Di tengah persaingan ketat pasar kerja saat ini, formasi CPNS Hubungan Internasional menjadi salah satu opsi yang menjanjikan untuk lulusan S1 dari jurusan tersebut.
Bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kabar baiknya adalah formasi untuk jurusan ini tersedia cukup beragam di berbagai instansi pemerintah pusat.
Nah, di artikel ini akan dibahas secara menyeluruh mengenai berbagai formasi yang tersedia, deskripsi tugasnya, hingga instansi-instansi mana saja yang membuka formasi tersebut. Mari simak sampai akhir!
Formasi CPNS untuk Jurusan Hubungan Internasional S1

Lulusan Hubungan Internasional memiliki privilege tersendiri dalam seleksi CPNS karena kualifikasi pendidikan ini dibutuhkan oleh banyak instansi pemerintah.
Berdasarkan formasi CPNS jurusan Hubungan Internasional 2024, terdapat 13 formasi yang bisa Anda jadikan acuan untuk pendaftaran CPNS mendatang. Berikut penjelasan lebih lengkap untuk setiap formasi dan instasinya:
1. Penelaah Teknis Intelijen Klerek
Formasi ini bertanggung jawab untuk melakukan analisis mendalam terhadap berbagai informasi intelijen yang berkaitan dengan dinamika hubungan internasional dan keamanan nasional.
Oleh karena itu, Anda dituntut untuk memiliki kemampuan analitis yang tajam, pemahaman geopolitik yang mendalam, serta kemampuan menyusun laporan intelijen yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Badan Intelijen Negara membuka formasi ini untuk lulusan S1 Hubungan Internasional yang mampu menganalisis perkembangan situasi internasional dan implikasinya terhadap kepentingan nasional Indonesia.
2. Diplomat Ahli Pertama
Sebagai Diplomat Ahli Pertama, tugas utama Anda adalah mewakili negara dalam forum internasional, melakukan negosiasi bilateral, dan menyusun strategi diplomasi.
Instansi yang paling relevan untuk formasi ini adalah Kementerian Luar Negeri. Kementerian Luar Negeri konsisten membuka formasi ini setiap tahunnya karena kebutuhan akan tenaga diplomatik terus meningkat seiring dengan semakin kompleksnya hubungan internasional.
3. Penata Keprotokolan
Sebagai Penata Keprotokolan, Anda bertanggung jawab mengatur segala aspek teknis dalam kunjungan kenegaraan, pertemuan tingkat tinggi, dan berbagai acara resmi yang melibatkan pejabat negara atau tamu negara.
Pekerjaan ini menuntut pemahaman mendalam tentang protokol internasional, etika diplomatik, dan kemampuan koordinasi yang sangat baik. Dua instansi yang membuka formasi ini adalah Kemenkeu dan Bapanas.
Kementerian Keuangan membutuhkan Penata Keprotokolan untuk mengatur berbagai pertemuan internasional di bidang ekonomi dan keuangan, seperti pertemuan G20, IMF, World Bank, dan berbagai forum ekonomi internasional lainnya.
Sementara itu, Badan Pangan Nasional juga membuka formasi yang sama mengingat semakin banyaknya kerja sama internasional di bidang ketahanan pangan dan pertanian yang memerlukan pengaturan protokoler profesional.
4. Analis Kebijakan Ahli Pertama
Sebagai Analis Kebijakan, tugas utama Anda adalah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai kebijakan publik, menganalisis dampaknya, dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan atau perumusan kebijakan baru.





