CPNS

6 Formasi CPNS untuk Lulusan Farmasi dan Apoteker: Rumah Sakit hingga BPOM

Penulis TaufiqOleh Taufiq
7 min baca
Banner Formasi CPNS Farmasi - ASN Institute

TRYOUT CPNS GRATIS

Simulasi CAT Standar BKN, Sistem Ranking Nasional & Pembahasan Lengkap

Daftar Tryout Gratis

CPNS 2026 untuk lulusan farmasi belum resmi dibuka per Agustus 2026, tapi pola formasi bisa diprediksi dari rekrutmen 2024–2025. Apoteker, D3 Farmasi, dan S1 Farmasi punya jalur masing-masing—mulai jabatan fungsional di Kemenkes hingga Pengawas Farmasi di BPOM. Artikel ini merangkum jabatan, instansi, syarat STR, dan cara cek formasi SSCASN supaya kamu nggak ketinggalan waktu pendaftaran nanti. Sebagai referensi awal, kamu bisa menyimak panduan dasar di Panduan Seleksi Masuk PKN STAN untuk memahami gambaran seleksi secara menyeluruh.

Status CPNS 2026: Belum Dibuka, Ini Kata BKN

Belum. Hingga awal Agustus 2026, Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menetapkan jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026. Detik Jabar (detik.com, Agustus 2026) dan Antara (antaranews.com) sama-sama melaporkan bahwa BKN masih dalam tahap koordinasi pengusulan formasi oleh instansi pemerintah pusat dan daerah. Hal ini juga berkaitan erat dengan pembahasan Formasi CPNS Geografi 2026: Daftar Instansi & Jabatan yang Tersedia yang menjadi pertimbangan penting bagi calon pelamar.

Artinya apa? Kamu masih punya waktu persiapan. Tapi bukan bermando-mando santai—kumpulkan dokumen sekarang biar begitu portal SSCASN (sscasn.bkn.go.id) buka, kamu tinggal klik submit, bukan sibuk scan ijazah di minggu terakhir.

Prediksi jadwal dari berbagai sumber menargetkan pendaftaran dibuka paruh kedua 2026, dengan pelantikan CPNS baru kemungkinan bergulir tahun berikutnya. Patokan realistis: pada rekrutmen 2024, formasi Kemenkes sendiri membuka 3.799 kuota CPNS, dengan 64 di antaranya khusus Ditjen Farmalkes yang resmi onboarding Juni 2025 (farmalkes.kemkes.go.id). Pola ini jadi gambaran bahwa kuota farmasi memang ada—tinggal tunggu detailnya.

Jabatan ASN yang Bisa Dilamar Lulusan Farmasi

Di sinilah bagian yang paling ditunggu: jabatan apa saja yang terbuka buat kamu? Jawabannya lebih banyak dari sekadar “Apoteker.” Berikut rinciannya. Untuk memastikan keabsahan data formasi dan regulasi terbaru, kamu dapat memantau rilis resmi melalui Portal Resmi Politeknik Keuangan Negara STAN.

Apoteker (Ahli Pertama / Muda / Madya) — Wajib Profesi Apoteker

Ini formasi inti. Jabatan fungsional Apoteker di jenjang Ahli Pertama umumnya mensyaratkan S1 Farmasi + Izin Profesi Apoteker (STR Aktif). Artinya, lulusan S1 Farmasi yang belum menjalani profesi apoteker belum bisa melamar posisi ini—persyaratan STR-nya mutlak.

Contoh pola formasi: di beberapa kabupaten seperti Cirebon, formasi Apoteker per puskesmas biasanya hanya 1 kuota (⚠️ ilustrasi berdasarkan data Scribd sumber tidak resmi—gunakan sebagai gambaran pola, bukan angka pasti). Artinya kompetisinya ketat sekali.

Jenjang jabatan fungsional Apoteker mengikuti jalur kenaikan pangkat:

Jenjang Kualifikasi Umum Contoh Instansi
Apoteker Ahli Pertama S1 Farmasi + Profesi Apoteker Puskesmas, RSUD
Apoteker Ahli Muda Pengalaman + kredit kompetensi RSUD, laboratorium
Apoteker Ahli Madya Pengalaman panjang + jabatan struktural tertentu RS rujukan, Kemenkes

Asisten Apoteker (Terampil) untuk D3 Farmasi

Kalau kamu lulusan D3 Farmasi, jangan ngerasa ketinggalan. Jabatan fungsional Asisten Apoteker terbuka untuk lulusan Diploma Farmasi. Regulasi jabatan ini sudah tertuang dalam peraturan Presiden tentang Jabatan Fungsional Asisten Apoteker, yang dirujuk langsung di portal JDIH BKN (jdih.bkn.go.id).

