Tidak, OJK tidak membuka CPNS. Otoritas Jasa Keuangan bukan instansi penyelenggara CPNS, pegawainya bukan PNS, dan rekrutmennya dilakukan mandiri lewat jalur PCAM (Pendidikan Calon Asisten Manajer) dan MLE (Multi Level Entry). Per 28 Agustus 2026 belum ada pengumuman gelombang baru, jadi pantau kanal resmi ojk.go.id/id/karir sambil cek alternatifnya di bawah. Sebagai referensi awal, kamu bisa menyimak panduan dasar di Pusat Informasi Seleksi CPNS untuk memahami gambaran seleksi secara menyeluruh.
Jawaban Singkat: OJK Tidak Pernah Buka CPNS
Ulangi sekali lagi biar nggak ada yang salah paham: OJK itu bukan kementerian. Ia lembaga independen yang bertanggung jawab langsung ke DPR, bukan ke salah satu kementerian. Konsekuensinya, pegawai OJK bukan PNS—mereka pegawai OJK dengan sistem kepegawaiannya sendiri. Hal ini juga berkaitan erat dengan pembahasan CPNS Bappenas 2026: Peluang Emas untuk Analis Kebijakan & Perencana yang menjadi pertimbangan penting bagi calon pelamar.
Ini bukan opini gue atau kabar burung. OJK sendiri pernah menegaskan lewat akun resminya di X (@ojkindonesia) bahwa penerimaan pegawai tidak dilakukan melalui jalur CPNS karena OJK bukan kementerian. Dan kalau kamu buka halaman karir resminya di ojk.go.id/id/karir, yang muncul bukan formulir “CPNS OJK”, melainkan daftar rekrutmen mandiri seperti PCAM dan MLE.
Jadi kalau ada yang bilang “OJK buka CPNS 2026, buruan daftar!”, kemungkinan besar orang itu salah paham—atau lagi nyebarin info menyesatkan. Jangan buru-buru percaya, cek dulu sumbernya.
Kenapa Banyak yang Mengira OJK Buka CPNS?
Sebenarnya wajar banget kalau kamu sempat percaya. Alias nggak usah ngerasa goblok—banyak kok yang salah tangkap. Setidaknya ada tiga biang keroknya: Untuk memastikan keabsahan data formasi dan regulasi terbaru, kamu dapat memantau rilis resmi melalui Portal Resmi SSCASN BKN.
Pertama, nama dan fungsinya terlalu “pemerintahan”. OJK ngawasin bank, pasar modal, dan industri keuangan non-bank. Buat masyarakat umum, lembaga seresmi itu mah pasti bagian dari pemerintah. Padahal status hukumnya beda sama kementerian.
Kedua, banyak situs agregator menyesatkan. Tiap musim seleksi, puluhan situs agregator—salah satunya misipns.com—menampilkan halaman “CPNS OJK” demi trafik pencarian. Halaman itu cuma konten SEO, bukan pengumuman resmi. Sayangnya, pemburu formasi yang nggak teliti langsung terkecoh.




