Lakukan 7 Persiapan Daftar CPNS Ini Sambil Tunggu Jadwal Resmi Rilis!

persiapan daftar cpns
DAFTAR ISI

Menjelang pengadaan CPNS, selalu banyak muncul oknum-oknum yang menyebarkan informasi palsu di media sosial seperti “formasi CPNS sudah dibuka” atau “pendaftaran segera ditutup”. Polanya selalu sama, berulang setiap tahun.

Jadi, perlu Anda catat jika informasi pembukaan CPNS tidak diedarkan langsung melalui sscasn.bkn.go.id atau media sosial terverifikasi milik BKN (@bkngoid), maka informasi tersebut adalah hoax dan jangan sampai Anda menjadi salah satu korban yang tertipu.

Nah, daripada membuang energi untuk overthinking soal kapan pengumumannya keluar, lebih baik manfaatkan waktu Anda untuk mempersiapkan diri. 

Faktanya, kebanyakan peserta CPNS baru mulai persiapan saat pengumuman sudah keluar. Mereka kemudian kejar-kejaran mengurus dokumen, panik cari bimbel, dan stres karena waktu terbatas.

Nah, kalau Anda memulai persiapan daftar CPNS dari sekarang, ketika pengumuman resmi keluar nanti, Anda sudah 10 langkah lebih maju. Orang lain baru panik menyiapkan dokumen, Anda sudah siap tempur dari A sampai Z.

7 Persiapan Daftar CPNS 

persiapan daftar cpns
Sumber: cdn.antaranews.com

Lalu, apa saja persiapan sebelum daftar CPNS yang bisa Anda lakukan sambil menunggu pengumuman keluar? Berikut penjelasannya,

1. Siapkan Berkas “Mepet” Sejak Jauh Hari

Berkas adalah salah satu aspek yang membuat banyak pendaftar CPNS stres. Guna menghindari itu, sebaiknya siapkan dokumen untuk daftar CPNS berikut ini sejak sekarang:

Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai

Ini dokumen wajib yang harus Anda upload saat persiapan sebelum daftar CPNS. Masalahnya, proses legalisir di kampus bisa memakan waktu yang tidak menentu, terutama di rentang Juli-Agustus ketika ribuan alumni datang bersamaan.

Kabar baiknya, ijazah yang sudah dilegalisir tidak ada masa berlakunya. Artinya, aman kalau Anda urus dari sekarang.

Legalisir sekaligus 3-5 lembar untuk jaga-jaga kalau ada yang rusak, sobek, atau Anda butuh untuk keperluan lain.

SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

SKCK punya masa berlaku 6 bulan sejak tanggal diterbitkan. Kalau Anda bikin terlalu cepat, bisa expired sebelum waktu pendaftaran. 

Kalau terlalu mepet, Anda harus antri panjang bersama ribuan pelamar lain yang panik di musim pendaftaran.

Nah, kalau prediksi CPNS buka di Juli-Agustus, artinya sudah pas kalau Anda mengurus SKCK mulai sekarang. Anda bisa mendaftar online via skck.polri.go.id atau datang langsung ke Polres terdekat.

2. Perbaiki Semua Masalah Data Identitas (Jika Ada)

Banyak peserta yang gagal di tahap administrasi bukan karena tidak memenuhi syarat, tapi karena data identitas mereka bermasalah, seperti:

Nama Beda di Ijazah vs KTP

Ini kasus paling umum. Misalnya di ijazah tertulis “Muhammad Rizki” tapi di KTP hanya “M. Rizki” atau bahkan “Rizki” saja. Sistem akan mendeteksi ini sebagai ketidaksesuaian data.

Solusinya ada dua opsi. Pertama, ajukan Surat Keterangan Beda Nama dari Disdukcapil. Opsi kedua, perbaiki data di kampus.

NIK Tidak Valid atau Tidak Terintegrasi

Kadang NIK Anda sudah benar di KTP tapi ternyata tidak valid atau tidak terintegrasi dalam sistem kependudukan nasional. Cara mengeceknya adalah dengan kunjungi ceknik.dukcapil.kemendagri.go.id dan masukkan NIK Anda.

Kalau muncul notifikasi “NIK tidak valid” atau data tidak muncul, segera ke Disdukcapil untuk update data kependudukan. Jangan tunda karena proses ini bisa memakan waktu berminggu-minggu tergantung antrean di kantor.

KTP Hilang

Proses pembuatan e-KTP baru memakan waktu 2 minggu hingga 1 bulan tergantung daerah. Jadi, urus sekarang juga. Jangan tunggu mepet pendaftaran.

3. Riset Formasi

Caranya, buka sscasn.bkn.go.id, masuk ke menu “Formasi”, lalu filter ke pengadaan beberapa tahun sebelumnya. Lihat formasi mana saja yang konsisten dibuka untuk jurusan atau tingkat pendidikan Anda.

Anda punya 3 slot pilihan formasi saat mendaftar nanti, jadi sebaiknya gunakan strategi berikut:

Pilihan A (Dream Job): Ini instansi atau jabatan impian Anda. Biasanya persaingannya ketat dengan rasio 1:100 atau lebih. Passing grade tinggi, lokasinya di Jakarta atau kota besar. Jadi, Anda harus siap bersaing ketat dan siap menerima kegagalan.

Pilihan B (Realistis): Ini instansi atau jabatan yang “cukup oke”. Persaingannya sedang dengan rasio sekitar 1:30 sampai 1:50. Passing grade sedang, lokasinya di kota besar berkembang. Peluangnya lebih besar, tapi persaingannya tetap tidak mudah.

Pilihan C (Aman): Ini formasi sepi peminat dengan rasio persaingan rendah, sekitar 1:5 hingga 1:10. Passing grade relatif rendah, biasanya berlokasi di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Jadi, Anda harus siap beradaptasi jika akhirnya diterima di sini.

