CPNS

9 Tes Kesehatan Kejaksaan yang Wajib Diketahui Calon ASN

Penulis Akhmad Furqan DzulkarnainOleh Akhmad Furqan Dzulkarnain
7 min baca
tes kesehatan kejaksaan

syarat tes kesehatan kejaksaan

Tes kesehatan adalah salah satu tahap krusial dalam seleksi CPNS Kejaksaan. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk menilai kondisi fisik dan kesehatan peserta, tetapi juga untuk memastikan bahwa calon pegawai memiliki standar kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang apa saja yang terlibat dalam tes kesehatan Kejaksaan, serta beberapa tips untuk mempersiapkannya.

Tes Kesehatan Kejaksaan Apa Saja?

Tes kesehatan Kejaksaan CPNS termasuk dalam kategori SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) non-CAT (Computer Assisted Test).

Ini berarti bahwa hasil tes kesehatan kejaksaan ini bersifat gugur, jika terdapat masalah kesehatan yang signifikan, bisa mengakibatkan kegagalan dalam seleksi meskipun Anda telah lolos tes-tes lainnya.

tes kesehatan kejaksaan
Source image: rsjdahm.kaltimprov.go.id

1. Tes THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan)

Tes kesehatan kejaksaan yang pertama ialah Tes THT bertujuan untuk memeriksa kesehatan bagian telinga, hidung, dan tenggorokan peserta.

Pemeriksaan ini umumnya tidak terlalu rumit, namun sangat penting untuk memastikan tidak ada masalah yang bisa mempengaruhi performa peserta dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Pastikan untuk menjaga kebersihan telinga dan memperhatikan gejala seperti amandel yang membesar sebelum tes.

2. Tes Darah

Tes kesehatan kejaksaan yang kedua ialah Tes darah, tes ini dilakukan untuk mengevaluasi berbagai parameter kesehatan seperti kadar gula darah, kolesterol, dan fungsi organ tubuh lainnya.

Sebelum tes, disarankan untuk menjaga pola makan yang sehat, menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi, gula berlebih, dan makanan yang digoreng.

Mengonsumsi makanan yang dikukus, seperti tahu dan tempe, serta banyak minum air putih dapat membantu memastikan hasil tes darah yang optimal.

3. Tes Urin

Tes kesehatan kejaksaan yang berikutnya ialah Tes urin, tes ini digunakan untuk mendeteksi apakah peserta mengonsumsi narkotika atau tidak.

Minum banyak air putih sebelum tes dapat membantu menghasilkan urin yang lebih baik dan mengurangi risiko hasil tes yang merugikan.

4. Tes Tinggi Badan dan Berat Badan

Tes kesehatan kejaksaan yang selanjutnya tentu saja terkait dengan Tes tinggi badan dan berat badan, tes ini dilakukan untuk memastikan bahwa peserta memenuhi syarat fisik yang ditentukan.

Pengukuran tinggi badan dan berat badan dilakukan dengan alat yang terpisah, yaitu timbangan digital dan alat ukur tinggi badan.

Meski terdapat rumor mengenai pengurangan tinggi badan, banyak peserta melaporkan bahwa alat ukur yang digunakan selama tes akurat.

Namun, jika tinggi badan Anda mendekati batas minimal (160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita), sebaiknya pastikan Anda berada di atas batas tersebut.

5. Tes Tekanan Darah

tes kesehatan cpns kejaksaan
Source image: rsjdahm.kaltimprov.go.id

Tes kesehatan kejaksaan yang berikutnya yang tidak kalah penting ialah tes tekanan darah yang bertujuan untuk memeriksa apakah tekanan darah peserta berada dalam batas normal.

Tekanan darah yang ideal biasanya tidak lebih dari 120/80 mmHg. Sebaiknya, peserta tidak dalam keadaan tegang atau grogi saat tes untuk menghindari hasil yang tidak akurat.

6. Tes EKG (Elektrokardiogram)

Tes kesehatan kejaksaan yang berikutnya ialah Tes EKG, tes ini dilakukan untuk memeriksa kesehatan jantung dengan merekam aktivitas listrik jantung.

Peserta akan diminta untuk melepas pakaian bagian atas dan alat EKG akan dipasang di tubuh untuk memantau detak jantung. Penting untuk tetap tenang selama tes ini agar hasilnya tidak dipengaruhi oleh stres.

7. Tes Varikokel, Tato, Tindik, dan Ambeien

Tes ini meliputi pemeriksaan terhadap adanya varikokel (pembengkakan pembuluh darah di skrotum), tato, tindik, dan ambeien.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh petugas medis yang sesuai dengan jenis kelamin peserta untuk menjaga kenyamanan.

Adanya tato atau tindik, selama tidak berlebihan, umumnya tidak mempengaruhi hasil tes. Namun, varikokel dan ambeien yang signifikan dapat menjadi perhatian.

