Setiap tahun, impian untuk daftar sekdin atau sekolah kedinasan selalu membara di hati para lulusan SMA/sederajat. Bagaimana tidak, daftar sekdin tepat bisa membuka pintu kuliah gratis yang dibiayai penuh oleh negara, plus peluang diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.
Daya tarik ini membuat persaingan semakin sengit, tapi justru itu yang bikin perjalanan ini terasa berharga. Jika anda punya cita-cita mengabdi sebagai abdi negara, memahami cara daftar sekdin tepat adalah langkah pertama yang penting.
Artikel ini akan membantumu mengeksplorasi berbagai pilihan sekolah kedinasan, sambil merinci persyaratan di beberapa institusi favorit, agar anda bisa menemukan sekolah kedinasan yang cocok dengan anda.
Panduan Praktis Menemukan Sekolah Kedinasan yang Tepat

Memilih sekolah kedinasan bukan sekadar ikut-ikutan tren, tapi benar-benar proses yang perlu dipikirkan matang-matang. Ada tiga cara daftar sekdin tepat yang bisa Anda terapkan agar tidak salah langkah.
1. Kenali minat dan bakat Anda
Tanyakan pada diri sendiri: Apa minat dan bakat utama Anda? Misalnya, kalau Anda suka mengolah angka dan analisis ekonomi, institusi seperti PKN STAN atau STIS mungkin lebih pas.
Atau, jika Anda tertarik pada pemerintahan, kebijakan publik, dan suasana semi-militer, IPDN bisa jadi pilihan yang menantang. Jangan lupa pertimbangkan kepribadian dan kondisi fisik Anda, karena ini akan sangat memengaruhi kenyamanan selama pendidikan.
2. Lakukan riset mendalam terhadap institusi
lakukan riset mendalam tentang institusi yang diminati. Cari tahu kementerian atau lembaga yang menaunginya, lalu bayangkan prospek kerja Anda di sana nanti.
Apakah Anda siap berkarier di Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, atau bahkan Badan Intelijen Negara? Pastikan visi misi sekolah itu selaras dengan mimpi karier Anda jangka panjang.
3. Evaluasi persyaratan secara objektif
Cermati setiap detail, mulai dari syarat akademik seperti nilai rapor hingga syarat fisik yang seringkali menjadi penentu, seperti tinggi badan minimal, kesehatan mata (tidak minus atau buta warna), dan kondisi fisik lainnya.
Dengan memadukan pemahaman diri, riset institusi, dan evaluasi syarat yang realistis, Anda dapat menemukan sekolah kedinasan yang benar-benar cocok dan memperbesar peluang Anda untuk diterima.
Daftar Sekolah Kedinasan

Berikut Daftar sekolah kedinasan yang bisa menjadi pilihan buat anda:
- Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
- Politeknik Statistika (STIS)
- Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
- Politeknik Imigrasi (Poltekim)
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI-STTD)
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
Rincian Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan

Setelah punya gambaran institusi, langkah selanjutnya adalah memastikan Anda memenuhi syaratnya. Berikut rangkuman syarat daftar STAN, syarat daftar STIN, syarat daftar SSN, dan syarat daftar STTD dari beberapa sekdin favorit berdasarkan pola tahun sebelumnya, karena info resmi 2026 biasanya baru keluar pertengahan tahun.
Syarat Daftar STAN
Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menjadi primadona selama bertahun-tahun. Salah satu pembaruan penting untuk pendaftaran 2025 adalah tidak lagi diberlakukannya nilai UTBK sebagai syarat.
- Pendidikan: Lulusan 2 tahun sebelumnya atau calon lulusan SMA/MA/SMK/sederajat.
- Usia: Maksimal 21 tahun dan minimal 14 tahun pada tanggal pendaftaran.
- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba.
- Penampilan: Pria tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik, kecuali karena ketentuan agama/adat. Wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik selain di telinga (tidak lebih dari satu pasang).
- Status: Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Riwayat Seleksi: Tidak pernah dinyatakan lulus pada seleksi SPMB PKN STAN tahun-tahun sebelumnya.
Syarat Daftar STIN
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) mencari putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi insan intelijen.
Syarat daftar STIN
- Pendaftar merupakan laki-laki atau perempuan berkewarganegaraan Indonesia (WNI).
- Memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Menunjukkan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Tidak pernah terlibat dalam tindak pidana apa pun.
- Memiliki catatan kelakuan baik, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku.
- Lulusan SMA/SMK/MA bukan lulusan Paket C.
- Nilai rata-rata ijazah minimal 80.
- Bagi lulusan tahun 2025, nilai rata-rata rapor semester 1–5 minimal 75.
- Lulusan dari luar negeri wajib menyertakan ijazah yang telah disetarakan atau disahkan oleh Kemendikdasmen.
- Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan.
- Peserta perempuan belum pernah melahirkan, sedangkan peserta laki-laki belum memiliki anak biologis.
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato di tubuh.
- Peserta perempuan tidak memiliki tindikan atau bekas tindikan di bagian tubuh yang tidak wajar.
- Peserta laki-laki tidak memiliki tindikan atau bekas tindikan di bagian tubuh mana pun.
- Wajib sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah mengalami patah tulang.
- Bagi yang berkacamata, toleransi maksimal plus/minus 1.
- Tidak buta warna.
- Memenuhi standar tinggi badan minimal 165 cm (laki-laki) dan 160 cm (perempuan), dengan berat badan proporsional.
- Usia pendaftar minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun
- Harus mendapatkan izin tertulis dari orang tua atau wali, dibuktikan dengan surat pernyataan resmi.
- Bukan anggota aktif maupun mantan anggota TNI, Polri, atau PNS.
- Belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan TNI, Polri, atau PNS.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 tahun sejak dinyatakan lulus pendidikan di STIN.
- Tidak sedang terikat kontrak atau perjanjian ikatan dinas dengan lembaga lain.
- Wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif.
- Bagi yang sudah bekerja sebagai pegawai tetap, harus melampirkan surat izin atau rekomendasi dari pimpinan instansi, dan bersedia mengundurkan diri jika diterima sebagai taruna/taruni STIN.
- Peserta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi dan dinyatakan lulus setiap tahap penerimaan STIN tahun anggaran 2025.
- Tidak ada pungutan biaya selama proses seleksi, kecuali biaya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Syarat Daftar Poltek SSN
Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) adalah institusi bagi mereka yang tertarik pada bidang keamanan siber dan persandian.
- Kewarganegaraan: Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia: Minimal 17 tahun dan tidak melebihi 21 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran.
Pendidikan: Lulusan SMA jurusan IPA, atau SMK dari jurusan Teknik Elektronika dan Teknologi Informasi. - Nilai: Memiliki nilai rata-rata Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80 pada semester IV dan V.
- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dan tidak cacat fisik.
- Status: Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
- Ikatan Dinas: Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dan menjalani ikatan dinas pertama selama 10 tahun setelah lulus.
Syarat Daftar STTD
Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) atau PTDI-STTD berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan dan mencetak ahli di bidang transportasi darat.
- Kewarganegaraan: Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia: Minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun.
- Tinggi Badan: Pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.
- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna (parsial maupun total), dan bebas narkoba.
- Pendidikan: Lulusan SMA/MA (jurusan IPA atau IPS) atau SMK/sederajat dengan nilai rata-rata ijazah minimal 70.
- Status: Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
Syarat Daftar Poltekim
Politeknik Imigrasi (Poltekim) adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Hukum dan HAM yang fokus pada ilmu keimigrasian.
Warga Negara Indonesia (WNI), baik laki-laki maupun perempuan, yang berdomisili di wilayah NKRI.
Lulusan SMA/SMK/MA dengan ketentuan:
- Nilai rata-rata ijazah minimal 70 dan nilai Bahasa Inggris minimal 70 pada rapor semester akhir.
- Khusus putra-putri asli Papua dan Papua Barat, nilai rata-rata ijazah dan Bahasa Inggris minimal 60.
- Usia 17–22 tahun pada saat pendaftaran, dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat keterangan lahir dari kelurahan.
- Memenuhi syarat tinggi badan minimal 165 cm (pria) dan 158 cm (wanita) dengan berat badan proporsional.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak tuli, bebas dari HIV/AIDS dan narkoba, serta tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak.
- Tidak memiliki tato atau bekas tato, dan tidak bertindik (kecuali karena alasan agama atau adat tertentu).
- Bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan.
- Siap ditempatkan atau dimutasi ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di seluruh Indonesia setelah lulus.
- Tidak pernah drop out (DO) dari pendidikan sebelumnya, tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain, serta tidak memiliki catatan pidana, dibuktikan melalui dokumen resmi pengadilan.
Kunci Lolos Sekolah Kedinasan
Persiapan matang adalah kunci utama untuk menaklukkan seleksi sekolah kedinasan. Kompetisi yang tinggi menuntut Anda benar-benar siap, mulai dari administrasi, akademik, hingga kemampuan fisik.
Untuk membantu Anda memahami pola soal, strategi, dan materi SKD unduh Ebook Sekolah Kedinasan Gratis yang sudah dilengkapi contoh soal dan pembahasan.
Ebook ini dapat menjadi panduan awal agar persiapan Anda lebih terarah dan efektif.
Penutup
Memilih dan daftar sekdin tepat adalah keputusan besar yang akan membentuk masa depan Anda sebagai abdi negara. Dengan pemahaman mendalam tentang persaingan, teliti terhadap syarat, dan persiapan yang gigih, impian itu pasti bisa diraih.
Jangan menyerah di tengah jalan setiap usaha pasti berbuah manis. Selamat berjuang, semoga sukses menemukan jalan Anda!
Sumber Referensi:
https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-7891091/10-sekolah-kedinasan-paling-favorit-dari-stan-stin-lulus-bisa-jadi-pns https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-7830668/persyaratan-masuk-pkn-stan-2025-wajib-punya-nilai-utbk






