Rincian Gaji TNI Terbaru Semua Pangkat: Tamtama, Bintara, & Perwira Tinggi
Oleh Ayu Dinar Pebrina
••
7 min baca
gaji tni berdasarkan pangkat
Per 1 Januari 2024, pemerintah resmi memberlakukan penyesuaian gaji TNI melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2024.
Regulasi ini merupakan perubahan ketiga belas atas PP Nomor 28 Tahun 2001 yang menjadi dasar hukum penggajian TNI sejak lebih dari dua dekade lalu.
Secara umum, gaji TNI per bulan untuk komponen gaji pokok berkisar antara Rp1,7 juta untuk prajurit dua dengan masa kerja paling muda, hingga lebih dari Rp6,4 juta untuk perwira tinggi bintang empat di ujung golongan tertinggi.
Perlu dipahami sejak awal bahwa angka-angka dalam artikel ini adalah gaji pokok, bukan total penghasilan. Dalam sistem penggajian TNI, gaji pokok hanyalah salah satu komponen.
Di atasnya masih ada tunjangan kinerja, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan operasi, dan berbagai tunjangan khusus lainnya yang besarannya bervariasi tergantung angkatan, satuan, dan lokasi penugasan.
Artinya, total penghasilan seorang prajurit di lapangan bisa jauh lebih besar dari angka yang tertera di tabel gaji pokok.
Apakah Gaji TNI AD, AL, dan AU Berbeda?
Jawabannya, untuk gaji pokok, tidak ada perbedaan antara gaji TNI AD, gaji TNI AL, dan gaji TNI Angkatan Udara. Ketiganya mengacu pada satu tabel yang sama, yakni PP Nomor 6 Tahun 2024.
Yang membedakan total penghasilan antarangkatan adalah komponen tunjangan khususnya.
Personel gaji TNI AL yang bertugas di kapal perang mendapatkan tunjangan operasi laut yang nilainya bisa signifikan.
Sementara penerbang dan kru udara di gaji TNI AU berhak atas tunjangan penerbangan yang perhitungannya berbeda lagi.
Adapun prajurit darat pada satuan tempur tertentu juga mendapatkan tunjangan operasi lapangan.
Jadi kalau ada yang membandingkan “gaji TNI AL lebih besar dari TNI AD” atau sebaliknya, yang sedang dibandingkan sebenarnya adalah total tunjangan, bukan gaji pokoknya.
Gaji TNI Berdasarkan Pangkat
Struktur kepangkatan TNI dibagi menjadi tiga golongan besar: Golongan I untuk tamtama, Golongan II untuk bintara, dan Golongan III serta IV untuk perwira.
Setiap pangkat memiliki rentang gaji yang ditentukan oleh masa kerja golongan (MKG). Semakin lama seorang prajurit mengabdi, semakin tinggi pula gaji pokoknya meskipun pangkatnya belum berubah.
Berikut rincian tabel gaji TNI terbaru berdasarkan pangkat yang berlaku saat ini.
1. Gaji TNI Tamtama
Sumber: cdn.antaranews.com
Tamtama adalah golongan pertama dalam hierarki kepangkatan TNI. Seseorang masuk ke golongan ini setelah menyelesaikan pendidikan dasar kemiliteran melalui jalur penerimaan tamtama.
Lantas, berapa gaji TNI tamtama? Berikut rinciannya berdasarkan PP No. 6 Tahun 2024.
Pangkat
Gaji Pokok Terendah
Gaji Pokok Tertinggi
Gaji TNI Prada / Prajurit Dua
Rp1.775.400
Rp2.741.300
Pratu / Prajurit Satu
Rp1.841.500
Rp2.827.000
Kopda / Kopral Dua
Rp1.947.100
Rp2.933.400
Koptu / Kopral Satu
Rp2.006.700
Rp3.060.700
Kopka / Kopral Kepala
Rp2.070.500
Rp3.197.700
2. Gaji TNI Bintara
Sumber: casispolri.id
Untuk naik ke golongan bintara, seorang prajurit harus lulus seleksi dan menyelesaikan pendidikan bintara yang durasinya bervariasi tergantung angkatan dan spesialisasi.
Golongan ini mencakup sersan hingga pembantu letnan, dan merupakan tulang punggung operasional satuan TNI di lapangan.
Gaji TNI Bintara lebih tinggi dari tamtama dan cakupan pangkatnya lebih beragam. Berikut rinciannya.
Pangkat
Gaji Pokok Terendah
Gaji Pokok Tertinggi
Serda / Sersan Dua
Rp2.117.600
Rp3.297.700
Sertu / Sersan Satu
Rp2.193.000
Rp3.568.000
Serka / Sersan Kepala
Rp2.271.100
Rp3.638.200
Serma / Sersan Mayor
Rp2.492.000
Rp3.730.600
Pelda / Pembantu Letnan Dua
Rp2.570.400
Rp3.847.700
Peltu / Pembantu Letnan Satu
Rp2.655.000
Rp4.071.100
3. Gaji TNI Perwira
Sumber: voi.id
Perwira adalah golongan tertinggi dalam struktur kepangkatan TNI. Jalur masuk ke golongan ini berbeda dengan tamtama dan bintara.
Calon perwira umumnya berasal dari lulusan Akademi Militer (Akmil) untuk AD, Akademi Angkatan Laut (AAL) untuk AL, dan Akademi Angkatan Udara (AAU) untuk AU.
