Para calon mahasiswa Politeknik Statistika STIS Tahun Akademik 2025/2026 yang telah berhasil melewati Seleksi Lanjutan II (Psikotes dan Wawancara) kini memasuki gerbang terakhir perjuangan mereka, yaitu Seleksi Lanjutan III.
Tahapan krusial ini adalah tes kesehatan stis, sebuah fase penentu yang akan menilai kelayakan fisik dan kebugaran para peserta untuk mengikuti pendidikan di salah satu sekolah kedinasan favorit di Indonesia.
Politeknik Statistika STIS, di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS), membuka penerimaan sebanyak 400 formasi untuk tahun akademik 2025/2026 melalui tiga jalur: reguler, afirmasi kewilayahan, dan pembibitan.
Proses seleksi yang ketat, mulai dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hingga tes kesehatan, dirancang untuk menyaring calon-calon statistisi terbaik bangsa.
Tes Kesehatan dan Kebugaran STIS

Seleksi Lanjutan III: Kesehatan dan Kebugaran merupakan tahap wajib bagi peserta yang dinyatakan lulus dari Seleksi Lanjutan II.
Pada tahap ini, panitia seleksi ingin memastikan bahwa setiap calon mahasiswa memiliki kondisi jasmani dan rohani yang prima untuk mengikuti kegiatan akademik maupun non-akademik di kampus.
Hasil dari tes ini akan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penentuan kelulusan akhir.
Tes Kesehatan dan Kebugaran STIS Meliputi Apa Saja

Untuk memberikan gambaran yang jelas, panitia SPMB Politeknik Statistika STIS telah merinci butir-butir pemeriksaan dalam tes kesehatan dan kebugaran STIS.
Secara garis besar, pemeriksaan dibagi menjadi dua kategori utama:
Pemeriksaan Laboratorium
- Darah Lengkap: Menganalisis komponen-komponen sel darah.
- Urine Lengkap: Mengevaluasi kondisi kesehatan melalui sampel urine.
- Metabolisme Gula: Meliputi tes Gula Puasa dan Gula 2 jam PP (Post Prandial).
- Fungsi Hati: Pemeriksaan SGOT dan SGPT.
- Fungsi Ginjal: Pengukuran kadar Kreatinin dan Ureum.
- Metabolisme Lemak: Meliputi tes Kolesterol Total dan Trigliserida.
Pemeriksaan Non-Laboratorium
- Thoraks Rontgen: Pemeriksaan citra organ dada, terutama paru-paru.
- Pemeriksaan Fisik Dokter Lengkap: Evaluasi kesehatan menyeluruh oleh dokter.
- Harvard Step Test: Uji kebugaran untuk mengukur respons jantung terhadap aktivitas fisik.
- EKG (Elektrokardiogram): Merekam aktivitas listrik jantung.
Jadwal dan Lokasi Tes Kesehatan STIS 2025

Bagi para peserta yang bertanya-tanya tes kesehatan stis kapan akan dilaksanakan, jawabannya telah ditetapkan.
Berdasarkan pengumuman resmi, Seleksi Lanjutan III ini akan diselenggarakan secara serentak pada:
- Hari, Tanggal: Selasa, 30 September 2025
- Lokasi: Laboratorium Klinik Prodia di berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
Peserta diwajibkan untuk memeriksa Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM) masing-masing untuk mengetahui jadwal dan lokasi Prodia yang telah ditentukan secara spesifik.
Pelaksanaan tes tersebar dari Aceh hingga Maluku, memastikan akses yang merata bagi peserta dari berbagai daerah.
Adapun biaya tes kesehatan stis 2025 sepenuhnya ditanggung oleh peserta. Biayanya adalah sebesar Rp1.105.000 untuk seluruh cabang Prodia, dengan pengecualian untuk cabang Ambon, Kupang, dan Sorong yang biayanya sebesar Rp1.431.040.




