Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional. Oleh karena itu, formasi CPNS jurusan Pariwisata menjadi salah satu jurusan yang pasti selalu tersedia di berbagai instansi pemerintah pada pengadaan CPNS.
Nah, hal tersebut membuka kesempatan bagi Anda lulusan Pariwisata untuk berkontribusi sebagai ASN di berbagai lini pemerintahan.
Yuk, simak artikel ini untuk informasi lengkap terkait peluang dan daftar formasi CPNS jurusan Pariwisata berdasarkan pengadaan tahun sebelumnya.
Gambaran Peluang Formasi CPNS Lulusan Pariwisata

Sebelum membahas formasi, mari ketahui dulu bagaimana peluang jurusan Pariwisata pada pengadaan CPNS.
Secara kuantitas, memang benar bahwa formasi CPNS Pariwisata tidak sebanyak formasi untuk jurusan-jurusan populer seperti Manajemen, Akuntansi, atau Teknik Informatika.
Namun, yang perlu Anda ketahui adalah bahwa formasi CPNS lulusan Pariwisata tidak hanya di kementerian yang secara langsung menangani pariwisata.
Instansi lain seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Kelautan dan Perikanan, hingga pemerintah daerah juga membuka formasi yang relevan dengan kompetensi Pariwisata.
Jadi, meskipun secara angka formasi untuk jurusan Pariwisata tidak sebanyak jurusan lain, peluang untuk diterima tetap besar selama Anda mempersiapkan diri dengan matang dan maksimal.
Daftar Formasi CPNS Jurusan Pariwisata untuk Lulusan S1
Pola pengadaan CPNS itu cenderung konsisten dari tahun ke tahun, sehingga formasi yang dibuka pada pengadaan sebelumnnya sangat mungkin dibuka kembali pada pengadaan mendatang sesuai kebutuhan masing-masing instansi.
Oleh karena itu, berdasarkan data formasi CPNS Pariwisata 2024, berikut adalah daftar formasi yang bisa Anda pertimbangkan untuk kejar pada pengadaan CPNS mendatang:
1. Instruktur Ahli Pertama
Instruktur Ahli Pertama memiliki tanggung jawab untuk melatih, mendidik, dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan vokasi.
Tugas utamanya adalah menyusun materi dan kurikulum pelatihan, penyampaian pembelajaran teori dan praktik, evaluasi hasil pelatihan, serta pengembangan metode pembelajaran yang efektif dan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Formasi ini dibuka oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebagai bagian dari penguatan sistem pelatihan vokasi nasional.





