Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi calon taruna sekolah kedinasan tahun 2025 resmi dimulai.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, melakukan peninjauan langsung ke lokasi utama ujian SKD Kedinasan di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, pada Senin, 11 Agustus 2025.
Peninjauan ujian SKD Kedinasan ini menjadi sinyal kuat dari pemerintah bahwa setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat.
Menteri Rini menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan proses rekrutmen yang objektif, transparan, dan akuntabel, menutup rapat celah bagi praktik kecurangan seperti perjokian dan nepotisme.
MenPAN RB Tinjau Ujian SKD Kedinasan

Dalam kunjungannya, MenPAN RB tinjau ujian SKD Kedinasan dengan memeriksa berbagai fasilitas, mulai dari ruang registrasi, ruang steril, hingga ruang pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT).
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan menjamin bahwa pelaksanaan ujian SKD Kedinasan berjalan lancar tanpa kendala teknis.
“Pelaksanaan SKD untuk sekolah kedinasan ini dilakukan secara objektif dan transparan,” tegas Menteri Rini.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan sistem CAT menjadi kunci utama transparansi.
Dengan sistem ini, setiap peserta dapat langsung melihat skor yang mereka peroleh sesaat setelah selesai mengerjakan soal. “Hasil tes saudara akan terlihat secara real time,” ucapnya.
Mekanisme ini secara efektif menghilangkan potensi manipulasi nilai dan memastikan bahwa kelulusan murni didasarkan pada kemampuan peserta.
Pesan Penting untuk Peserta Ujian SKD Kedinasan

Di sela-sela peninjauan skd sekolah kedinasan 2025, Menteri Rini menyempatkan diri untuk memberikan pesan dan motivasi kepada para peserta yang akan mengikuti tes.
Ia berpesan agar setiap peserta percaya penuh pada kemampuan diri sendiri dan tidak tergoda oleh bujuk rayu oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan.
“Saya berharap semua peserta nanti yang akan melakukan tes untuk bersiap-siap, karena hanya kalian lah yang akan bisa menolong kalian sendiri,” pesannya.
Imbauan ini sangat penting mengingat tingginya persaingan dalam ujian SKD Kedinasan yang seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.




