Anda baru dinyatakan lulus seleksi administrasi PPPK? Atau ini pertama kalinya Anda ikut seleksi dan mulai serius mencari tahu tahap berikutnya?
Jika iya, wajar kalau Anda mulai bertanya-tanya apa itu tes CAT PPPK, bagaimana bentuk ujiannya, dan apa saja yang akan dihadapi nanti.
Nah, supaya Anda tidak belajar dalam keadaan bingung, penting untuk memahami dulu gambaran tesnya secara utuh, mulai dari sistem yang digunakan, jenis soal yang muncul, sampai minimal skornya.
Dengan begitu, persiapan Anda jadi lebih terarah, tidak sekadar mencoba-coba, dan Anda bisa mengatur strategi belajar dengan lebih tenang.
Apa itu Tes CAT PPPK?

Tes CAT PPPK adalah metode seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Sistem ini dikelola langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menjamin proses rekrutmen yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik kecurangan.
Keunggulan sistem ini adalah hasilnya yang bersifat real-time. Begitu Anda selesai mengerjakan soal dan menekan tombol selesai, skor Anda akan langsung muncul di layar.
Tidak ada ruang untuk \”titip-menitip\” nilai, sehingga setiap poin yang Anda dapatkan adalah murni hasil kerja keras Anda sendiri.
Tujuan utama tes ini adalah mengukur apakah peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan jabatan yang dilamar, baik dari sisi keahlian teknis maupun kemampuan personal dan sosial.
Soal Tes PPPK Terdiri dari Apa Saja?
Agar persiapan lebih terarah, Anda perlu tahu bahwa jenis soal CAT PPPK dirancang untuk mengukur apakah Anda memiliki kompetensi yang sesuai dengan jabatan yang dilamar, baik dari sisi keahlian teknis maupun kemampuan personal dan sosial. Berikut rincian tes CAT PPPK apa saja:
1. Kompetensi Teknis
Soal-soal kompetensi teknis akan menguji pengetahuan dan keahlian Anda sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar. Jika Anda melamar posisi guru, maka soalnya akan seputar pedagogik dan bidang studi. Jika tenaga kesehatan, maka fokusnya adalah medis dan regulasi kesehatan.
2. Kompetensi Manajerial
Jenis tes ini menilai kapasitas Anda dalam berorganisasi. Aspek yang diukur meliputi integritas, kerjasama, komunikasi, orientasi pada hasil, hingga kemampuan pengambilan keputusan.






