Kemenag mendapat izin formasi dari PANRB untuk merekrut 110.553 ASN, termasuk 20.772 formasi CPNS Kemenag.
Jumlah formasi CPNS Kemenag sebanyak 20.772, merupakan yang terbesar dalam sejarah pengadaan ASN di Kemenag, menandai sebuah tonggak sejarah.
Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil dari kolaborasi erat antara PANRB dan Kemenag.

Ia menyoroti berbagai program dan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah dilakukan oleh Kemenag sebagai faktor utama dalam penetapan jumlah formasi tersebut.
Formasi CPNS Kemenag 2024
Formasi CPNS Kemenag disusun berdasarkan kebutuhan mendesak, termasuk guru madrasah, guru sekolah Kristen/Katolik, dosen PTKIN, penyuluh agama, penghulu, talenta digital, dan penempatan di IKN.
Pembahasan mengenai formasi ini juga mempertimbangkan aspek kualitas dan kebutuhan program pembangunan pemerintah.
Anas menekankan pentingnya ASN Kemenag dalam mendukung pembangunan, termasuk edukasi stunting dan moderasi beragama, serta kegiatan CPNS Kemenag.
Tidak hanya itu, pembahasan formasi juga menyoroti pentingnya transformasi digital yang tengah berlangsung di Kemenag.
Keberadaan talenta digital dan penempatan di IKN menjadi elemen kunci dalam menghadapi tantangan transformasi digital tersebut.
Program digital Kemenag, seperti layanan haji dan umrah, memerlukan SDM kompeten dalam teknologi informasi, termasuk CPNS Kemenag.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi dukungan Kementerian PANRB dalam memperkuat manajemen SDM Kemenag, termasuk CPNS Kemenag.

Dia menyatakan bahwa formasi besar ini akan sangat mendukung Kemenag, terutama mengingat banyaknya pegawai yang akan pensiun dalam beberapa tahun mendatang.
Alasan pengajuan formasi di tahun 2024 adalah karena banyaknya pegawai CPNS Kemenag yang akan pensiun dalam rentang waktu 2024-2028, mencapai 48.991 pegawai.
Selain itu, kebutuhan jabatan strategis seperti guru, dosen, penghulu, penyuluh agama, dan pengawas produk halal menjadi pertimbangan utama dalam pengajuan formasi.
Transformasi layanan digital di Kemenag juga menjadi fokus dalam pengadaan ASN tahun 2024.
Keberadaan talenta digital diharapkan dapat mempercepat adaptasi terhadap teknologi informasi dalam berbagai aspek layanan Kemenag.
Kemenag berharap dapat meningkatkan kapasitas dan pelayanannya melalui rekrutmen ASN yang tepat.