Selain jalur akademi, ada juga jalur Sekolah Calon Perwira (Secapa) bagi bintara yang memenuhi syarat untuk naik golongan.
Gaji TNI Perwira dibagi lagi menjadi tiga kelompok: perwira pertama (Letda hingga Kapten), perwira menengah (Mayor hingga Kolonel), dan perwira tinggi (Brigjen hingga Jenderal bintang empat).
Semakin tinggi pangkat, semakin besar tanggung jawab komando, dan semakin besar pula gaji pokoknya.
Pangkat
Gaji Pokok Terendah
Gaji Pokok Tertinggi
Letda / Letnan Dua
Rp2.735.300
Rp4.222.200
Lettu / Letnan Satu
Rp2.820.800
Rp4.354.300
Kapten
Rp3.000.600
Rp4.633.400
Mayor
Rp3.240.200
Rp5.038.100
Letkol / Letnan Kolonel
Rp3.342.300
Rp5.319.000
Kolonel
Rp3.446.000
Rp5.663.000
Brigjen / Laksma / Marsma
Rp3.553.800
Rp5.849.800
Mayjen / Laksda / Marsda
Rp3.665.900
Rp6.021.300
Letjen / Laksdya / Marsdya
Rp3.780.600
Rp6.209.600
Jenderal / Laksamana / Marsekal
Rp5.637.400
Rp6.402.500
Pada level perwira tinggi, penamaan pangkat berbeda di setiap angkatan. Di AD menggunakan Brigjen, Mayjen, Letjen, dan Jenderal. Di AL menggunakan Laksma, Laksda, Laksdya, dan Laksamana.
Di AU menggunakan Marsma, Marsda, Marsdya, dan Marsekal. Meski namanya berbeda, besaran gaji pokoknya tetap sama karena mengacu pada satu tabel yang berlaku untuk seluruh TNI.
Setelah menyimak berbagai rincian gaji TNI di atas, Anda mungkin semakin tertarik untuk meniti karier sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia.
Namun, untuk sampai pada tahap tersebut, Anda tentu harus melewati proses seleksi TNI yang dikenal sangat ketat dan kompetitif.
Oleh karena itu, selain mempersiapkan kondisi fisik, Anda juga perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi berbagai tahapan tes seleksi TNI.
Agar persiapan lebih maksimal, Anda bisa mengikuti try out TNI di ASN Institute untuk mengukur kemampuan sekaligus memahami pola soal yang sering muncul dalam proses seleksi.
Dengan latihan yang terarah, persiapan Anda sebelum mengikuti tes resmi tentu akan menjadi lebih optimal.
Penutup
Gaji TNI yang berlaku sejak 1 Januari 2024 mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan prajurit yang mengabdikan diri menjaga kedaulatan negara.
Kenaikan tersebut bukan yang pertama, dan berdasarkan pola sebelumnya, penyesuaian gaji biasanya dilakukan secara berkala seiring kondisi fiskal negara dan evaluasi kebijakan.
Semoga informasi gaji TNI berdasarkan pangkat di atas bermanfaat dan bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan Anda!
Pertanyaan Seputar Rincian Gaji TNI Terbaru Semua Pangkat: Tamtama, Bintara, & Perwira Tinggi
Berapa gaji pokok TNI terendah dan tertinggi saat ini?+
Sesuai PP No. 6 Tahun 2024, gaji pokok TNI terendah adalah Rp1.775.400 untuk pangkat Prada (Prajurit Dua) masa kerja 0 tahun. Gaji pokok tertinggi mencapai Rp6.402.500 untuk Jenderal/Laksamana/Marsekal dengan masa kerja 32 tahun.
Apakah besaran gaji pokok TNI AD, TNI AL, dan TNI AU berbeda?+
Gaji pokok TNI AD, TNI AL, dan TNI AU sama karena mengacu pada tabel PP No. 6 Tahun 2024. Perbedaan total penghasilan terletak pada tunjangan khusus matra, seperti tunjangan operasi laut bagi TNI AL atau tunjangan penerbangan bagi TNI AU.
Komponen tunjangan apa saja yang diterima prajurit TNI selain gaji pokok?+
Selain gaji pokok, prajurit TNI menerima berbagai tunjangan resmi seperti tunjangan kinerja (tukin), tunjangan keluarga (suami/istri dan anak), tunjangan jabatan, tunjangan beras/lauk pauk, hingga tunjangan operasi perbatasan atau pulau terluar.
Berapa gaji awal untuk lulusan Tamtama dan Bintara TNI?+
Lulusan pertama Tamtama dengan pangkat Prada menerima gaji pokok mulai Rp1.775.400 per bulan. Sementara lulusan pertama Bintara berpangkat Serda menerima gaji pokok awal sebesar Rp2.117.600 per bulan di luar tunjangan kedinasan. Referensi: Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia. Ditetapkan dan diundangkan di Jakarta pada tanggal 26 Januari 2024 oleh Presiden Joko Widodo, tercatat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024 Nomor 16.
Tim Ahli dan Pengembang Kurikulum ASN Institute yang berdedikasi menyusun materi, bank soal CAT terstandar, dan panduan komprehensif bagi calon aparatur sipil negara dan taruna kedinasan.
PERSIAPAN SELEKSI 2026/2027
Tingkatkan Peluang Kelulusan ASN & Kedinasan Anda
Ikuti bimbingan belajar komprehensif atau uji kemampuan melalui simulasi tryout CAT berbasis standar BKN di ASN Institute.