Tahun 2024 menjadi momen spesial bagi ribuan pencari kerja di Indonesia, karena seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka kembali dengan kuota besar.
Di antara puluhan instansi pemerintah, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) meraih predikat sebagai kementerian favorit CPNS 2024.
Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per September 2024 menunjukkan lebih dari 567 ribu pelamar memilih Kemenkumham, padahal formasi yang tersedia hanya 9.070 saja.
Angka ini menjadikannya instansi pusat dengan peminat terbanyak, mengungguli Kementerian Agama dan Kejaksaan Agung.
Mengapa Kemenkumham begitu diminati? Selain stabilitas karir sebagai PNS, banyak formasi terbuka untuk lulusan SLTA sederajat, seperti Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian Pemula, yang menjadi daya tarik utama bagi fresh graduate SMA/SMK.
Persaingan memang ketat, dengan rasio sekitar 1:62 (satu formasi diperebutkan 62 pelamar), tapi peluangnya tetap terbuka lebar bagi yang siap berjuang.
Penerimaan KemenkumHAM CPNS 2024

Penerimaan CPNS Kementerian Hukum dan HAM 2024 resmi dibuka berdasarkan Pengumuman Nomor SEK-KP.02.01-323.
Seleksi ini mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri PANRB Nomor 293 Tahun 2024.
Ada tiga jenis kebutuhan: umum, khusus putra/putri Kalimantan, dan penyandang disabilitas.
Formasi CPNS Kementerian Hukum dan HAM 2024

Formasi cpns kementerian hukum dan ham 2024 total mencapai 9.070, tersebar di 11 unit pusat dan 33 kantor wilayah.
Formasi paling banyak adalah Penjaga Tahanan (sekitar 4.178 kuota) dan Pemeriksa Keimigrasian Pemula, yang menjadi magnet utama karena hanya butuh ijazah SLTA sederajat.
Berikut pembahasan detail per jabatan, termasuk kualifikasi pendidikan dan alokasi:
Ahli Pertama – Widyaiswara
Jabatan ini ditujukan untuk mereka yang memiliki latar belakang pendidikan magister (S-2) di bidang seperti Manajemen, Studi Kebijakan, Hukum, Sistem Informasi Manajemen, Teknik Komputer, Ilmu Informatika, Ilmu Manajemen, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Sistem Informasi, Psikologi, Ilmu Politik, atau Kebijakan Publik.
Alokasi total 5 formasi, dengan 4 untuk kebutuhan umum dan 1 untuk disabilitas, ditempatkan di unit pusat.
Ahli Pertama – Perancang Peraturan Perundang-undangan
Untuk sarjana Hukum, peluang terbuka lebar di Perancang Peraturan Perundang-undangan (273 formasi), Analis Hukum (218 formasi), dan Kurator Keperdataan (50 formasi). Ini jabatan strategis yang banyak ditempatkan di pusat maupun wilayah.
Ahli Pertama – Analis Sumber Daya Manusia Aparatur
Pendidikan S-1 di Sistem Informasi, Sistem dan Teknologi Informasi, Manajemen, Manajemen dan Kebijakan Publik, Ilmu Pemerintahan, Teknik Informatika, Administrasi Negara, atau Administrasi Publik. Total 115 formasi: 95 umum, 2 putra/putri Kalimantan, 18 disabilitas.
Ahli Pertama – Pemeriksa Paten
Pada formasi ini membutuhkan S-1 Teknik Dirgantara, Teknik Elektro, Teknik Tenaga Listrik, Teknik Fisika, Teknik Industri, Teknik Kimia, Ilmu Komputer, Ilmu Informatika, Teknik Komputer, Teknik Mesin, Teknik Perminyakan, Teknik Pertambangan, Teknik Sipil, Rekayasa Hayati, Rekayasa Tekstil, Farmasi, Biologi, atau Kimia.





