Jika Anda memiliki impian untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), ada baiknya Anda memahami tahapan seleksi yang harus dilalui.
Proses seleksi tes TNI AL melibatkan berbagai rangkaian yang dirancang untuk memastikan hanya individu yang benar-benar memenuhi kriteria yang diterima.
Berikut ini adalah empat tahapan tes TNI AL yang wajib Anda ketahui agar dapat lolos seleksi dengan baik.
Tahapan Tes TNI AL
Sebagai bagian dari proses seleksi yang ketat, TNI AL mengadakan empat jenis tes utama yang terdiri dari tes kesehatan, tes kesamaptaan, tes psikologi, dan tes akademik.
Setiap tahapan memiliki tujuan tertentu untuk mengukur kemampuan fisik, mental, serta intelektual calon prajurit.
Lantas, tes TNI AL apa saja? Mari kita bahas satu per satu.
1. Tes Kesehatan TNI AL
Tahap pertama yang harus dilewati dalam seleksi tes TNI AL adalah tes kesehatan.

Tes ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon prajurit dalam kondisi fisik yang sehat dan mampu menjalankan tugas berat di lapangan.
Tes kesehatan dilakukan secara menyeluruh dan mencakup beberapa aspek berikut:
A. Postur tubuh
TNI AL menetapkan standar tinggi badan minimal, yaitu 163 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita.
Selain itu, berat badan juga harus proporsional sesuai dengan rumus berikut:
- Pria: Berat badan ideal = (tinggi badan – 100) – 10%
- Wanita: Berat badan ideal = (tinggi badan – 100) – 15%
B. Kesehatan gigi
Calon prajurit diwajibkan memiliki gigi yang sehat, rapi, tidak berlubang, dan tidak menggunakan gigi palsu.
Bau mulut juga menjadi indikator yang dinilai.
C. Kesehatan mata
Penglihatan harus memenuhi standar tanpa menggunakan kacamata atau lensa kontak.
Selain itu, mata tidak boleh memiliki kelainan seperti rabun jauh, rabun dekat, atau kelainan lainnya.
D. Pemeriksaan organ dalam
Tes kesehatan juga mencakup pemeriksaan organ vital seperti jantung, paru-paru, hati, dan lainnya untuk memastikan tubuh benar-benar dalam kondisi prima.
Untuk mempersiapkan diri menghadapi tes kesehatan, pastikan Anda menjaga pola hidup sehat dengan olahraga teratur, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok.






