Artikel ini akan membahas secara lengkap tahapan seleksi SPPI KDKMP dan KNMP yang perlu Anda pahami sebelum mengikuti proses pendaftaran. Informasi ini penting karena banyak peserta hanya fokus pada materi tes, tetapi kurang memahami alur seleksi secara keseluruhan.
SPPI KDKMP adalah program pengadaan sumber daya manusia untuk mengoperasikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, KNMP adalah program serupa yang difokuskan pada pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih.
Dalam prosesnya, peserta harus melalui beberapa tahapan seleksi yang dimulai dari pemeriksaan dokumen hingga pelatihan sebelum penempatan kerja. Setiap tahap bersifat menggugurkan, sehingga memahami alurnya sejak awal dapat membantu Anda mempersiapkan diri dengan lebih baik.
Berikut penjelasan lengkap jalur seleksi SPPI KDKMP dan KNMP yang perlu Anda ketahui.
Tahapan Seleksi SPPI KDKMP dan KNMP

Sebelum masuk ke detail tiap tahap, ada baiknya Anda memahami dulu bahwa SPPI KDKMP adalah program pengadaan SDM untuk mengoperasikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia, sementara KNMP adalah program serupa yang berfokus pada Kampung Nelayan Merah Putih.
Secara keseluruhan, ada enam tahap yang harus Anda lewati mulai dari pencocokan dokumen hingga penempatan kerja. Setiap tahap bersifat menggugurkan, jadi tidak ada yang bisa diremehkan.
1. Seleksi Administrasi
Ini adalah tahap paling awal, yaitu proses pencocokan dokumen yang sudah Anda unggah di portal phtc.panselnas.go.id.
Tim seleksi akan memverifikasi apakah berkas yang Anda kirimkan sudah memenuhi semua syarat yang ditentukan, mulai dari ijazah, transkrip nilai, surat keterangan sehat, e-KTP, hingga surat pernyataan bermaterai.
Jika Anda dinyatakan lulus di tahap ini, Anda akan mendapatkan status “Lulus Seleksi Administrasi” dan wajib mencetak Kartu Peserta Ujian melalui portal yang sama. Kartu ini harus Anda bawa di setiap tahapan seleksi berikutnya, jadi jangan sampai hilang atau ketinggalan.
2. Seleksi Kompetensi via CAT BKN
Tahap ini menggunakan sistem CAT BKN, yaitu ujian berbasis komputer yang diselenggarakan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara. Total durasi pengerjaan adalah sekitar 100 menit dan terdiri dari dua jenis tes.





