Pada tahun 2024, berbagai kementerian dan lembaga membuka lowongan formasi CPNS Hubungan Masyarakat untuk beragam jabatan.
Dari Penata Keprotokolan hingga Pranata Hubungan Masyarakat, posisi-posisi yang tersedia berfokus untuk menyampaikan informasi publik secara efektif dan membangun engagement dengan masyarakat.
Namun sebelum Anda mendaftar, pahami secara detail tentang passing grade, tingkat persaingan, hingga daftar instansi yang membuka rekrutmen CPNS Hubungan Masyarakat berikut ini.
Tingkat Persaingan Formasi Humas CPNS 2024

Untuk tingkat persaingan formasi CPNS Hubungan Masyarakat sendiri tergolong cukup ketat. Berdasarkan data rekrutmen sebelumnya, rata-rata satu formasi humas dilamar oleh 50-100 orang.
Bahkan, pada instansi bergengsi seperti Kementerian Komunikasi dan Digital atau IKN, angka persaingan bisa mencapai 1:200. Oleh karena itu, persiapan Anda memang tidak boleh setengah-setengah.
Oleh karena itu, menghadapi persaingan ketat dalam seleksi CPNS membutuhkan strategi belajar yang tepat dan terarah. Nah, ASN Institute hadir dengan program bimbel CPNS yang akan membantu Anda mempersiapkan diri dengan maksimal dalam menghadapi tes.
Program bimbingan di ASN Institute dirancang khusus untuk membantu Anda menguasai semua materi SKD , mulai dari TWK, TIU, hingga TKP. Anda akan dibimbing oleh mentor berpengalaman yang memahami pola soal dan trik menjawab dengan cepat dan akurat.
Tidak hanya itu, ASN Institute juga menyediakan try out berkala dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang mirip dengan ujian sesungguhnya. Dengan begitu, Anda bisa mengukur kemampuan diri dan mengetahui area mana yang perlu ditingkatkan!
Formasi CPNS Hubungan Masyarakat S1

Berikut adalah rincian lengkap formasi CPNS humas yang dibuka pada tahun 2024, lengkap dengan daftar instansi yang membukanya:
1. Penata Keprotokolan
Posisi Penata Keprotokolan bertanggung jawab dalam mengatur dan mengelola kegiatan keprotokolan instansi pemerintah.
Tugas utamanya adalah merencakan acara resmi, mengatur tata tempat dan tata upacara, koordinasi dengan tamu undangan, serta memastikan setiap acara berjalan sesuai protokol yang berlaku.
Penata Keprotokolan juga harus memahami tata krama diplomasi, hierarki jabatan, dan etika keprotokolan internasional maupun nasional.




