dan semoga sukses!

Sumber referensi:

https://polres.lamongankab.go.id/?page_id=1964 https://pusdokkes.polri.go.id/Info/PemeriksaanKesehatan https://nasional.sindonews.com/read/1514937/14/syarat-fisik-masuk-polisi-bagi-laki-laki-dan-wanita-perhatikan-ketentuannya-1736564506/5

Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru