Polisi-polisi yang Anda lihat berpatroli di jalan, besar kemungkinan mereka adalah anggota Bintara.
Bukan Perwira, bukan Tamtama, tapi Bintara, golongan yang paling banyak jumlahnya dan paling sering Anda temui dalam kehidupan sehari-hari.
Nah, kalau Anda sedang berencana untuk mendaftar menjadi anggota polri, atau sekadar ingin tahu lebih dalam soal struktur kepolisian, artikel ini akan memberi Anda informasi terkait urutan pangkat bintara polri.
Apa Itu Bintara Polri?

Kalau Anda sering mendengar istilah Bripda, Briptu, atau Bripka disebut-sebut, semuanya masuk ke dalam satu golongan yang sama, yaitu Bintara.
Bintara polri adalah golongan anggota kepolisian yang berada di posisi tengah dalam struktur Polri. Di bawah mereka ada Tamtama, di atas mereka ada Perwira.
Tapi jangan salah paham soal posisi “tengah” ini karena justru Bintaralah yang paling banyak bekerja langsung di lapangan dan paling sering berhadapan dengan masyarakat setiap harinya.
Mereka yang bertugas patroli di jalan, yang menerima laporan di kantor polisi, yang hadir pertama kali saat ada kejadian, hampir semuanya adalah anggota Bintara. Itulah mengapa golongan ini sering disebut sebagai tulang punggung operasional kepolisian.
Bintara masuk ke dalam golongan II Polri dan memiliki enam tingkatan pangkat, dimulai dari Brigadir Polisi Dua di level paling bawah hingga Ajun Inspektur Polisi Satu di level tertinggi.
Setiap pangkat punya lambang berbeda di pundak seragam, sehingga Anda bisa langsung mengenali tingkatannya hanya dari atribut yang dikenakan.
Untuk bisa masuk ke golongan ini, ada syarat bintara polri yang harus dipenuhi. Anda harus WNI, berusia 17 hingga 21 tahun saat mendaftar, lulusan SMA atau sederajat, sehat jasmani dan rohani, serta siap melewati serangkaian seleksi yang cukup ketat, mulai dari tes akademik, tes kesehatan, tes fisik, hingga psikologi.
Soal berapa lama pendidikan bintara polri, jawabannya adalah sekitar tujuh bulan. Selama waktu itu, Anda akan menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) atau Pusat Pendidikan yang ditunjuk, dengan pelatihan fisik, mental, dan materi akademis yang sudah dirancang khusus. Setelah lulus, barulah Anda resmi menyandang pangkat pertama sebagai Bintara.





