SEKDIN (Sekolah Kedinasan) adalah institusi pendidikan tinggi yang dikelola langsung oleh kementerian atau lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia.
Sekolah ini menawarkan program ikatan dinas, di mana lulusannya dijamin bekerja sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau pegawai di instansi terkait.
Sekolah Kedinasan menjadi pilihan favorit karena biaya pendidikan yang terjangkau (bahkan gratis) serta prospek karier stabil di sektor pemerintahan.
Dengan sistem seleksi ketat, Sekolah Kedinasan mencetak SDM kompeten yang siap berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Berdasarkan Referensi dari Detik Edu, saat ini terdapat puluhan Sekolah Kedinasan di Indonesia yang tersebar di bawah kementerian dan lembaga non-kementerian.
Beberapa di antaranya sudah terkenal seperti PKN STAN (Kemenkeu), IPDN (Kemendagri), dan STIN (BIN). Selain itu, banyak Sekolah Kedinasan baru yang dibuka untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang teknologi, keuangan, dan keamanan.
Simak daftar lengkap Sekolah Kedinasan beserta penjelasannya berikut ini!
SEKDIN Apa Saja Yang Ada Di Indonesia

Sekolah Kedinasan merupakan sekolah tinggi atau akademi yang dikelola pemerintah dengan fokus pada bidang spesifik sesuai kebutuhan instansi pembina. Di Indonesia, terdapat sekitar 39 SEKDIN yang terbagi dalam dua kategori utama:
- SEKDIN di bawah Kementerian: Dikelola oleh kementerian teknis seperti Kemenkeu, Kemendagri, atau Kemenhub.
- SEKDIN di bawah Lembaga Non-Kementerian: Berada di bawah badan/lembaga seperti BIN, Polri, atau BPKP.
Pendaftaran SEKDIN biasanya dibuka setiap tahun melalui seleksi nasional. Calon peserta harus memenuhi syarat seperti usia maksimal 21–25 tahun, nilai akademik memadai, dan lulus tes kesehatan serta wawancara.
Daftar SEKDIN di Bawah Kementerian

Berikut daftar lengkap SEKDIN yang berada di bawah kementerian, sesuai sumber Referensi CNBC Indonesia :
- Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
- Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN): Menghasilkan ahli keuangan negara, pajak, dan bea cukai.
- Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta (AA YKPN): Fokus pada pendidikan akuntansi sektor publik.
- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): Mencetak aparatur sipil negara untuk pelayanan publik.



