Politeknik Statistika STIS adalah salah satu sekolah kedinasan paling diminati di Indonesia setiap tahunnya. STIS merupakan singkatan dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistika, sebuah perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS).
Didirikan sejak tahun 1960, institusi ini telah melahirkan ribuan lulusan yang berkontribusi langsung dalam pengelolaan data dan statistik negara.
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk mendaftar, memahami keuntungan kuliah di STIS sejak awal adalah langkah yang tepat.
Artikel ini akan membahas keuntungan kuliah di STIS secara lengkap agar Anda bisa membuat keputusan yang lebih matang sebelum mendaftar.
8 Keuntungan Kuliah di STIS

Sebelum membahas satu per satu, penting untuk dipahami bahwa STIS menawarkan program studi D3 dan D4.
Untuk jenjang D3, tersedia program Statistika yang berfokus pada pengumpulan dan pengolahan data lapangan.
Untuk jenjang D4, tersedia dua pilihan, yaitu Statistika yang berfokus pada analisis data dan metodologi penelitian, serta Komputasi Statistik yang berfokus pada data science, pemrograman, dan kecerdasan buatan.
Gelar yang diperoleh lulusan D4 adalah S.Tr.Stat, sedangkan lulusan D3 mendapatkan gelar A.Md.Stat. Berikut adalah keuntungan kuliah di STIS yang perlu Anda ketahui.
1. Kuliah Gratis Tanpa Biaya Semester
Salah satu benefit masuk STIS yang paling menarik adalah biaya pendidikan yang sepenuhnya gratis.
Sebagai sekolah kedinasan di bawah lembaga pemerintah, STIS tidak memungut biaya kuliah maupun biaya pendaftaran ulang selama masa perkuliahan berlangsung.
Ini adalah kabar baik bagi Anda yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus terbebani biaya semester yang terus berjalan.
Perlu dicatat bahwa biaya hidup seperti tempat tinggal dan makan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing mahasiswa, namun tersedia uang saku atau tunjangan yang bisa membantu meringankan pengeluaran sehari-hari.
2. Lulus Langsung Diangkat Menjadi CPNS
Inilah yang menjadi daya tarik terbesar dan menjawab pertanyaan kenapa memilih STIS dibandingkan perguruan tinggi lainnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan STIS tidak perlu mengikuti seleksi CPNS seperti jalur umum. Mereka langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di kantor BPS yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.





