Urutan Pangkat Perwira Polisi dari Ipda hingga Jenderal Bintang 4

urutan pangkat perwira polisi
DAFTAR ISI

Kalau Anda pernah melihat seorang polisi memimpin konferensi pers, mengepalai operasi besar, atau menjabat sebagai Kapolda di suatu wilayah, maka bisa dipastikan pangkat orang tersebut adalah seorang Perwira.

Golongan ini memang berbeda dari Bintara yang lebih sering Anda temui di lapangan. Perwira adalah level kepemimpinan dalam Polri, tempat keputusan-keputusan besar diambil dan tanggung jawab institusi dipikul. 

Karena itulah, jalan untuk menjadi bagian dari golongan ini pun tidak bisa dibilang mudah. Nah, di artikel ini akan dibahas secara lengkap tentang urutan pangkat perwira polri lengkap dengan lambang serta besaran gajinya agar Anda tidak lagi penasaran.

Apa Itu Perwira Polri?

urutan pangkat perwira polisi
Sumber: cdn.antaranews.com

Perwira Polri adalah golongan pangkat tertinggi dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Anggota yang masuk dalam golongan ini bertanggung jawab atas kepemimpinan, perencanaan, dan pengawasan seluruh kegiatan penegakan hukum, ketertiban umum, serta pelayanan kepada masyarakat.

Berbeda dengan golongan Bintara dan Tamtama yang lebih banyak bertugas langsung di lapangan, perwira Polri umumnya menempati posisi manajerial dan struktural. 

Mereka mengatur strategi, mengoordinasikan satuan di bawahnya, dan mengambil keputusan penting dalam operasional kepolisian sehari-hari.

Untuk menjadi perwira, seseorang harus menempuh pendidikan khusus melalui Akademi Kepolisian (Akpol) atau Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) bagi lulusan perguruan tinggi. 

Urutan Pangkat Perwira Polri

urutan pangkat perwira polisi
Sumber: asset.kompas.com

Berikut adalah urutan pangkat perwira polisi dari yang terendah hingga tertinggi, lengkap dengan lambang kepangkatan dan informasi gaji pokok berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2024.

1. Perwira Pertama (Pama)

Perwira Pertama atau Pama adalah tingkatan paling awal dalam golongan perwira Polri. Lambang yang digunakan adalah balok emas, dengan jumlah balok yang mencerminkan tingkat kepangkatan. 

Anggota di level ini umumnya baru saja menyelesaikan pendidikan kepolisian dan mulai menjalankan tugas-tugas kepemimpinan dalam skala yang lebih kecil.

1. Inspektur Polisi Dua (Ipda)

Ipda adalah pangkat terendah dalam golongan Perwira Pertama, dengan lambang 1 balok emas di pundak. 

Anggota berpangkat Ipda biasanya baru memulai karier sebagai perwira dan ditempatkan di posisi operasional dasar di bawah pengawasan perwira yang lebih senior. 

Gaji pokok Ipda berdasarkan PP No. 7 Tahun 2024 adalah Rp2.954.200 hingga Rp4.779.300 per bulan, tergantung masa kerja.

2. Inspektur Polisi Satu (Iptu)

Iptu berada satu tingkat di atas Ipda dengan lambang 2 balok emas. Pada tahap ini, seorang perwira sudah mulai mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar, termasuk memimpin satuan kecil atau menjabat posisi tertentu di unit kepolisian daerah. Gaji pokok Iptu adalah Rp3.046.600 hingga Rp5.006.500 per bulan.

3. Ajun Komisaris Polisi (AKP)

AKP adalah urutan pangkat perwira polisi tertinggi dalam Perwira Pertama, ditandai dengan lambang 3 balok emas. 

Seorang AKP sudah dipercaya memimpin satuan yang lebih besar dan memiliki tanggung jawab operasional yang cukup signifikan di lingkungan kerjanya. Gaji pokok AKP adalah Rp3.141.900 hingga Rp5.163.100 per bulan.

2. Perwira Menengah (Pamen)

Perwira Menengah atau Pamen adalah tingkatan kedua dalam jenjang kepangkatan perwira Polri. 

Lambang yang digunakan adalah bunga melati emas, dengan jumlah yang mencerminkan tingkat pangkat. 

1. Komisaris Polisi (Kompol)

Kompol adalah pangkat terendah dalam golongan Perwira Menengah, dengan lambang 1 bunga melati emas. 

Seorang Kompol biasanya menjabat posisi penting di tingkat Polres atau Polda, misalnya sebagai Kasat atau Kasubag yang mengawasi unit tertentu. Gaji pokok Kompol adalah Rp3.240.200 hingga Rp5.324.600 per bulan.

2. Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)

AKBP memiliki lambang 2 bunga melati emas dan berada satu tingkat di atas Kompol. Pangkat ini kerap menduduki jabatan strategis seperti Kapolres di wilayah tertentu atau posisi struktural penting di tingkat Polda. Gaji pokok AKBP adalah Rp3.341.500 hingga Rp5.491.200 per bulan.

3. Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)

Kombes Pol adalah urutan pangkat perwira polisi tertinggi dalam Perwira Menengah, dengan lambang 3 bunga melati emas. 

Pejabat berpangkat Kombes Pol umumnya memimpin satuan wilayah yang lebih besar atau menduduki jabatan penting di tingkat Mabes Polri. Gaji pokok Kombes Pol adalah Rp3.446.000 hingga Rp5.663.000 per bulan.

