Kelulusan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diawali dengan penaklukan tahapan paling kompetitif, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB mengenai Pengadaan Pegawai Negeri Sipil, ujian SKD diselenggarakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan transparansi nilai secara waktu nyata (live score).
Agar persiapan belajar Anda terarah dan efisien, memahami kisi-kisi materi pokok, komposisi soal, serta nilai ambang batas (passing grade) resmi mutlak diperlukan. Artikel panduan ini mengupas tuntas kisi-kisi resmi SKD CPNS yang mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), lengkap beserta tabel passing grade dan contoh soal pembahasan mendalam.
Struktur Soal dan Nilai Ambang Batas (Passing Grade) Resmi SKD CPNS
Ujian SKD CPNS memiliki durasi pengerjaan selama 100 menit untuk pelamar formasi umum, dengan total 110 butir soal. Pembagian butir soal dan sistem pembobotan nilai diatur secara ketat sebagai berikut:
| Subtes SKD | Jumlah Soal | Sistem Pembobotan Nilai | Nilai Maksimal | Passing Grade (Formasi Umum) |
|---|---|---|---|---|
| Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) | 30 butir | Benar = 5, Salah/Kosong = 0 | 150 | 65 |
| Tes Intelegensi Umum (TIU) | 35 butir | Benar = 5, Salah/Kosong = 0 | 175 | 80 |
| Tes Karakteristik Pribadi (TKP) | 45 butir | Gradasi nilai 1 sampai 5, Kosong = 0 | 225 | 166 |
| Total Keseluruhan | 110 butir | – | 550 | 311 |
Untuk dinyatakan lolos perangkingan menuju Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), pelamar tidak hanya wajib memenuhi total nilai kumulatif tinggi, melainkan wajib melampaui nilai ambang batas di ketiga subtes secara simultan dan masuk dalam kuota 3 kali jumlah alokasi formasi jabatan yang dilamar.
Kisi-Kisi Resmi Materi Pokok SKD CPNS
Materi pokok SKD disusun secara komprehensif untuk menguji kecakapan intelektual, integritas moral, dan wawasan kebangsaan calon abdi negara:
1. Kisi-Kisi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
TWK bertujuan menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai kebangsaan dalam kehidupan bernegara. Poin materi pokok meliputi:
- Nasionalisme: Menilai kemampuan mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita bersama dengan mempertahankan identitas bangsa.
- Integritas: Menilai kejujuran, ketangguhan moral, dan komitmen etika pelayanan publik selaras nilai BerAKHLAK.
- Bela Negara: Peran aktif dalam mempertahankan eksistensi bangsa melalui pengabdian profesi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kedaulatan.
- Pilar Negara: Pemahaman dan pengamalan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
- Bahasa Indonesia: Penggunaan bahasa persatuan secara baik, benar, dan lugas dalam komunikasi kedinasan.
2. Kisi-Kisi Tes Intelegensi Umum (TIU)
TIU bertujuan menilai penguasaan kompetensi kognitif dan daya analitis logika calon aparatur sipil negara melalui tiga domain kemampuan:
- Kemampuan Verbal: Analogi (mengukur nalar perbandingan hubungan kata), Silogisme (menarik kesimpulan logis dari premis yang diberikan), dan Analitis (menganalisis informasi kompleks untuk menarik simpulan kondisi).