8. Tes Mata

Tes mata meliputi pemeriksaan buta warna, juling, dan mata minus. Buta warna adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi, sedangkan mata minus umumnya tidak menjadi halangan jika tidak mempengaruhi fungsi penglihatan secara signifikan.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa peserta tidak mengalami gangguan penglihatan yang bisa mempengaruhi kinerja.

9. Tes Paru-Paru

tes kesehatan cpns kejaksaan
Source image: rsjdahm.kaltimprov.go.id

Tes kesehatan kejaksaan yang berikutnya ialah Tes paru-paru, tes ini dilakukan untuk memeriksa kesehatan paru-paru, terutama bagi mereka yang merupakan perokok berat.

Pemeriksaan ini biasanya menggunakan rontgen paru-paru untuk memastikan tidak ada masalah serius seperti penyakit paru-paru kronis.

Persiapan Tes Kesehatan Kejaksaan

Persiapan yang baik dapat membantu Anda melalui tes kesehatan kejaksaan dengan lancar. Berikut beberapa tips:

  • Perhatikan Pola Makan: Jaga pola makan Anda, hindari makanan yang tidak sehat beberapa minggu sebelum tes.
  • Cukupi Kebutuhan Cairan: Minum banyak air putih untuk membantu hasil tes urin dan tekanan darah.
  • Jaga Kesehatan Mental: Tetap tenang dan tidak grogi selama tes untuk hasil yang lebih baik.
  • Cek Kesehatan: Sebelum tes, periksa kesehatan Anda sendiri dan konsultasikan jika ada masalah yang mengkhawatirkan.

FAQ Tes Kesehatan Kejaksaan

Apakah tes kesehatan Kejaksaan bersifat menggugurkan?

Ya, tes kesehatan CPNS Kejaksaan termasuk tahapan SKB non-CAT yang bersifat mutlak menggugurkan jika peserta memiliki kondisi medis yang tidak memenuhi kualifikasi.

Apa saja tahapan tes kesehatan CPNS Kejaksaan?

Pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik umum, visus mata dan buta warna, rontgen paru, elektrokardiogram (EKG), tes darah dan urine, hingga evaluasi kesehatan jiwa.

Kapan tes kesehatan Kejaksaan dilaksanakan?

Tahapan ini diselenggarakan pada fase Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) setelah peserta dinyatakan resmi lolos ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Bagaimana persiapan terbaik menghadapi tes kesehatan Kejaksaan?

Lakukan medical check-up mandiri terlebih dahulu, jaga pola makan gizi seimbang, hindari begadang, serta rutin berolahraga untuk mengoptimalkan kebugaran organ tubuh.

Pertanyaan Seputar 9 Tes Kesehatan Kejaksaan yang Wajib Diketahui Calon ASN

Penggunaan kacamata atau mata minus tidak langsung menggugurkan untuk sebagian besar formasi teknis dan administratif di Kejaksaan RI, asalkan masih dalam batas toleransi visus yang dapat dikoreksi dan bukan buta warna (parsial maupun total). Namun, untuk formasi operasional dan lapangan tertentu seperti Petugas Pengawal Tahanan, terdapat batas toleransi minus/silindris maksimal yang disyaratkan secara ketat.

Bagikan Artikel:
FacebookX / TwitterLinkedIn
PROGRAM RESMI 2026/2027

Tingkatkan Peluang Kelulusan Ujian CPNS Anda

Ikuti bimbingan belajar komprehensif atau uji kemampuan melalui simulasi tryout CAT SKD & SKB berbasis standar BKN di ASN Institute.

Pilih Bimbel CPNSSimulasi Tryout CPNS
REFERENSI TERPILIH

Artikel Rekomendasi Terkait

Perdalam wawasan dan strategi lolos seleksi dengan panduan resmi dan tips belajar terbaru.

4 Formasi CPNS Lulusan Geofisika yang Bisa Kamu Lamar di BMKG dan ESDMCPNS

4 Formasi CPNS Lulusan Geofisika yang Bisa Kamu Lamar di BMKG dan ESDM

Jujur, jadi lulusan Geofisika itu nggak gampang cari info lowongan yang spesifik jurusan. Formasinya nggak per...

19 Oktober 2026Baca
5 Formasi CPNS BPS Jurusan Statistika & Matematika: Syarat dan Peluang KarierCPNS

5 Formasi CPNS BPS Jurusan Statistika & Matematika: Syarat dan Peluang Karier

Formasi CPNS BPS 2026 sampai artikel ini terakhir diperbarui (28 Agustus 2026) belum diumumkan resmi. Pengumum...

18 Oktober 2026Baca
7 Pilihan Formasi CPNS BMKG untuk Lulusan Sains & Teknik: dari Meteorologi hingga GeofisikaCPNS

7 Pilihan Formasi CPNS BMKG untuk Lulusan Sains & Teknik: dari Meteorologi hingga Geofisika

Kalau kamu lulusan jurusan kebumian—meteorologi, geofisika, oseanografi, atau bahkan hukum dan keuangan—BMKG t...

17 Oktober 2026Baca
Chat Sekarang