Posisi ini biasanya ditempatkan di apotek puskesmas, instalasi farmasi rumah sakit, atau outlet farmasi pemerintah daerah. Kualifikasinya:

  • Pendidikan: D3 Farmasi dari institusi terakreditasi
  • STR: Surat Tanda Registrasi Asisten Apoteker (masih berlaku)
  • Kompetensi: Mampu membantu Apoteker dalam penyiangan, penyerahan obat, dan pencatatan resep

Jangan remehkan jalur ini. Banyak lulusan S1 yang melamar posisi ini karena belum punya STR Apoteker, sehingga kompetisinya ternyata nggak kalah sengit.

Pengawas Farmasi dan Makanan (BPOM)

Ini jabatan favorit bagi lulusan farmasi yang nggak mau cuma “ngurus obat di apotek.” Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) rutin membuka formasi Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) setiap tahun rekrutmen.

Data dari Tirto (tirto.id, 2024) menunjukkan BPOM membuka formasi CPNS dengan syarat khusus, termasuk lulusan S1 Farmasi, Kimia, atau Biologi. Kamu bisa cek langsung di portal CASN BPOM (casn.pom.go.id).

Yang bikin posisi ini menarik: tugas harian meliputi pengawasan kualitas obat, makanan, dan kosmetik di lapangan. Bayangkan—kerjaanmu menentukan apakah obat yang beredar di pasaran aman atau nggak. Beda banget dengan suasana apotek.

Jabatan Lain: Administrator Kesehatan, Pranata Laboratorium Kesehatan, dsb.

Jangan batasi diri cuma di formasi “farmasi murni.” Lulusan farmasi juga punya peluang di beberapa jabatan fungsional lain:

  • Administrator Kesehatan — pengelolaan data dan sistem informasi kesehatan instansi
  • Pranata Laboratorium Kesehatan — analisis sampel di laboratorium pemerintah
  • Penyuluh Kesehatan Masyarakat — edukasi penggunaan obat yang benar ke masyarakat

Semua jabatan ini terbuka untuk lulusan dengan latar belakang kesehatan, termasuk farmasi. Intinya: jangan cuma fokus satu jalur. Perluas radar pencarianmu.

Instansi yang Membuka Formasi Farmasi

Dari rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, berikut instansi yang konsisten membuka formasi untuk lulusan farmasi:

Instansi Formasi Khas Catatan
Kemenkes (Ditjen Farmalkes) Apoteker, Pengawas Farmasi 64 CPNS onboarding Juni 2025 (farmalkes.kemkes.go.id)
BPOM Pengawas Farmasi dan Makanan Cek casn.pom.go.id saat pendaftaran buka
Pemda (Dinkes/RSUD/Puskesmas) Apoteker, Asisten Apoteker Kuota terbanyak, tersebar di seluruh Indonesia
Kementerian Hukum dan HAM Apoteker di Unit Pelaksana Teknis (Lapas/Rutan) Sering terlewat, kompetisi lebih rendah
BGN (Badan Gizi Nasional) ⚠️ Belum terverifikasi Pantau jika lembaga baru ini membuka rekrutmen

Kuncinya: jangan cuma mantengin Kemenkes. Pemda dan kementerian lain sering kali punya formasi farmasi yang nggak kalah menarik.

Syarat Daftar: STR Wajib & Dokumen Penting

Berdasarkan KepmenPAN-RB Nomor 322 Tahun 2024 tentang persyaratan STR untuk melamar jabatan fungsional kesehatan dalam pengadaan ASN tahun 2024, syarat utama untuk jabatan fungsional kesehatan termasuk farmasi adalah:

  1. STR (Surat Tanda Registrasi) masih berlaku — ini syarat mutlak. Kompas TV (kompas.tv, 2024) menegaskan bahwa formasi tenaga kesehatan di CPNS wajib mencantumkan STR aktif.
  2. Ijazah dan transkrip nilai — IPK minimal biasanya ditentukan instansi masing-masing (umumnya ≥ 3.00 untuk formasi kompetitif).
  3. Usia maksimal — umumnya 35 tahun, tapi untuk jabatan tertentu bisa sampai 40 tahun sesuai peraturan terbaru (komdigi.go.id).
  4. SKCK, surat kesehatan, dan dokumen umum lainnya.

