Kabar penting bagi kamu yang berstatus guru honorer dan bercita-cita menjadi aparatur sipil negara. Pemerintah kembali menyiapkan skema seleksi CASN dengan porsi formasi yang memprioritaskan tenaga pendidik, termasuk guru honorer yang selama ini mengabdi di sekolah negeri maupun sekolah di bawah kewenangan pemerintah daerah. Skema ini penting karena menentukan jalur mana yang kamu ambil, kapan pendaftaran dibuka, bagaimana mekanisme penilaiannya, dan apa saja syarat yang wajib kamu penuhi sebelum benar-benar mendaftar.
Secara umum, seleksi CASN mencakup tiga jenis pengadaan, yaitu CPNS untuk jabatan fungsional umum dan teknis, PPPK untuk jabatan fungsional tertentu, serta pengadaan untuk sekolah kedinasan. Bagi guru honorer, jalur yang paling relevan biasanya adalah PPPK, sebab jabatan guru termasuk kategori jabatan fungsional yang diisi melalui seleksi PPPK. Namun, tidak sedikit pula guru honorer yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS pada formasi tertentu, terutama jika mereka memiliki kualifikasi pendidikan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan instansi.
Inti Pengumuman dan Signifikansinya bagi Calon Peserta
Secara ringkas, skema seleksi CASN bagi guru honorer mencakup beberapa poin utama yang perlu kamu pahami sejak awal:
- Siapa yang berhak: tenaga honorer yang memenuhi batas usia, kualifikasi pendidikan, dan tidak sedang dalam status sanksi disiplin. Guru honorer yang mengabdi lama di sekolah tertentu biasanya mendapat perhatian khusus, terutama pada formasi PPPK guru.
- Apa yang diselenggarakan: pendaftaran daring melalui portal resmi, seleksi administrasi, lalu tahapan seleksi kompetensi yang pada umumnya menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
- Kapan waktunya: siklus pengadaan CASN umumnya dibuka pada periode tertentu setiap tahun. Karena skema ini menyangkut kebutuhan nasional, kamu harus memantau kanal resmi seperti portal SSCASN, laman Badan Kepegawaian Negara, dan situs kementerian terkait.
- Di mana dilaksanakan: pendaftaran dilakukan secara daring, sementara ujian berlangsung di sentra-sentra ujian yang tersebar di berbagai daerah sesuai pilihan lokasi saat pendaftaran.
- Mengapa penting: skema ini menjadi jembatan resmi dari status honorer menuju status ASN dengan hak gaji, tunjangan, dan jaminan sosial yang diatur undang-undang.