3. Perwira Tinggi (Pati)

Pangkat perwira tinggi polisi adalah puncak dari seluruh struktur kepangkatan dalam Polri. Lambang yang digunakan adalah bintang emas, dan hanya segelintir orang yang berhasil mencapai level ini setelah melewati puluhan tahun pengabdian serta penilaian yang sangat ketat dari berbagai sisi, mulai dari kompetensi, rekam jejak, hingga integritas.

1. Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol)

Brigjen Pol adalah pangkat terendah dalam Perwira Tinggi, dengan lambang 1 bintang emas. 

Pada level ini, seorang perwira sudah berada di posisi pimpinan tinggi dan umumnya menjabat sebagai Kapolda di provinsi tertentu atau menduduki jabatan eselon tinggi di Mabes Polri. Gaji pokok Brigjen Pol adalah Rp3.553.800 hingga Rp5.840.100 per bulan.

2. Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol)

Irjen Pol memiliki lambang 2 bintang emas. Pangkat ini biasanya menduduki jabatan Kapolda di provinsi besar atau posisi struktural penting di Mabes Polri, dengan cakupan tanggung jawab yang sangat luas. Gaji pokok Irjen Pol adalah Rp3.665.000 hingga Rp6.022.800 per bulan.

3. Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol)

Komjen Pol memiliki lambang 3 bintang emas dan berada satu tingkat di bawah pangkat tertinggi. 

Jabatan yang umum diemban pada level ini antara lain Wakapolri atau Kabareskrim, dua posisi yang sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan strategis kepolisian nasional. Gaji pokok Komjen Pol adalah Rp5.485.800 hingga Rp6.221.200 per bulan.

4. Jenderal Polisi

Jenderal Polisi adalah urutan pangkat perwira polisi tertinggi dalam seluruh struktur Polri, dengan lambang 4 bintang emas. 

Pangkat ini hanya dipegang oleh satu orang, yaitu Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). 

Posisi ini adalah ujung dari seluruh jenjang karier di Polri dan merupakan tanggung jawab terbesar dalam institusi kepolisian Indonesia.

Gaji pokok Jenderal Polisi adalah Rp5.657.400 hingga Rp6.405.500 per bulan. Perlu diingat, angka ini hanya mencerminkan gaji pokok. 

Dengan berbagai tunjangan yang menyertainya, termasuk tunjangan kinerja, tunjangan jabatan, dan tunjangan lainnya, total penghasilan yang diterima jauh lebih besar dari angka tersebut.

Namun, seperti yang telah dijelaskan bahwa untuk menjadi perwira, seseorang harus menempuh pendidikan khusus melalui Akademi Kepolisian (Akpol) atau Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) bagi lulusan perguruan tinggi. 

Persyaratannya cukup tinggi dan seleksinya sangat ketat, namun bukan berarti mustahil. Jadi, bagi Anda yang memang ingin meniti karier sebagai polisi pangkat perwira, mulai persiapkan diri Anda semaksimal mungkin sejak jauh-jauh hari.

Perlu Anda ketahui, pendaftar Polri di tahun terakhir saja sudah mencapai lebih dari 154.000 orang. Artinya, persaingan untuk memperebutkan kursi di Akpol maupun SIPSS sangatlah nyata. 

Oleh karena itu, ASN Institute hadir dengan bimbingan belajar polri untuk membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi tes seleksi Polri. 

Dilengkapi dengan 70 paket tryout premium berbasis sistem CAT, ribuan bank soal yang selalu diperbarui sesuai kisi-kisi resmi, kelas live streaming interaktif bersama pengajar berpengalaman, serta akses materi yang fleksibel kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi mobile. 

Semua ini dirancang agar Anda bisa berlatih dalam kondisi yang semirip mungkin dengan ujian sesungguhnya, sehingga tidak ada lagi rasa kaget saat hari H tiba. 

Penutup

Itulah penjelasan mengenai urutan pangkat perwira polisi beserta gambaran gaji pokoknya. 

Dimulai dari Ipda sebagai titik awal setelah lulus pendidikan, kemudian naik ke Iptu, AKP, Kompol, AKBP, Kombes Pol, hingga akhirnya mencapai level tertinggi di jajaran pangkat perwira tinggi polisi .

Setiap kenaikan pangkat bukan hanya berarti lambang baru yang terpasang di pundak, tetapi juga tanggung jawab yang semakin besar dan penghasilan yang ikut meningkat seiring pengabdian.

Oleh karena itu, sekali lagi, jika memang Anda serius ingin lolos, persiapkan diri secara menyeluruh dari semua sisi. 

Kondisi fisik harus dijaga jauh sebelum seleksi dimulai, kemampuan akademik perlu dilatih secara konsisten, mental harus siap menghadapi tekanan di setiap tahapan, dan urusan administrasi tidak boleh ada yang luput satu pun. 

Seleksi Polri tidak akan menunggu Anda siap. Jadi, pastikan Anda yang selalu selangkah lebih siap dibandingkan peserta lainnya. Semoga artikel ini memberikan gambaran yang jelas dan bermanfaat!

Sumber referensi:

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6197377/urutan-pangkat-polisi-perwira-bintara-tamtama-dan-ketentuan-kenaikan-jabatannya?page=2

https://peraturan.bpk.go.id/Details/276772/pp-no-7-tahun-2024

Picture of Ayu Dinar Pebrina
Ayu Dinar Pebrina

Ebook Gratis!!

Subscribe untuk dapatkan e-book GRATIS dan informasi CPNS/ PPPK/ Sekolah Kedinasan/ TNI/ POLRI terbaru  langsung di Email-mu

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Post Terbaru