Program SPPI Batch 3 (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Batch 3) kembali menjadi sorotan dengan pelaksanaan tes psikologi yang digelar di Universitas Padjadjaran (Unpad), Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Sebanyak 7.946 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti tes ini sebagai bagian dari proses seleksi untuk menjadi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN).
Tes psikologi SPPI Batch 3 ini berlangsung selama empat hari, dari Minggu, 2 Maret 2025, hingga Rabu, 5 Maret 2025, dan menjadi langkah krusial dalam menyaring calon-calon terbaik untuk mendukung pembangunan nasional.
SPPI Batch 3 merupakan angkatan ketiga dari program yang dirancang untuk mencetak sarjana unggul yang akan berkontribusi nyata, khususnya dalam pemenuhan gizi nasional melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Kolonel Arm Doni Priambodo dari Universitas Pertahanan RI, pendaftaran untuk SPPI Batch 3 dibuka sejak Desember 2024 dan berhasil menarik minat luar biasa dengan total 206 ribu pendaftar.
Setelah melalui tahap verifikasi administrasi, sekitar 90 ribu orang dipanggil untuk mengikuti tes psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT), dan 7.946 di antaranya menjalani tes di Unpad.
Pelaksanaan Tes Psikologi SPPI Batch 3 di Unpad’

Tes psikologi SPPI Batch 3 di Unpad diselenggarakan di enam lokasi strategis di Kampus Jatinangor, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Farmasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Pusat Pelayanan Basic Science (PPBS).
Setiap hari, tes dibagi menjadi tiga sesi, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 615 peserta. Sistem CAT yang digunakan memastikan proses evaluasi berjalan efisien, akurat, dan transparan.
Koordinator pelaksana lapangan di Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, menjelaskan bahwa pihak universitas menyediakan fasilitas lengkap untuk mendukung kelancaran tes SPPI Batch 3.
Mulai dari lokasi ujian, teknisi ruang, pengawas ujian, hingga personel keamanan internal dari Mahasiswa Regiment (Menwa) yang bertugas memverifikasi peserta sebelum masuk ruangan.
Selain itu, fasilitas jaringan internet yang stabil juga diprioritaskan agar peserta tidak mengalami kendala teknis selama tes berlangsung.
“Dukungan yang diberikan Unpad adalah bentuk kontribusi kami terhadap program prioritas pemerintah, termasuk pelaksanaan SPPI Batch 3 ini,” ujar Inu dalam keterangannya kepada media.
Peran Penting Unpad dalam Seleksi SPPI Batch 3

Universitas Padjadjaran tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga memainkan peran vital dalam mendukung pelaksanaan tes psikologi SPPI Batch 3.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, R. Widya Setiabudi Sumadinata, menegaskan komitmen kampusnya dalam mendukung inisiatif pemerintah.
“Unpad menyediakan fasilitas pelaksanaan tes berbasis komputer, sementara soal dan materi lainnya disuplai oleh Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan RI,” kata Widya saat meninjau hari pertama tes pada 2 Maret 2025.
Widya juga menyoroti pengalaman Unpad dalam menyelenggarakan ujian serupa, seperti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang menjadi salah satu alasan dipilihnya kampus ini sebagai lokasi tes SPPI Batch 3. “Semoga pelaksanaan tes ini berjalan lancar hingga selesai,” tambahnya.
Kolonel Arm Doni Priambodo pun memuji kesiapan Unpad. “Setelah kami survei ke beberapa kampus, Unpad memiliki sarana dan prasarana yang sangat memadai serta pengalaman baik dalam menyelenggarakan ujian seperti ini,” ungkapnya.




