Perjuangan ribuan calon Praja (Capra) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2025 kini memasuki babak penentuan yang sangat krusial.
Setelah dinyatakan lolos dari serangkaian tes sebelumnya, para peserta akan menghadapi salah satu tahapan paling ketat dengan sistem gugur, yaitu tes kesehatan ipdn tahap 2.
Tahapan ini, bersama dengan Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan, menjadi gerbang terakhir sebelum pengumuman kelulusan akhir.
Berbeda dengan Tes Kesehatan Tahap I yang bersifat umum, tes kesehatan IPDN tahap 2 ini jauh lebih mendalam dan komprehensif.
Panitia seleksi telah merilis jadwal, lokasi, serta serangkaian ketentuan yang sangat ketat dan wajib dipatuhi oleh setiap peserta.
Kelalaian kecil dalam persiapan atau pelaksanaan tes kesehatan IPDN ini dapat berakibat fatal dan langsung menggugurkan peserta dari proses seleksi.
Jadwal Tes Kesehatan IPDN Tahap 2

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.2.2/4642/SJ, jadwal tes kesehatan ipdn tahap 2 akan diselenggarakan serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Para peserta wajib mencatat tanggal dan waktu penting berikut:
- Tanggal pelaksanaan: 9 September 2025
- Waktu: Mulai pukul 06.00 waktu setempat
- Kewajiban puasa: Mulai 8 September 2025 pukul 22.00
- Dokumen wajib: KTP asli, kartu peserta seleksi, surat keterangan puasa
Salah satu ketentuan paling penting dalam tes kesehatan IPDN Tahap 2 adalah kewajiban berpuasa.
Peserta diwajibkan untuk berpuasa (hanya boleh minum air putih) mulai tanggal 8 September 2025 pukul 22.00 waktu setempat hingga proses pengambilan sampel darah dan urine selesai pada keesokan harinya.
Aturan ini mutlak harus dipatuhi untuk memastikan hasil pemeriksaan laboratorium akurat.
Lokasi Tes Kesehatan Tahap 2 IPDN

Untuk memfasilitasi peserta dari seluruh Indonesia, panitia telah menetapkan puluhan lokasi tes yang tersebar di berbagai provinsi.
Pertanyaan tes kesehatan tahap 2 ipdn dimana kini telah terjawab. Pelaksanaan umumnya dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara atau Biddokkes Polda setempat.
Beberapa lokasi tes kesehatan tahap 2 ipdn utama antara lain:
- RS Bhayangkara Polda Metro Jaya (Jakarta)
- RS Bhayangkara Polda Jawa Barat (Bandung)
- RS Bhayangkara Polda Jawa Tengah (Semarang)
- RS Bhayangkara Polda Jawa Timur (Surabaya)
- RS Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan (Makassar)
- RS Bhayangkara Polda Sumatera Utara (Medan)
- RS Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan (Banjarmasin)
- RS Bhayangkara Polda Bali (Denpasar)
- RS Bhayangkara Polda Nusa Tenggara Timur (Kupang)
- RS Bhayangkara Polda Papua (Jayapura)
Untuk daftar lokasi yang lebih lengkap dan spesifik, peserta wajib memeriksa pengumuman di portal resmi SPCP IPDN.
Apa Saja Tes Kesehatan IPDN Tahap 2

Banyak calon peserta bertanya, tes kesehatan tahap 2 ipdn apa saja? Tahapan ini jauh lebih detail daripada Tes Kesehatan Tahap I.
Jadi, tes kesehatan tahap 2 ipdn meliputi apa saja? Secara umum, pemeriksaannya mencakup:
Pemeriksaan Fisik Menyeluruh
Meliputi pemeriksaan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan), kesehatan mata (termasuk tes buta warna), dan kesehatan gigi serta mulut.
Pemeriksaan Organ Dalam
Biasanya melibatkan Rontgen untuk melihat kondisi paru-paru dan organ dada lainnya, serta rekam jantung (EKG) untuk memeriksa kesehatan jantung.
Tes Laboratorium
Ini adalah alasan utama peserta wajib berpuasa. Akan dilakukan pengambilan sampel darah dan urine untuk memeriksa berbagai indikator kesehatan, seperti kadar gula darah, kolesterol, fungsi hati, fungsi ginjal, dan ada atau tidaknya zat terlarang.
Tes Kesehatan Jiwa (Keswa)
Peserta akan diminta mengerjakan serangkaian tes psikologis menggunakan smartphone yang mereka bawa untuk menilai kondisi kesehatan mental dan kejiwaan.
Proses tes kesehatan IPDN ini dirancang untuk memastikan calon Praja benar-benar sehat secara jasmani dan rohani.



