Kabar gembira bagi para pendidik di seluruh Indonesia, khususnya lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG)! Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi telah membuka pendaftaran guru sekolah rakyat untuk tahun 2025.
Sebanyak 1.554 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan Fungsional (PPPK JF) guru sekolah rakyat tersedia bagi mereka yang siap mengabdi dan berkontribusi dalam program pendidikan inovatif ini.
Proses rekrutmen guru sekolah rakyat kemensos ini merupakan kolaborasi lintas kementerian, melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Guru yang lulus seleksi tidak hanya akan menjadi bagian penting dari program Sekolah Rakyat, tetapi juga akan diangkat sebagai ASN PPPK di bawah naungan Kemensos, lengkap dengan gaji pokok, tunjangan profesi guru, tunjangan kinerja, serta pelatihan khusus.
Apa Itu Sekolah Rakyat dan Peran Guru di Dalamnya?

Sebelum membahas detail penerimaan sekolah rakyat, penting untuk memahami konsep Sekolah Rakyat itu sendiri.
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis dari pemerintah yang secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional – DTSEN).
Tujuan utama program ini adalah untuk memperluas jangkauan pengajaran berkualitas di daerah-daerah yang membutuhkan.
Pembelajaran di Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada penguasaan akademis, tetapi juga penumbuhan karakter, jiwa kepemimpinan, serta keterampilan hidup.
Di sinilah peran strategis guru sekolah rakyat menjadi sangat vital. Mereka tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik, fasilitator, dan agen perubahan bagi para siswa.
Formasi & Penempatan Guru Sekolah Rakyat
Untuk tahap awal penyelenggaraan Sekolah Rakyat, sebanyak 1.554 formasi guru sekolah rakyat jabatan fungsional guru ahli pertama dibuka.
Nantinya, para guru yang terpilih akan ditempatkan pada Sekolah Rakyat yang tersebar di 100 lokasi tahap pertama di berbagai wilayah Indonesia.
Syarat dan Proses Seleksi Pendaftaran Guru Sekolah Rakyat

Salah satu syarat tenaga pengajar sekolah rakyat yang paling utama adalah mengantongi sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Robben Rico, menegaskan bahwa calon guru yang dimaksud merupakan lulusan PPG yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen.
Selain itu, ada persyaratan khusus lain yang perlu diperhatikan. Lulusan PPG yang dapat mengikuti seleksi guru sekolah rakyat daftar ini adalah mereka yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi ASN PPPK Tahun Anggaran 2024 dan terdata pada aplikasi Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN).
Berikut adalah rincian persyaratan umum dan khusus untuk pendaftaran guru sekolah rakyat Kemensos 2025:
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 45 tahun pada saat ditetapkan sebagai bakal calon guru.
- Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih (berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap).
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, atau pegawai swasta.
- Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
- Memiliki kualifikasi pendidikan akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV)/Sarjana Terapan.
- Memiliki Sertifikat Pendidik melalui Program PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Persyaratan Khusus:
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00.
- Memiliki kemampuan Bahasa Inggris aktif (lisan dan tulisan).
- Telah mengikuti seluruh tahapan seleksi ASN PPPK Tahun Anggaran 2024 dan terdata pada aplikasi SSCASN.
- Bersih dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).
- Siap berada di lingkungan sekolah berasrama (mengingat Sekolah Rakyat mungkin memiliki konsep asrama).
Setelah memenuhi persyaratan administrasi, calon guru sekolah rakyat akan mengikuti seleksi tambahan yang diselenggarakan oleh Kemensos. Seleksi Kompetensi Tambahan ini dilakukan secara daring dan meliputi:
- Tes Psikotes
- Tes Kemampuan Bahasa Inggris
- Wawancara