Penting: STR seumur hidup (untuk tenaga medis tertentu) bukan berarti bisa dipakai selamanya tanpa catatan. Pastikan status STR-mu aktif dan terdaftar di Kemenkes.

Peraturan terkait: PP 28/2024 dan UU 17/2023 tentang ASN menjadi landasan hukum utama rekrutmen CPNS tahun ini.

Cara Cek Formasi di SSCASN

Praktisnya begini:

  1. Buka sscasn.bkn.go.id
  2. Klik menu Info Lowongan atau Pengumuman Formasi
  3. Filter berdasarkan jurusan/pendidikan → cari “Farmasi” atau “Kesehatan”
  4. Lihat detail jabatan, kualifikasi, dan jumlah formasi per instansi

Selain SSCASN, pantau juga portal resmi masing-masing instansi: – Kemenkes: casn.kemkes.go.id – BPOM: casn.pom.go.id

Jangan cuma andalkan satu sumber. Pengecekan silang di minimal dua portal resmi mengurangi risiko ketinggalan informasi penting.

Agar persiapanmu lebih matang dan terarah, sangat disarankan untuk mengukur kemampuan sejak dini lewat simulasi CAT di Tryout SPMB PKN STAN Online. Selain itu, lengkapi wawasanmu dengan membaca ulasan mendalam mengenai Formasi CPNS Gizi 2026: Instansi & Jabatan Nutrisionis ASN agar strategi belajarmu semakin efektif.

Pertanyaan Seputar 6 Formasi CPNS untuk Lulusan Farmasi dan Apoteker: Rumah Sakit hingga BPOM

Lulusan S1 Farmasi bisa melamar jabatan Apoteker (jika sudah punya STR/Profesi Apoteker), Pengawas Farmasi dan Makanan di BPOM, Administrator Kesehatan, atau Pranata Laboratorium Kesehatan. Pilihan lebih luas dari yang kebanyakan orang kira.

Bagikan Artikel:
FacebookX / TwitterLinkedIn
PROGRAM RESMI 2026/2027

Tingkatkan Peluang Kelulusan Ujian CPNS Anda

Ikuti bimbingan belajar komprehensif atau uji kemampuan melalui simulasi tryout CAT SKD & SKB berbasis standar BKN di ASN Institute.

Pilih Bimbel CPNSSimulasi Tryout CPNS
REFERENSI TERPILIH

Artikel Rekomendasi Terkait

Perdalam wawasan dan strategi lolos seleksi dengan panduan resmi dan tips belajar terbaru.

Guru di Atas 35 Tahun Masih Bisa Daftar CPNS 2027? Ini Syarat dan Alternatif JalurnyaCPNS

Guru di Atas 35 Tahun Masih Bisa Daftar CPNS 2027? Ini Syarat dan Alternatif Jalurnya

Kabar mengenai seleksi CPNS 2027 mulai ramai diperbincangkan di kalangan tenaga pendidik, terutama bagi kamu y...

4 November 2026Baca
KKP Buka 116 Formasi CPNS Syahbandar: Ini Kualifikasi, Syarat dan Strategi LolosnyaCPNS

KKP Buka 116 Formasi CPNS Syahbandar: Ini Kualifikasi, Syarat dan Strategi Lolosnya

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi mengumumkan rencana pembukaan 116 formasi Calon Pegawai Negeri ...

4 November 2026Baca
5 Pilihan Formasi CPNS Lemhannas Jurusan Ilmu Sosial, Politik, dan PertahananCPNS

5 Pilihan Formasi CPNS Lemhannas Jurusan Ilmu Sosial, Politik, dan Pertahanan

Jujur dari awal: sampai saat ini Lemhannas belum mengumumkan formasi CPNS 2026. Halaman resmi penerimaan CASN-...

4 November 2026Baca
Chat Sekarang