4. Siapkan Dokumen Pendukung untuk Formasi Tertentu

Kebanyakan formasi CPNS tidak membutuhkan sertifikasi tambahan selain ijazah, transkrip, dan dokumen identitas. Tapi ada formasi khusus yang memang wajib punya dokumen pendukung tertentu, seperti:

STR (Surat Tanda Registrasi)

persiapan daftar cpns
Sumber: awsimages.detik.net.id

Kalau Anda Dokter, Perawat, Bidan, Apoteker, Analis Kesehatan, Nutrisionis, atau profesi kesehatan lainnya, STR adalah dokumen yang tidak bisa ditawar. 

TOEFL/IELTS

Beberapa formasi tertentu, seperti diplomat di Kementerian Luar Negeri atau jabatan yang berkaitan dengan kerja sama internasional, kerap mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. 

Namun, ketentuan ini bergantung pada masing-masing instansi dan jabatan yang dibuka. Skor minimal pun bervariasi sesuai kebutuhan formasi.

Sertifikat Pendidik 

Sertifikat tambahan tidak selalu wajib, tapi kalau Anda punya, dokumen ini bisa memberikan nilai tambah pada kompetensi teknis Seleksi Kompetensi Bidang (SKB ) Anda. 

5. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Awal 

Melakukan medical check-up secara mandiri bisa membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.

Pada tahap pendaftaran awal, biasanya belum diwajibkan melampirkan surat keterangan sehat. 

Namun, sejumlah instansi menyertakan tes kesehatan pada tahap seleksi lanjutan. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi, berikut beberapa syarat kesehatan CPNS yang bisa Anda periksa sejak dini:

Buta Warna

Di beberapa formasi teknis dan kesehatan biasanya mensyaratkan tidak buta warna, baik parsial maupun total.

Oleh karena itu, Anda bisa melakukan tes Ishihara secara mandiri. Jika ternyata ada buta warna parsial, sebaiknya pilih formasi yang tidak mensyaratkan aspek ini.

Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol saat pemeriksaan bisa menjadi catatan pada hasil tes kesehatan Anda. Jika dinilai berisiko dan tidak memenuhi standar instansi, hal ini dapat memengaruhi kelulusan tahap akhir.

Anda bisa mengecek tensi dari sekarang. Jika tinggi, mulai perbaiki pola hidup, kurangi garam, cukup minum air, tidur teratur, dan olahraga ringan secara konsisten.

Berat Badan dan BMI

Untuk formasi umum perkantoran, BMI jarang menjadi faktor penyaring. Namun pada instansi berseragam, biasanya ada standar tinggi badan minimal dan berat badan proporsional.

BMI ideal umumnya berada di kisaran 18,5–25. Jika terlalu rendah atau terlalu tinggi, ada kemungkinan menjadi pertimbangan.

Kesehatan Gigi dan Mulut

Pada formasi umum, pemeriksaan gigi biasanya tidak terlalu detail. Namun pada instansi tertentu, kondisi gigi dan mulut yang mengganggu fungsi atau kesehatan bisa menjadi catatan saat tes kesehatan. Jika ada, tambal gigi berlubang dan bersihkan karang gigi Anda sejak sekarang.

Mata Minus / Silinder

Sebagian besar formasi memperbolehkan penggunaan kacamata. Namun, beberapa instansi bisa menetapkan batas maksimal minus sesuai kebutuhan jabatan.

6. Ikut Bimbel dan Rutin Try Out

Tanpa latihan terstruktur dan strategi “nembak” jawaban yang logis, otak Anda bisa saja blank saat melihat timer di layar komputer bergerak mundur dengan cepat.

Oleh karena itu, manfaatkan waktu yang Anda punya sekarang untuk mengikuti bimbingan belajar CPNS di ASN Institute. 

Dengan simulasi CAT yang tampilan dan tingkat kesulitan soalnya dirancang semirip mungkin dengan sistem resmi, sehingga Anda tidak kaget dengan tata letak tombol maupun ritme pengerjaan saat hari H. 

Selain itu, materi TWK, TIU, dan TKP juga diperbarui mengikuti tren soal terbaru, sehingga Anda tidak membuang waktu mempelajari pola lama yang sudah tidak relevan. 

Anda juga akan dibimbing tutor berpengalaman terkait strategi pengerjaan cepat, termasuk trik hitungan efisien untuk TIU dan cara membaca pola penilaian TKP.

Setelah itu, hasil analisis performa try out Anda akan langsung muncul jadi Anda tahu persis bagian mana yang perlu diperbaiki. Persiapkan diri Anda bersama ASN Institute sekarang juga untuk menghadapi tes CPNS!

7. Bangun Mental Anti-Hoax 

Informasi palsu bisa membuat Anda panik, membuang waktu, menguras energi, bahkan berujung pada penipuan. 

Oleh karena itu, biasakan untuk tidak langsung bereaksi setiap kali melihat kabar yang belum jelas sumbernya.

Saring sebelum percaya. Jika informasi tersebut tidak berasal dari kanal resmi pemerintah, anggap saja belum valid. Jangan ikut menyebarkan, jangan ikut panik.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai persiapan daftar CPNS yang bisa Anda ikuti. Kalau Anda mulai dari sekarang, Anda tidak akan kaget saat tahapan resmi dimulai. Anda sudah siap.

Ingat, seleksi ini kompetitif. Bukan dimenangkan oleh yang paling banyak berharap, tapi oleh yang paling disiplin mempersiapkan diri. 

Jadi pertanyaannya adalah saat pengumuman keluar nanti, Anda ingin menjadi orang yang panik atau orang yang sudah siap? Selamat berjuang dan semoga sukses!

Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru