Setiap prodi IPDN memiliki fokus pembelajaran yang berbeda, mulai dari pengelolaan pemerintahan daerah, kebijakan publik, hingga administrasi pemerintahan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan birokrasi di Indonesia.
Jika Anda berencana mendaftar ke IPDN, memahami setiap program studi yang tersedia tentu menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan.
Dengan mengetahui fokus pembelajaran serta prospek kariernya, Anda bisa mempertimbangkan jurusan mana yang paling sesuai dengan minat sekaligus rencana karier Anda ke depannya.
Nah, di artikel ini akan dibahas secara lengkap daftar program studi yang tersedia di IPDN beserta gambaran prospek kerja yang bisa diraih setelah lulus nanti. Mari simak sampai akhir!
Apa Itu IPDN?

IPDN adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Berbeda dari kampus biasa, IPDN tidak sekadar mengajarkan teori di kelas.
Sistem pendidikannya memadukan kegiatan akademik, pelatihan fisik, dan pembentukan karakter secara bersamaan dalam lingkungan berasrama yang disiplin dan terstruktur.
Lulusan IPDN mendapatkan gelar Sarjana Terapan (D4) yang secara hukum setara dengan gelar S1. Begitu lulus, mereka langsung diangkat sebagai CPNS golongan III/a tanpa perlu mengikuti seleksi CPNS umum lagi.
Selain itu, sejak hari pertama diterima, hampir seluruh kebutuhan pokok mahasiswa ditanggung penuh oleh negara melalui APBN.
Soal tempat tinggal, setiap praja (sebutan untuk mahasiswa IPDN) tinggal di asrama yang disebut wisma, sudah dikelola sepenuhnya oleh kampus.
Makan tiga kali sehari dengan gizi yang terjamin juga masuk dalam fasilitas tersebut, tanpa biaya tambahan. Seluruh seragam dinas, mulai dari Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Dinas Lapangan (PDL), hingga pakaian olahraga, disediakan oleh negara.
Layanan kesehatan selama masa pendidikan pun ditanggung, sehingga praja tidak perlu khawatir soal biaya berobat.
Di luar semua itu, praja juga menerima uang saku setiap bulan sekitar Rp1-2 juta, yang besarannya menyesuaikan anggaran pemerintah dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Karena kebutuhan pokok sudah ditanggung negara, uang saku ini sepenuhnya bisa dipakai untuk keperluan pribadi.
Setelah lulus dan resmi diangkat sebagai PNS Golongan III/a, gaji pokok yang diterima berkisar antara Rp2.785.700 hingga Rp4.575.200 per bulan berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024, belum termasuk tunjangan kinerja yang besarannya berbeda-beda tergantung instansi dan daerah penempatan.
10 Daftar Prodi IPDN

Lantas, jurusan IPDN apa saja yang tersedia? Saat ini terdapat 10 program studi IPDN, semuanya di jenjang D4. Berikut penjelasan masing-masing jurusan IPDN beserta gambaran karier yang bisa dituju setelah lulus.
1. D4 Studi Kebijakan Publik
Di prodi ini, Anda akan belajar bagaimana kebijakan pemerintah dibuat dari awal. Fokus utamanya adalah menganalisis masalah sosial, merancang solusi dalam bentuk kebijakan, lalu mengevaluasi apakah kebijakan itu berhasil atau tidak di lapangan.

